Bereinkarnasi Sebagai Muzan

Bereinkarnasi Sebagai Muzan
Bab 01 Aku adalah Muzan?


__ADS_3

Hamdi adalah pemuda yang hidupnya biasa-biasa saja, ia secara tiba-tiba bertemu sosok dewa yang wujudnya tidak bisa ia lihat dengan kedua matanya, karena merupakan makhluk dari Dimensi yang tak terbatas, sebagai makhluk 3 Dimensi tentu Hamdi agak kesulitan bahkan tak akan mampu melihat sosok yang berada di dimensi yang lebih tinggi.


“Sepertinya kau dalam keadaan krisis,” ucap sosok tak diketahui(Dewa)


“Yah, siapa sangka kalau aku akan mati oleh gigitan ular saat itu,” ucap Hamdi dengan nada datar.


“Yah, itu memang tidak disangka-sangka, karena berdasarkan tempat tinggalmu memang sangat jarang ular bisa ada di sana, tapi yang namanya takdir memang tidak bisa dipungkiri,” ungkap santai Dewa.


“Lalu bagaimana sekarang?” tanya Hamdi.


"Kau akan hidup kembali ke dunia yang baru, untuk memulai kehidupan baru dan juga berjuang, dan bertahan hidup selama yang kau bisa, karena ini kesempatan terakhir untuk memperbaiki dirimu," ucap sang Dewa. 


"Memperbaiki diriku, baiklah, itu tidak masalah," gumam pelan Hamdi. 


"Jadi bekal macam apa yang kau butuhkan?" tanya sang dewa. 


"Informasi mengenai setiap anatomi setiap makhluk hidup, mulai dari cara merusak sampai memperbaikinya, lalu hal-hal yang diperlukan untuk menjaga setiap bagian tubuh dari setiap makhluk hidup," ucap santai Hamdi. 


"Hoho, itu bagus, baiklah, lalu apa lagi?" tanya sang Dewa. 


"Aku punya skill Alex Mercer dari Prototype," jawab Hamdi lagi.


"Oke, tidak masalah, oh iya satu lagi, karena kekuatanmu terlalu besar, maka aku memberikan sedikit kelemahan padamu, yaitu matahari," ucap sang Dewa. "Matahari?" "Yah, kau tak bisa hidup di bawah sinar matahari," ungkap sang Dewa.

__ADS_1


"Singkatnya aku seperti Vampir?" Tanya Hamdi


"Waktunya tidak banyak, jadi sudahlah kau harus pergi," ucap sang Dewa. 


Setelahnya, Hamdi terdiam dan muncul di dalam rumah yang tertutup dan duduk di atas tempat tidur yang cukup keras dan ia menatap ke samping, ada seorang lelaki yang terbaring dengan darah berhamburan di lantai.


'Ini .... Ugh....." Hamdi langsung memegang kepalanya yang berdenyut kesakitan, ia melihat kenangan tubuh barunya, yang merupakan seorang pria yang sakit-sakitan dan terus menerus berhadapan dengan kematian atau terus menerus hampir mati bahkan semenjak dalam kandungan. 


Hingga akhirnya, ada seorang pria yang merupakan dokter magang yang menawarkan obat yang masih coba-coba dan terbuat dari Blue Spider Lily atau Aoi Higanbana, dan setelah sekian lama mengkonsumsi obat itu, ia atau saat ini adalah Muzan membunuh dokter itu karena saking marahnya ia karena tidak bisa menahan diri untuk membunuh si dokter dan saat ini juga ia sadar kalau ia sudah sembuh dari penyakitnya karena tenaganya menjadi sangat kuat. 


Hamdi yang kini sudah bereinkarnasi, kini berdiri dengan matanya yang berubah dari hitam menjadi merah muda dengan pupil garis vertikal seperti kucing, ia juga memiliki rambut hitam mengkilat model keriting, yah saat ini ia sudah menjadi Oni atau iblis, Hamdi yang kini bereinkarnasi sebagai raja iblis atau Muzan, hanya bisa diam, ia juga terlihat tergoda untuk memakan daging dokter itu, yah karena sudah secara naluri Oni harus memakan manusia untuk bertahan hidup, hal ini membuat kesal Hamdi, karena Muzan membunuh si Dokter atau ahli obat sebelum menyelesaikan obatnya, karena dengan begini ia menjadi Oni yang tak bisa bergerak di bawah matahari. 


'Sekarang apa yang harus aku lakukan? Ah benar kekuatan Alex Mercer,' pikir Muzan yang langsung memakan mayat Dokter yang merawatnya tanpa sisa dan setelah habis termakan, Hamdi sebagai Kibutsuji Muzan langsung memeriksa ingatan sang dokter setelah sudah menyerapnya untuk mencari informasi mengenai keberadaan Blue Spider Lily dan cara mengolah serta merawatnya untuk menyempurnakan obatnya agar ia bisa bergerak di bawah sinar matahari.


'Haaaah. Ini menyusahkanku saja' pikir Muzan


Setelahnya, dalam sekejap mata Muzan atau Hamdi menghilang dalam sekejap mata, hal ini karena ia secara tiba-tiba mengubah penampilannya, mulai baju sampai wujudnya dalam sekejap mata.


