
Yunha berbalik ke balakang melihat mereka
Sssyr..
Mereka menyiram kan air dari botol yang mereka isi Dengan air bekas pel lantai ke wajah yunha
"Ah hentikan apa yang kalian lakukan!"
Menutupi wajah nya
"Haha hanya sebuah air bersih"
Ucap gadis itu Dengan senyum licik nya
"Lihat wajah nya makin burukk seperti cucian kotor ahaha "
Ucap teman merry Dengan tawa yang keras
"Cukup! Hentikan ini "
Yunha dengan sedikit keberanian memberontak mereka ber 5 membuat suasana hening sekejap dan tiba tiba Mereka tertawa kencang
"Pfffftt !apa ituu ahahha"
Ujar Merry dengan tawa nya yang terbahak-bahak
" Wah Aku sangat takutt tolong akuu!"
Sahut mereka Dengan tawa mengejek
Ambil ini mereka mengambil sebuah tongsampah kecil kemudahan meletakkan nya di kepala yunha sampah itu berserakan di lantai kini wajah nya di tutupi oleh keranjang sampah itu
Orang orang disana hanya menatapi yunha tanpa menolong nya sama sekali
Seorang siswa laki laki yang pendiam menatapi 5 orang pembully itu dengan tatapan datar di bangku ujung
Mereka hanya tau menrendahkan tanpa sadar betapa hina mereka..
•••••••••
"Tunggu sebentar ini akan lebih cocok dengan mu haha.."
"Le-lepaskan.."
Mereka menahan tangan yunha dan mencoret kan sebuah spidol di wajah yunha
"Jangan.."
"Jangan banyak bergerak bodoh! "
Mereka terus mencorat coret wajah nya dengan spidol warna warni itu
"Nah sudah selesai "
Wajah nya di buat bak seorang badut dan tulisan tulisan
"Ahahahah!!"
Semua orang tertawa melihat wajah nya
__ADS_1
Aku tidak mau terus seperti ini...
Tuhan bantu aku...
..
Jam pelajaran telah selesai yunha kembali menjalani hari hari nya yang pahit tanpa seorang teman mau pun keluarga yang benar benar keluarga
Hah.., semua nya berlarut dengan kekacauan yang selalu mengejar ku kapan saja di mana saja..
Yunha menghela nafas dan terus berjalan
Gripp..
Sebuah benda terjatuh dari jendela mobil seseorang yunha melihat nya dan langsung bergegas untuk mengambil barang itu
Eh tunggu!! barang nya terjatuh.!!
Teriak yunha sambil mengambil barang seperti kotak yang berisi sebuah kartu
"Oh tidak mobil nya sudah pergi bagimana ini?"
"Apa harus aku bawa pulang tapi sudahlah aku tidak tau berbuat apa"
Yunha kembali melanjutkan jalan nya untuk pulang
Hingga sampai di sebuah trotoar dekat taman
....
"Aduh dimana ya..?"
"Em maaf pak kau sedang mencari sesuatu?"
Ujar yunha menghampiri pria itu
"Ah iya aku sedang mencari sebuah kartu berharga milik ku "
Ucap pria itu
"Apa ini milikmu?"
Yunha memberikan sebuah kotak berisi kartu itu
"Haa!yaa ini diaa"
Mengambil kotak tersebut dari tangan yunha
Di susul oleh istri nya yang datang menghampiri
"Aku menemukan ini saat terjatuh dari pintu mobil mu pak "
"Ah terima kasih nak ini sangat berharga bagi kami"
Sambut istrinya
"Ah iya syukur lah ada yang menemukannya"
Ucap pria itu dengan senang
__ADS_1
"Ah tidak masalah jika begitu aku akan pergi duluan"
"Eh tunggu!"
Panggil istrinya itu
Yunha menoleh ke arah belakang
"Ini untuk mu sebagai tanda terimakasih kami "
Memberikan 10 helai bunga mawar kepada yunha
"Ah tidak apa-apa"
Yunha menolaknya
'Ah terima lah "
Wanita itu memberikan bunga ke tangan yunha lalu mereka pergi ke mobil
"Ah te-terimakasih "
....
Hm untuk apa bunga cantik ya?
Yunha berpikir sejenak sembari berjalan
Dia tak sengaja melewati jalan Yang bersampingan dengan sebuah makam
"Oh ya aku akan memberikan bunga ini untuk ibu "
Langkah nya terhenti melihat'sebuah makam itu dia berpikir untuk memberikan bunga itu untuk ibu nya
...
Yunha menatap sebuah nisan dan poto ibunya yang melekat di sana
"Ibu aku sudah lama tidak kesini,aku merindukan ibu."
"Lihat aku membawa bunga Mawar ke sukaan ibu dulu bukan.."
"Sejak ibu meninggal hidup ku berubah dramatis.. "
"Aku ingin bersama ibu lagi tapi takdir memiskan kita.."
"Semenjak punya ibu tiri aku terus patuh Dengan perintah mereka aku ingin bebas dari semua ini bu andai saja ibu masi ada aku pasti akan hidup bahagia "
"Ayah sudah berubah dia tak seperti dulu lagi.."
Ibu kenapa kau begitu cepat meminggal kan ku aku butuh ibu..
"Semoga ibu lebih bahagia di sana"
Meletakkan bunga mawar itu di dekat poto ibu nya
"Baiklah aku akan kembali ke rumah selamat tinggal ibu aku akan kesini lagi nanti"
....
__ADS_1