Bereinkarnasi ke dunia vampire

Bereinkarnasi ke dunia vampire
pahitnya kehidupan


__ADS_3

pagi hari yang diselimuti kabut dan awan mendung yunha yang masih melanjutkan tidurnya di kamar


"Mmm~Jam berapa ini ?"


bangun dari tidurnya dan segera melihat jam


"Oh tidak! aku harus segera membuat sarapan "


Guman yunha sembari panik Jika ia tidak menyiapkan sarapan untuk ibu tirinya dia akan di marahi lagi Jam sudah menunjukkan pukul 07.30 sembari berlari keluar kamar


"Hah Aku lapar sekali "


Ucap seseorang Ia adalah saudari tiri yunha. Rumi sambil melihat makanan yang kosong di meja


"Hah apaa! ini kenapa kosong !"


Teriak Rumi di dalam ruangan makan dan disusul ibunya


"Rumi Ada apa ?"


sahut Ibu Rumi yang berjalan menuju ruangan makan


"ughh Ibu apa yunha tidak memasak sarapan ini sudah ini sudah keterlaluan!"


"Aku sangat lapar"


Ucap rumi sambil mengerutkan alisnya


"apa!berani-beraninya dia Dia pikir dia siapa!"


geram ibu tirinya dan terlihat yunha dengan buru-buru ke dapur


Sontak yunha terkejut Dan Panik terlihat dua orang yang kejam sedang sedang melihatnya dengan Tatapan yang menakutkan


" Hey dari mana saja kau !"


Ucap sinis Miri kepada yunha


"i-ibu aku aka-


Bicaranya terpotong oleh ibunya yang tiba-tiba menarik rambutnya dengan keras


"Hey! Apa kau sedang bersantai jam berapa ini hah !"


Menarik rambut yunha sembari berbicara dengan lancang


"Dasar tidak tahu diri !Apa kau sengaja agar kami kelaparan dan memasak makanan lalu menghidangkannya di meja untukmu "!?


Menarik rambut yunha lebih keras


"Ma-afkan aku ibu aku tidak akan mengulanginya lagi aku hanya sedikit telat untuk bangun"


rintihyunha yang kesakitan


"Cih !Dasar pemalas Pantas aja tubuhmu gendut dan wajah yang jelek"


Ucap Rumi dengan wajah sinis


"Cepat lakukan tugasmu jika kau membuat kesalahan hari ini maka aku akan berbuat sesuatu yang lebih dari ini !"


Ucap ibu tirinya lalu pergi meninggalkan yunha sendiri di dapur


"Dasar bebann!"


sahut Rumi dari belakang yunha


"Oh ya satu lagi jangan lupa untuk mempel dan menyapu ruangan atas ada banyak pekerjaan di rumah hari ini jangan mencoba-coba untuk bersantai tunanganku akan datang hari ini "


Berbalik ke belakang


"Kakak ta-tapi aku akan berangkat ke sekolah "


Jawab yunha


"Aku tidak peduli kau melakukannya Kapan aku hanya inginkan hari jika kau tidak melakukannya hari ini , ini maka kau akan menerima balasannya jangan coba-coba untuk menghindar dari pekerjaanmu "


Ujar Miri dengan Ketus lalu pergi meninggalkan yunha


Kenapa ,kenapa aku harus seperti ini ..


Guman yunha di benaknya dan segera membuat sarapan


Setelah Membuat sarapan dan menghidangkannya di meja ia langsung bergegas pergi ke sekolah


"ah aku harus cepat aku akan terlambat "


*ceklek[menutup pintu rumah]


"Oh tidak hujan .."


Ia langsung berlari tanpa memakai payung ataupun jaket


Dia terus berlari hingga sampai di lorong kelas


"Hah, hah ,hah "


Berhenti sejenak napasnya terengah-engah membawa tubuh besarnya dengan berlari

__ADS_1


"ugh sepertinya aku terlambat "


Melihat sekitar tak ada seorangpun kecuali dirinya ia memberanikan diri membuka pintu kelas


Ceklek [membuka pintu]


"Dan ya itu anak-anak adala-"


"Maaf Pak saya terlambat "


Menunjukkan wajahnya yang basah kuyup


"Yunha Kenapa terlambat ?"


Ucap guru yang tengah mengajar dan sekarang semua mata tertuju kepada yunha


"Pak dia Pemalas Dasar tukang makan "


Ujar salah satu siswa orang-orang langsung tertawa


Yunha hanya terdiam di depan pintu


"Sudah Sudah Cukup "


"yunha kembali duduk ke tempatmu "


"Ah Baik Pak"


Jawab yunha dan berjalan menuju mejanya


"Cih dasar sampah sekolah "


Ujar siswa di sampingnya


"Hei apa bensin mu habis?"