Setelahnya Muzan mulai mencari ke berbagai daerah di jepang Era Heian, akan tetapi setiap kali ia mencarinya bahkan sampai ke seluruh wilayah jepang, ia tak mampu menemukan bunga Aoi Higanbana, entah karena waktu mekarnya yang terlalu singkat atau memang itu tanaman langka yang sudah punah, ia kesulitan mencari tempat tumbuhnya bahkan setelah menyerap ingatan sang Dokter karena, saat kematiannya Dokter itu terluka di kepala oleh Muzan, sehingga beberapa ingatan di otaknya hilang dan tak bisa dilihat dengan kemampuan Alex Mercer ataupun Muzan.


Hamdi hanya bisa menghela nafas dan beristirahat di rumahnya pada siang hari, dan untuk menjaga reputasi sebagai orang baik, Muzan menyamar menjadi dokter, dengan kemampuannya memanipulasi organ tubuh makhluk hidup, ia bisa memperbaiki bagian tubuh orang yang rusak, sehingga ia bisa menyembuhkan banyak penyakit orang lain.


Ia juga menikah dengan beberapa wanita dari tahun ke tahun dan tetap muda karena ia adalah Muzan sang iblis abadi yang tidak akan menua mau berapa lama pun ia hidup, bahkan meskipun ia meminta bantuan manusia dan Pasiennya untuk menemukan bunga Aoi Higanbana, ia tetap tidak bisa melakukannya, itu membuat Muzan agak frustasi karena ia tidak bisa hidup dibawah sinar matahari dan membuatnya hanya bisa menikmati dunia malam yang sepi.

__ADS_1


“Tadaima!” seru seorang perempuan yang membuka pintu rumah dan kembali menutup pintu rumahnya saat ia sudah masuk ke dalam rumah, gadis itu nampak mengenakan kimono hitam dengan motif bunga.


Mendengar suara perempuan yang mengatakan kalau ia baru saja pulang, Hamdi yang sekarang adalah Muzan pun akhirnya pergi keluar kamar dan menatap perempuan itu, ia pun tersenyum dan memanggil namanya, “Shizuka-chan, apakah kau sudah menemukan bunga itu?” tanya Muzan dengan lembut pada istrinya yang baru saja pulang.


“Sayang sekali, aku sudah bertanya ke semua kenalanku, tidak ada satupun diantara mereka yang tahu mengenai Aoi Higanbana,” jawab Shizuka dengan nada pelan.


“Begitu yah,” gumam pelan Muzan(Hamdi), sejujurnya di hatinya ia merasa marah dan ingin menghina gadis tak berguna di hadapannya. Namun, jiwa dan pikirannya sebagai Hamdi menahan amarah Muzan dengan caranya sendiri, hal ini karena ia tidak ingin nama baiknya hancur karena melakukan kekerasan Verbal pada istrinya sendiri.


“Maaf, aku sudah berusaha sekeras mungkin untuk mencarikan bahan obat untukmu, tapi aku tidak bisa menemukannya,” ungkap Shizuka dengan nada menyesal.


“Sudahlah, kau tak usah memikirkan apapun saat ini, aku sudah senang ketika kau sudah bisa kembali ke hadapanku, maaf karena aku tak bisa menemanimu di siang hari karena penyakitku,” ucap lembut Muzan sambil mengelus kepala Shizuka yang menjadi istrinya di tahun 985.


"Tidak apa. Aku tidak mempermasalahkannya" ucap Shizuka


"Padahal kau adalah gadis baik, alangkah lebih baiknya jika kau menemui pria lain yang lebih hebat, maksudku daripada bersama lelaki yang memiliki penyakit aneh yang tak bisa memakan apapun selain darah manusia dan tak bisa berjalan di bawah sinar matahari sepertiku," ucap Muzan, yah Hamdi atau Muzan sebenarnya tak mendapatkan nutrisi yang cukup dari darah, karena ia adalah Oni ia harus makan daging dan darah manusia untuk mendapatkan energi dan memuaskan rasa laparnya, akan tetapi Hamdi memaksa dirinya hanya hidup dengan memakan darah saja, sehingga tubuhnya pun beradaptasi dan menyesuaikan diri agar bisa bertahan meski hanya makan darah saja. Namun, karena ia hanya meminum darah dan tidak dengan daging manusia, maka Muzan saat ini tidak sekuat Muzan di seri anime aslinya.


"Kalau itu aku tidak bisa. Aku tidak bisa berpindah hati ke orang lain. Aku hanya ingin bersamamu meski kamu memiliki penyakit" ucap Shizuka.


‘Sial, wanita ini benar-benar tidak berguna, ingin sekali rasanya aku membunuhnya dan mengambil tubuh dan ingatannya, tapi … jika aku melakukannya, maka keluarga Ubuyashiki akan dikutuk dan mereka mulai memburuku sebagai pemburu iblis,’ batin Hamdi yang kini menjalani hidupnya sebagai Muzan. 


'Haaaaah. Sampai kapan aku hidup seperti ini ya?' pikirnya seketika


Malam harinya, Muzan pun akhirnya pergi keluar rumah untuk bekerja sebagai sebagai dokter keliling untuk mencari uang dan juga mencari orang-orang yang mungkin bisa atau mau membantunya mencari Blue Spider Lily

__ADS_1


...Bersambung ...


__ADS_2