
"Sudahlahk...mending kamu mandi dulu"Suruh Kevin pada Laura. "HMPHM"Laura ngambek ngambek manja
Lalu Laura turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.Tapi saat perjalanan, dia merasakan sakit diseluruh tubuhnya, lalu berjalan dengan lebih pelan lagi
"??"Kevin tak menyadari kalau Laura seperti itu karena dirinya. "Ah...iya"Kevin sadar bahwa selama ia bermain ia semalam bermain terlalu kasar.
Lalu Kevin turun dari kasur dan membantu Laura. Tapi Laura tetap menolak niat baik Kevin, sampai akhirnya Kevin mengancam Laura
"Sini biar ku bantu"Seru Kevin dengan lembut. "tidak usah"Laura mengeyel pada Kevin yang membuat Kevin marah.
"Gadis...apa kau mau aku melakukan itu lagi๐"Kevin menggancam Laura karena Laura selalu mengeyel. "Ehk... ti..tidak mau"Laura menjawab dengan muka memerah
Akhirnya Kevin menggendong Laura sampai ke kamar mandi. Lalu menaruh Laura dengan sangat hati hati pada bathtub yang sudah terisi dengan air
"Sekarang kamu sudah bisa pergi"Suruh Laura malu malu kepada Kevin. "Kenapa"Tanya balik Kevin kepada Laura. "padahal hati mu bukan berkata seperti itu๐"Jelas Kevin kepada Laura dengan jelas
"E..i... itu...itu bukan urusanmu"Jelas Laura. "Cepat pergi"Sambung lagi Laura kepada Kevin. "Oke baby๐"sambil mencium kening Laura. "HEY!!"Laura berteriak karena kaget + muka memerah
Akhirnya setelah Laura mandi, Laura langsung keluar dari kamar mandi. "Ya... pelayanan mu cukup bagus"Laura pergi sambil memberikan cek sebesar 2 Miliar
Kevin tak tau apa pun tentang apa yang di maksud dengan perkataan Laura tentang pelayanan yang bagus.
Padahal dia juga sama, kenapa harus memberi uang?
Tanya Kevin dalam hati
"Oke bye..." Laura langsung pergi
Setelah kejadian tersebut Laura langsung pergi.
Semetara Kevin. "Liu Han". Kevin Berteriak dari dalam kamar. "Ya tuan"Seru Liu Han. "Selidik identitas gadis tadi. Nanti informasi harus ada saat jam makan siang"Pinta Kevin dengan wajah datar. "Baik tuan"Jawab Liu Han sambil mengangguk
Sementara Laura sedang pusing memikirkan nasibnya. Akhirnya Laura pulang kerumahnya. "Mama, Papa, Laura pulang"Ucap Laura dengan lemas. "Anak Mama kok lemes gini kenapa?"Tanya Mama Laura
"Nggak, cuma kecapean doangk"Jelas Laura. "LA...UR...A...."teriak papa dari dalam sambil membawa sapu. "Ap... apa pa?"Tanya Laura sambil kering dingin
"Kamu semalam gk pulang ke mana aja?"Tanya Papa Laura.
__ADS_1
Aduh, habis gw kalo cerita apa adanya, bisa bisa langsung di jodohkan. Gk... gw gk mau di jodohkan... Mama Papa, maafin Laura, Laura bo'ong sama kalian satu kali ini aja oke.(hilih bicit kau, banyak kali kau berbohong, bukan cuma satu kali ini aja๐ ~Author Somvlak)
"Thor diem Napa, lu kgk usah buka aib orang, gk baek!!! kena tulah baru tau rasa lo"Ucap Laura. "Lu nyumpahin gw?"tanya Author. "Iye"Jawab Laura. "Gobl0k lu"Seru Author
*****
Oke guys, yang di atas jangan di hirau kan, gitu lah jadi nya kalo Author Somvlak bertemu dengan pemeran sengklek. Jadi kalian maklumkan saja lah
*****
"E... itu... Itu kemarin Laura tidur di hotel kemaren, karena pulangnya kemalaman"Jelas Laura terbata bata. Lalu papa Laura melihat ada bekas ciuman di leher Laura yang membuat Laura kalap.
"Apa kau yakin?"Tanya Papa Laura untuk yang kedua kalinya sambil melihat ke arah bekas ciuman tersebut. "Ya... yakin Pa"Laura mulai berkeringat panas dan dingin
"Lalu tanda apa itu yang ada di leher kamu?"Tanya Papa Laura meyakinkan. Lalu Laura melihat ke arah lehernya, dan benar saja di sana ada bekas ciuman. "Glek"Laura menelan ludah.
"E... ini... ini, ini adalah bekas gigitan nyamuk"Jelas Laura. "E... ya benar, ini bekas gigitan nyamuk, ya gigitan nyamuk ๐ "Jelas Laura meyakinkan
Sementara di hati Laura juga ikut berkata.
