Berawal Dari Salah Kamar

Berawal Dari Salah Kamar
Gk Sengaja


__ADS_3

Lalu setelah itu, lalu langsung menengok ke arah tangannya. "Glek"Laura menelan ludah.


Mati aku... Kenapa nasib ku sial banget sih... Hiks... hiks...


"AAAAAA....."Laura langsung melepaskan tangannya. "Om om... aku minta maaf, aku... aku tak sengaja, om tolong maafkan aku... Hiks..."Ujar Laura memainkan drama.


"Tak, kau harus membayar semua ini"Jelas Kevin tersenyum nakal. "Oke, aku bayar, berapa Dollar? 1 juta Dollar as, 10 juta dollar as, atau berapa?"Ujar Laura sambil mengeluarkan kartu Gold Card milikny


Polos sekali wanita ini, apa dia tak mengerti dengan apa yang aku maksud? Haish... sudahlah 😌


"Gadis kecil, maksudnya bukan itu... Maksudnya kau harus memadamkan api yang sudah kau buat"Jelas Kevin untuk yang kedua kalinya. "Oh api, tunggu dulu om... Aku tak bermain apa tadi, jadi om jangan berbohong, jangan jangan om yang bermain api~ Oke om tunggu di sini, Aku ambilkan pemadam api nya"Hendak bangun dan pergi mencari pemadam api

__ADS_1


Kau sudah bermain apa gadis kecil, apa kau tak tahu itu?! Sebenarnya aku harus menjelaskan dengan cara apa?! Penjelasan ku yang pertama juga ia salah mengerti, aku bukan meminta biaya untuk dia bertanggung jawab, aku ingin dia menemani aku malam ini, juga penjelasan yang kedua sia sia, yang ku maksud adalah api gairahku, bukan api sungguhan... Oh tuhan, yang benar saja, masa aku harus punya istri polos kayak dia? Tapi kenapa aku semakin tertarik padanya?! Akh... sudah lah, tak usah kau pikirkan lagi Kevin....


Lalu tak lama dari itu Laura datang membawa alat pemadam api. "Om aku datang, tapi ini lumayan berat"Ujar Laura sambil menarik narik pemadam api. "Tak kukira, dia malah membawa alat itu sungguh an? Luar biasa"Ucap Kevin agak canggung


"Mana api nya om, akan ku padamkan"Jelas Laura sambil menarik narik alat pemadam kebakaran. "Api nya sudah tak ada"Jelas Kevin dengan dingin


"APA?!"Laura tercengang karena usahanya telah sia sia untuk menarik alat pemadam kebakaran. "Api nya sudah padam"jelas Kevin untuk yang ke dua kalinya


"Oh..."jawab Laura dengan sesegara mungkin merubah ekspresi wajah nya, lalu dengan mudahnya melempar tabung pemadam kebakaran. "Ehk?!"Kevin terkejut pada saat Laura melempar tabung pemadam kebakaran tersebut dengan mudah nya


Dan... "DUANG!!!"tabung pemadam kebakaran tersebut mendarat tepat di atas kepala Kevin, auto Laura daftar masuk ke alam baka :v sementara Kevin daftar masuk ke ICU(****** Lo <~Author somvlak>)

__ADS_1


"LA~UR~AAAAAAAAA..........."Kevin Berteriak dengan sangat marah, sementara Laura dah pergi dari situ semenjak tahun Alif.


Sementara Laura dah kabur ke tahun gajah


Hehe, emang gampang nangkep gw, coba aja kalo bisa


Ujar Laura sambil bersembunyi di belakang guci yang besar


"Laura... Dimana kau?! kan ku pastikan kau menyesal nanti malam... Jika kau tak keluar pada hitungan ke 3, kan ku pastikan kau tak bisa bergerak selama satu Minggu"Ancam Kevin tersenyum licik


"Satu~~"Kevin mulai menghitung. Tapi Laura tak mendengarkan karena ia sedang memakai earphone. "Dua~~"Kevin menghitung lalu tersenyum licik.

__ADS_1


"Masih tak mau keluar juga ya? oke"jelas Kevin tersenyum nakal. "Ti.... Ga~~~~"Kesabaran Kevin sudah habis dan memecahkan guci besar tersebut.


"PRANG...."suara guci di pecahkan. "Ayam ayam di menara Eiffel"Latah Laura dengan mata terbelalak


__ADS_2