Berawal Dari Salah Kamar

Berawal Dari Salah Kamar
Hukuman Untuk Laura


__ADS_3

"O... Om..."Laura berkata Canggung. "Haha... gadis kecil, karena kau tak keluar dalam hitungan ke tiga, maka aku akan menepati janjiku"Ujar Kevin sambil menggendong Laura yang tengah duduk di lantai


"Ha?! Janji mu, memang kau memiliki janji apa?"Tanya Laura berwajah polos. Dan Kevin hanya bisa menepuk jidatnya sendiri


"Owh..."Ucap Laura melihat tingkah Kevin. "Kau... apa kau sudah mengerti"Ucap Kevin berbinar binar dalam seketika


"Om bilang mau menepati janji kan? Tadi om tepuk jidat, apa itu janji yang om katakan tadi"Tanya Laura tak tahu apa apa auto Kevin muntah darah :v


"Kan ku buat kau tak bisa berjalan selama satu Minggu"Ucap Kevin di sela langkah nya menaiki tangga. "Om mau membuat ku tak bisa berjalan selama satu Minggu? Apa om akan melempar ku dari lantai 3 dan aku akan koma?"Tanya Laura sambil berfikir keras


Kevin hanya bisa tersenyum kecil melihat kepolosan Laura


Tuhan, apa salahku? aku tak pernah tertarik dengan wanita mana pun, tapi aku sekali tertarik dengan wanita, kenapa kau malah memberikan ku wanita polos ini.... Hiks... sebenarnya apa salahku tuhan, apa karena aku sering mengintip kakak laki laki ku saat memakai semvak pink, atau aku sering menggedor jendela tetangga sampi pecah tapi aku malah lari? Atau karena aku sering menertawakan kakak perempuan ku yang terjatuh ke selokan 10 tahun silang, atau gara gara aku sering melempar kucing ke dalam air? atau, aku tak sengaja mengintip Mama sama Papa gituan, atau karena aku sering membakar file papa yang berharga dan melemparkan kesalahan ku pada kakak perempuan ku?


Kevin berfikir agak meringis


Saat Kevin sampai ke kamarnya, ia langsung menendang pintu. "BRAK!!"suara pintu terbanting, auto pintu berkata : Salah gw apa coba, kok setiapkali gw di tendang, di pukuli tanpa sebab


_______________________

__ADS_1


"Om, untuk apa kau membawa ku ke sini?"tanya Laura sambil menarik narik dasi Kevin. "Untuk memuaskan hasrat ku"Jelas Kevin sambil menatap Laura.


"Ha?! Om bilang untuk memuaskan serat? Tapi serat itu banyak di buah buahan, kenapa harus aku?"Tanya Laura sambil menaikkan alisnya sebelah. "bukan serat gadis kecil, tapi hasrat"Ulang Kevin sambil melempar Laura ke ranjang


"Aw..."Ringis Laura. lalu tanpa basa basi Kevin langsung melonggarkan dasinya dan menindih tubuh Laura. "Om.... kau... kau mau apa?! Tubuhmu sangat berat"Ujar Laura sambil mendorong dada bidang milik Kevin, tapi Kevin tak bergerak sedikitpun


"Jangan coba coba untuk kabur gadis kecil"ucap Kevin sambil memasukkan tangannya ke dalam baju Laura. "Sh... Kau mau apa Om"Tanya Laura ketakutan


"Menagih janji"Jawab Kevin dengan cepat dan langsung melum4t bibir Laura. "Mph... Om... Kau... Su... sudah punya is... istri" Laura mencoba menjelaskan tapi terbata bata


Gadis kecil ini, aku belom mempunyai istri, dan jika pun aku memiliki istri, ku pastikan, istriku adalah dirimu...


"Terus lah mendesah baby, itu akan membuat ku semakin semangat"Bisik Kevin sambil meremas gumpalan Laura. "Ukh... Ah...."Desah Laura, dan Laura mulai menikmati permainan tersebut.


"Baby, tahan sedikit oke"Ujar Kevin sambil mengelus pipi Laura. "Ha? Apa maksud~"Ucapan Laura terpotong karena ia merasa kan ada yang bergerak di dekat M**s V nya


Lalu tiba tiba, jari Kevin bermain di dalam M*ss V. "AAAA.... PE... PERIH..."teriak Laura sambil meremas seprai lebih kuat dan kuat. "Tahanlah"Ujar Kevin sambil mencium setiap inci kulit Laura dengan sangat agresif


"Hiks..."Isak Laura merasakan perih. Karena Kevin sudah tak sabar, ia langsung membuka pakaiannya dan pakaian Laura, lalu membuangnya ke segala arah

__ADS_1


"Om.... Ka... kau..."Ucap Laura malu. Lalu karena Kevin sudah tak tahan lagi untuk menahan hasrat nya. Ia langsung memasukkan burungnya kedalam sarang dengan sangat kasar dan cepat.


"AAAAAAAHHHHHHH......" teriak Laura merasa kan sakit. Dan itu membuat seluruh pelayan yang berada di luar sekalipun mendengar teriak an Laura


"Woah... Sepertinya ada adegan panas di sana"Ujar salah satu pelayan. "Iya, sepertinya nona yang baru datang itu akan menjadi nona kita, hehe"Kata pelayan lainnya menjawab


Sementara Liu Han hanya bisa tediam membatu karena hanya ia saja yang jomblo di kediaman itu


Balik lagi ke Laura dan Kevin. "Hiks... sa... sakit..."Ujar Laura menahan. "Apakah masih sakit?"tanya Kevin mengelus rambut Laura. Dan Laura hanya bisa mengangguk pelan


"Tapi ini baru setengah nya"Ujar Kevin agak Kasihan. Laura hanya diam saja, lalu Kevin menganggap bahwa Laura telah setuju untuk memperdalam gerakan. "Tahan untuk yang sekali lagi ya"Ujar Kevin sambil mencium bibir Laura


Lalu Kevin langsung memperdalam penyelidikan, dan sampi akhirnya mentok di ujung. "AAAAAAAA.........."teriak Laura untuk yang kedua kalinya sambil menangis tak henti henti


"Tahan"Ujar Kevin sambil mengelus pipi Laura yang di basahi air mata. Laura hanya mengangguk pelan karena ia tak sanggup lagi untuk berbicara


Beberapa saat kemudian, Kevin mulai memaju mundurkan juniornya. "Sh... Ah... Uhk....."Desah Laura. "Apa kau masih kuat?"Tanya Kevin sambil memainkan ******* Laura


Laura hanya menggeleng pelan. Laura sangat kelelahan dan tampak menderita, karena Kevin merasa iba, ia langsung menghentikan aktivitas nya dan mencium kening Laura.

__ADS_1


"Terimakasih"Ujar Kevin sambil memeluk Laura dengan dan tidur bersama


__ADS_2