Ya... ini adalah gigitan nyamuk... gigitan nyamuk, tapi nyamuknya bukan nyamuk biasa, tapi itu adalah nyamuk jadi jadian yang sangat besar
Saat makan malam, Kevin sudah menunggu di ruang makan, Liu Han datang untuk memberikan informasi yang Kevin minta selidiki terakhir kali.
Pada saat Kevin membaca informasi tersebut, mata Kevin terbelalak karena terkejut
**Apa?! Dia juga anak tunggalnya Keluarga terkaya no 2 didunia? Edan ini... Udah sifatnya cuek, cerdas, dingin, datar, kejam lagi. Udah parasnya cantik lagi. Tipe gw banget
Pasti si nenek lampir itu(yang di maksud adalah ibunya Kevin)Ngerestuin gw sama bidadari tadi... Baby, love you. Aku datang baby. You're my only one.
Ucap Kevin dalam hati, tapi wajahnya senyum senyum sendiri. Dan itu membuat Liu Han merasa takut
Aduh... Tuan muda Kevin kenapa senyum senyum sendiri kagak jelas ya? kesambet setan senyum, atau udah gk waras?
Ujar Liu Han dalam hati sambil mengerutkan keningnya
"Liu Han, antar aku kerumah wanita ini"Ujar Kevin sambil tersenyum gk jelas. "Ba.. Baik..."Liu Han langsung kabur karena takut sifat Kevin akan berubah
__ADS_1
Setelah sampai di rumah Laura. Kevin langsung mengetuk pintu. "Tok tok tok"suara ketukan pintu. "Siapa?"Tanya orang dari dalam sambil berjalan menuju pintu
Tapi tak ada Jawaban, dan orang tersebut hanya terus mengetuk pintu. "Tok tok tok"Suara ketukan pintu semakin kencang. "Sabar Bgsd"Teriak orang dari dalam
"Ceklek"Suara pintu yang di buka. "Siap~"Mata Laura terbelalak melihat Kevin berdiri di depan pintu. Laura langsung ciut dan putus asa.
"Mama...MAMA JANGAN CARIKAN JODOH UNTUK LAURA LAGI IH... MALES TAU" teriak Laura agak marah. "Gadis kecil, kita ketemu lagi"Sapa Kevin sambil tersenyum licik
"Ha... Haha..."Laura tersenyum canggung. Dan orang tua Laura keluar. "Laura siapa itu?"tanya Papa Laura.
"Pa... Mama mana?"tanya Laura agak kesal. "Mama disini"Mama Laura turun dari tangga
"Mama, Laura kan udah bilang, Mama jangan Carikan Laura jodoh lagi. Laura gk mau nikah sekarang"Jelas Laura sambil membuang nafas kasar. "Mama gk kenal sama dia"Ujar Mama Laura sambil melihat Penampilan Kevin dari atas sampai bawah
"Gadis kecil, apa orang tua mu belum tahu kalau kita kemarin malam melakukan itu"Bisik Kevin ke telinga Laura. "KA... KAU.... KAU MESUM" Laura menampar Kevin sekencang mungkin, sampai sampai bekas tamparan Laura berbekas selama 1 Minggu
Nona ini pasti akan terkena marah tuan muda
Ujar Liu Han agak merinding
"Laura, bersikap lah seanggun putri"teriak Mama Laura. "Ck... aku malas mam"Elak Laura dengan sangat kesal.
"Aku pergi"Laura langsung berlari menuju mobil pribadi nya. "BRUM...." suara mobil di hidupkan.
"LIU HAN, IKUTI DIA! JANGAN SAMPAI KEHILANGAN JEJAK" teriak geram Kevin
Gadis kecil ini ternyata nekad juga
Akhirnya Laura berhenti di sebuah apartemen yang sangat mewah. "Huft, Mama sama Papa itu semena mena aja sama gw, gw juga punya kehidupan sendiri"Gerutu Laura.
Tak lama dari itu mobil Kevin sampai ke apartemen milik Laura. "Apes gw"gumam Laura sambil menendang batu yang ada di tanah. "Ouch"Suara Seseorang kesakitan
"Gaswat, batu tadi kena kepala orang"ucap Laura sambil berlari ke arah teriakan tersebut. Lalu Laura melihat Kevin sedang memegang dahi nya yang berdarah
"Huh... dunia ini memang sempit"gerutu Laura dalam hati. "Gadis kecil, kau harus berhati hati"Jelas Kevin berjalan mendekat ke arah Laura
"Om, tolong lah... urusan kita sudah selesai. Dan kejadian malam itu juga sebuah kecelakaan"jelas Laura agak canggung.
__ADS_1
"Heh, kau telah mengambil keuntungan dariku"jawab Kevin sambil menunjuk ke arah anu nya.
"Om, kau juga sudah mengambil keuntungan dari ku"Jelas Laura sambil roll eyes