Bereinkarnasi ke dunia vampire

Bereinkarnasi ke dunia vampire
Derita baru


__ADS_3

"Lihat baju ku jadi kotorr!"


mata semua tertuju pada yunha


"Ma-maf aku tak sengaja."


Ucap yunha dengan gemetar


Miri melihat hal itu langsung melototi yunha dengan wajah nya yang tampak tidak senang


" argh ini menjijikan! mata itu di perbaiki" bukan badan yang di besar kan cih!


teman nya itu terlihat kesal dengan apa yang terjadi Barusan pada baju nya itu


ikutt aku!


Miri tiba tiba menarik tangan yunha dengan keras pergi ke dapur dengan wajah sinis nya


"eh!?se-sebentar "


.....


"dasar brengsek!!"


Menampar wajah yunha


"argh"


Memegang wajah yang luka luka di tambah tamparan Miri


Apa yang kau lakukan barusan ke teman ku apa akal mu hilang?ooh apa kau sengaja ha!!


*prackk!


Menampar wajah yunha lagi


Ka-kakak aku minta maaf itu..itu aku tidak sengaja melakukan nya itu terjatuh sendiri


rintih yunha memegang wajah nya yang sangat perih


dengar badut sialan kau hanya sampah di rumah ini kehadiran mu membuat semua nya menjadi hancur,kau hanya beban kami !!


Menarik rambut yunha


"Aa!ka-kak sakit!"


"Kau sangat memalukan ku di depan teman teman ku aku bencii ini rasa nya aku ingin mengubur mu hidup hidup kau hanya gadis malang yang bodohh tidak usah berpura pura sedih sialan!!!"


Menarik rambut yunha lebih keras dia mengeluarkan semua kata kata nya yang menyebalkan itu


Hingga tak tahan dengan emosi nya miri terus menerus menyiksa fisik gadis gendut itu hingga dia puas


"Ka-kak he..ntikan .."


Rintih yunha tergeletak di lantai kaki dan tangan nya bengkak


"Kau pantas dapat ini brengsek!"


Miri pergi meninggalkan yunha yang tergeletak di lantai dengan luka lembam itu


Dan menutup pintu nya

__ADS_1


Sakit...


Mati rasa...


Semua nya mutlak kepada ku...


Aku ingin hidup lebih baik seperti semua orang...


menjadi sekarang itu tidak enak ..


...


*malam hari


Miri ibu pulang!


Oh ibu kenapa pulang lebih malam hari ini?


ucap Miri kepada ibu nya yang baru saja pulang


"Oh itu ibu hanya dapat undangan untuk pergi ke sebuah festival jadi ibu ikut saja haha."


jawab ibu nya tertawa kecil bersama anak kesayangan nya itu


"ah ya dimana si gemuk !?itu dia harus membersihkan sepatu ku "


"Entahlah mungkin dia sedang menangisi nasib nya di kamar haha"


Ucap Miri dengan santai sambil duduk di sofa


"oowh itu sangat menyedihkan "


....


*di kamar yunha


"Luka nya makin parah "


flashback


Dengar badut sialan kau hanya sampah di rumah ini kehadiran mu membuat semua nya menjadi hancur,kau hanya beban kami !!


...


"hm..apa yang harus aku lakukan aku selalu di injak-injak di rumah ini bahkan dunia luar juga "


"Kenapa orang orang begitu benci pada ku?"


menatapi wajah nya di cermin


drkh.![mendobrak pintu]


Hey cepat turun ke bawah lap sepatu dan tas ku sekarang!


Ibu nya tiba-tiba datang ke kamar yunha dengan mendobrak pintu


"Ta.. tapi."


"Aku tidak ingin mendengar apa pun dari mu!"


Memotong pembicaraannya

__ADS_1


"Baik Bu.."


ucap yunha langsung ke bawah


..


"Lap dengan bersih jangan ada setitik noda pun!"


Yunha hanya menganggukan nya


Dan terus membersihkan sepatu itu


"Miri lihat lah wajah nya sangat cocok Dengan bekas memar itu haha "


Ucap nya kepada miri dengan nada mengejek


"Tentu saja ibu itu tanda sebuah penghormatan "


Mereka berdua tertawa terbahak bahak di atas sofa itu sementara yunha di lantai membersihkan barang barang mereka


....


Beberapa hari kemudian


Yunha terus menerus di siksa batin mau pun fisik oleh keluarga tiri nya itu hingga setelah beberapa hari tidak masuk Sekolah ia memutuskan untuk hadir ke sekolah nya untuk menghindari ibu dan kakak tirinya itu


Yunha berjalan di lorong kelas nya dengan wajah sedikit memar mereka melihat yunha dengan tatapan jijik


Ah ini sudah biasa terjadi pada ku untuk apa di pungkiri lagi..


Tap..


tap..


Sampai di kelas nya bukan di sambut dengan pelajaran yunha malah di sambut dengan Bullyan lagi


"Huuu untuk apa kau datang ke sini lagi pemandangan yang kotor untuk mata kami!"


"ups ku kira kau sudah mat* yunha "


mereka juga melempar yunha dengan kertas yang bekas dari tong sampah


Mereka terus menerus meledek yunha tapi ia tetap berjalan menuju meja nya


"Ha apa ini "


Yunha melihat meja nya penuh coretan yang yang tertulis


'aku gemuk jelek dan bodohಠ⁠ ͜⁠ʖ⁠ ⁠ಠ'


'jelek brengsek ' ,' beban ', orang gila yang suka melamun '


Dan lain sebagainya


Yang membuat Yunha tidak fokus untuk belajar


Hello gendut konyol apa kabar mu?


Merry beserta teman teman nya kembali menghampiri yunha.


__

__ADS_1


__ADS_2