Berawal Dari Salah Kamar

Berawal Dari Salah Kamar
Cafe


__ADS_3

Laura di bawa kerestoran Ter mewah di kota A. "TURUN KAN AKU...."teriak Laura minta di turunkan. "DRTH DRTH DRTH"Ponsel Laura berbunyi.


Call on, isi percakapan :


"Nona, ini manager dari perusahaan L'H entertainment... Nama saya Merry"Ujar Merry memperkenalkan diri. "Ya kenapa?"Tanya Laura agak pusing karena dari tadi di gantung sama Kevin


"Kasus pembullyan di dunia entertainment semakin menjadi jadi, harap solusi nya Nona"Keluh Merry khawatir. "Ya ya... kan ku pikirkan, Udah dulu ya?"Ujar Laura menahan mual


"Ba~"Kata Merry terpotong karena di matikan oleh Laura dengan cepat. "Haish... nona ini sangat terburu buru"Merry tersenyum sendiri


Sementara Laura hanya bisa menahan mual. "Om... turunkan aku, aku mual"Keluh Laura menutup mulut. Sontak Kevin langsung menurunkan Laura


Laura berjalan sempoyongan. "Tadi kau biacar dengan siapa?"Tanya Kevin sambil mengikuti Laura. "Manager dari L'H entertainment"Jawab Laura tak peduli


"Memang ada masalah apa?"Tanya Kevin di sela langkah kaki nya. "Pembullyan terhadap artis junior oleh artis senior"Jelas Laura memegangi kepalanya yang pusing


"Lalu apa yang akan kau lakukan?"tanya Kevin sambil meminum minuman nya


"Aku akan mendaftar menjadi artis baru di sana... Hehe"Ujar Laura berbinar binar dan langsung melupakan apa yang ia alami tadi


He... ternyata gadis liar ini sangat mudah melupakan kejadian tadi... Hehe


Ujar Kevin sambil terkekeh kecil melihat kelakuan Laura


"Ok, aku harus semangat... Om kau jangan terlalu sering datang ke perusahaan ku oke"


Ujar Laura sambil melipat kedua tangannya lalu memanyunkan bibirnya


Tiba tiba...


CUP


Kevin mencium bibir Laura yang di manyunkan itu


"Hey... Mph..."Laura kesusahan berbicara. Laura terus memberontak sampai akhir paparazi datang dan memotret Laura dan Kevin


Sesaat kemudian Kevin melepaskan ciumannya


"Om... Kau mesum"Ujar Laura mengusap mulutnya


"Ha...."Laura langsung menelpon asisten pribadinya


*Call on, isi percakapan :


"Karin, daftarkan aku di L'H entertainment untuk mengikuti audisi artis baru*" Ujar Laura


"Tapi nona, nona sendiri kan yang mempunyai Perusahaan itu? Kenapa nona ingin mendaftarkan dir sendiri"

__ADS_1


tanya Karin kebingungan


"cepat laksanakan, kau atau saya sih yang bos nya? juga saya memperkerjakan kamu untuk bekerja keras bukannya heboh dengan kehidupan saya"


Ujar geram Laura


"Maafkan atas kelancangan saya nona"


Karin meminta maaf


Tapi Laura tak menghiraukan ia malah menutup telpon dengan cepat


Call of


"Asisten pribadi tukang heboh"Gerutu Laura sambil minum


"Dari tadi marah marah gk jelas, gk Takut cepet tua?"Tanya Kevin meledek


Sontak Laura langsung tersedak minumannya


Uhuk uhuk


"Dasar... Tukang sindir"Gumam Laura sambil mengusap mulutnya karena tersedak


"Kau bilang aku tukang sindir?"Tanya Kevin mengulangi


"Itu terlalu lengkap_-"Ujar Kevin agak kesal


"Terserah"Laura tak tertarik


"Kau wanita paling liar yang ku temui"Sindir Kevin balik


"Terserah kau..."Luara tak peduli lalu beranjak bangun


"Mau kemana?"


Tanya Kevin menahan tangan Laura yang membuat Laura tertarik pada pelukan Kevin


//Deg deg deg//


Perasaan Laura dan Kevin bercampur aduk, lalu jantung mereka berdegup kencang


Mata Laura dan Kevin saling berpandangan dan itu menambah kemesraan


"E... aku mau ke rumah"Laura memecah keheningan untuk sesaat tadi


"Kau tak boleh pulang ke rumah mu, sekarang rumah ku menjadi rumah mu"

__ADS_1


Jelas Kevin sambil berdiri


"Ayolah om... Aku juga punya rumah" Laura berkata dengan kesal


"Jangan panggil aku om... Panggil aku Kevin"


Kevin agak menyentak Laura


"Ba... baik Ke... Kevin"Laura menundukkan kepalanya


"Maafkan aku, tak seharusnya aku menyentak mu"


Kevin meminta maaf, Laura hanya mengangguk pelan, lalu Kevin langsung memeluk Laura


Pelukan hangat ini mirip dengan Fino Kao... Fino, kenapa kau tinggalkan aku, kau memanfaatkan ku hanya demi harta ku saja... Kau keterlaluan


Tak terasa cairan bening mulai bercucuran dan membasahi wajah rupawan Laura


Kevin yang menyadari bahwa laura sedang menangis, langusung memeluk dengan erat


"Kau tak akan tersakiti lagi, aku berjanji akan membahagiakan diri mu"


Kevin berkata lalu mencium kepala Laura


__________________________


Guys, Author Somvlak come back, maaf Author gk up kemarin karena kuota Author sekarat. Oh iya, yuk like, coment, vote , dan rate... Yang banyak ya, author akan mengadakan lomba nih


Legendary Of Master Phoenix VS Berawal Dari Salah Kamar


Peraturannya : 1. Komen yang banyak



Like yang banyak


Vote yang banyak


Rate yang banyak


Nanti author hitung dengan Komen, Like, Vote, Rate antara novel "Legendary Of Master Phoenix" dengan "Berawal Dari Salah Kamar" dan siapa yang paling banyak mendapat Like, Komen, Vote, dan Rate... Author bakalan crazy up di karya tersebut



Yuk, jangan sampai kalah dengan karya yang sebelah


Semoga menang ya para Readers setia

__ADS_1


🍁 Happy Reading All 🍁


__ADS_2