Tawa siswa di belakangnya dan melemparinya dengan kertas


......................


Kring kring


Jam istirahat telah tiba


"Oh ya aku lupa belum sarapan pagi ini aku juga tidak membawa bekal .."


Mengecek tasnya ,seluruh siswa saat ini telah keluar hanya ia sendiri di kelas tiba-tiba sekelompokkan 5 orang siswa mendatangi yunha di mejanya mereka di tengah-tengah kesunyian


Hai Gendut


"Ka-kalian sedang apa"


Ujar yunha yang mulai panik


"Oh apa kau tidak suka ?"


Ucap mery dengan senyum jahat sembari memegang dagu yunha


"Ahk Lepshkhan"


Jawab yunha saat Merry menekan dagunya


"Wah apaa ini !"


Salah satu teman Merry mengambil sebuah uang jajan yunha di kantongnya


"Kerja bagus Joy"


Ucap Merry


"Uangku kembalikan uangku!"


Mencoba melepaskan tangan merry dari dagu yunha


"Haha Apa kau mau ini" ?


Menunjukkan uang itu ke yunha


"Hah kembalikan "


Yunha mencoba menangkap uangnya dari tangan joy


"Hahaha ambil jika bisa !"


Mengoper uangnya ke teman lainnya


"Kembalikan uangku .."


Yunha mencoba lagi untuk mengambilnya


"wlee tidak bisa Merry tangkap ini"


Melempar uang itu ke Merry


"Ah lumayan sekali bisa membeli soda "


Senyum Merry

__ADS_1


"Kenapa, kenapa kalian selalu merampas hak orang lain !"


Ujar yunha dengan sedikit keberanian


"Hm?,Karena..."


"Karena inii!!"


Merry dan teman-temannya langsung memukuli wajah yunha


"aakh!"


"Dengar baik-baik gendut jangan coba-coba untuk melawan "


Merry menarik baju yunha lalu pergi meninggalkan memar di matanya


Ayo teman-teman kita pergi membeli Soda aku bosan dengan si gendut itu


Ucap merry pada teman teman nya


Kenapa kenapa aku terus seperti ini ..


Guman benak yunha sambil menangis di


mejanya


......................


......................


......................


"Hey, hey ,hey nak bangun"


"Ugh "


yunha membuka matanya


Apa kau tidak pulang ini sudah sore


Ucap penjaga sekolah yang setiap hari mengecek setiap kelas


"Eh!? apa aku tertidur di sini"


Sontak terkejut


"Pulanglah ini sudah mau ditutup "


Senyum ramah penjaga sekolah


"Oh Ya Pak terima bangunkan ku haha "


Menggaruk kepala


"hm"


Penjaga sekolah itu hanya tersenyum


Yunha kemudian keluar dari sekolah dan menuju pagar depan


Hah aku ketiduran lagi di sekolah


Guman yunha


Dan kemudian Yunha pun berjalan menuju rumahnya dia melewati sebuah lorong kecil untuk jalan cepat ke rumahnya dan tiba-tiba ..


segerombolan pria Menghadang Jalan Yuna membawa sebuah tongkat baseball


pada saat itu yunha sungguh panik kakinya bergetar tak tahu ingin lari ke mana lagi dengan tubuh yang besarnya ia tak sanggup untuk pergi ke mana lagi


"Bukankah kau sudah berjanji untuk membayarnya minggu ini bocah gendut" !!!?


Ucap pria tersebut pria itu terlihat seperti preman jalanan


"Tu-tuan tolong beri aku waktu aku aka-


Tanpa basa-basi percakapan yunha terpotong pria itu memukulkan tongkat baseballnya ke wajah yunha


"dasarrr sialan aku sudah memberi mu waktu 2 minggu jangan melebihi batas kesabaran ku bocah!!


Ujar pria itu dengan melontarkan tongkatnya


"a..ku berjanji kali ini tolong beri aku waktu*


Rintihyunha dengan memohon


"cihh!Baiklah aku memberikan waktu 1 minggu lagi dengan 1 syarat.."


"kau harus membayar lebih untuk bunga nya"


Ucap pria itu Dengan wajah menyeramkan


"ba-baiklah "


Jawab yunha dengan wajah yang merah sedikit luka luka


___

__ADS_1


__ADS_2