
Bab 8 : Akademi Kuoh
(Time skip umur 16 tahun)
Sudah beberapa tahun sejak Alex menyelamatkan Koneko, selama beberapa tahun ini, Alex menggunakan [Alex Piece] yang membuatnya berevolusi menjadi high human, ketika Alex berevolusi manjadi high human, kekuatan, kecerdasan, kelima indra, dan semua bagian tubuhnya menjadi meningkat banyak.
Dia juga merubah Koneko menjadi pelayannya dengan satu uskup. Ketika Koneko menjadi pelayannya, Koneko juga mulai berevolusi dan ekornya bertambah menjadi tiga.
Setelah itu Alex mulai melatih Koneko dengan senjutsu yang dia beli dari sistem, dia juga melatihnya cara bertarung dengan tangan kosong menggunakan tinjunya seperti di anime.
Alex tidak hanya melatih koneko, dia juga melatih dirinya sendiri di dungeon, dia saat ini sudah mencapai level 300 dungeon. Saat dia melatih dirinya di dungeon, dia juga mendapatkan banyak point sistem dari membunuh moster.
Dia juga melatih beberapa keterampilan nya sampai level max, seperti [Manipulasi Listrik] dia sudah menaikanya hingga max dan skill nya berevolusi menjadi [Lightning Master].
\=\=\=\=\=\=\=
[Lightning Master lvl 2]
Efek : Mampu mengendalikan listrik untuk merusak ruang.
- Skill dapat di tingkatkan -
\=\=\=\=\=\=\=
Satu tahun lalu, Alex pindah ke rumah di dekat akademi kuoh bersama koneko. Dia juga sudah menerbitkan manga dari kehidupan masa lalunya, dia menerbitkan Bleach, One Piece, Naruto, dll. Dia menggunakan nama aslinya sendiri sebagai nama pena karena dia tidak bisa memikirkan nama lain, selain itu, dia juga tidak terlalu peduli tentang nama pena.
Alex juga sudah memasuki akademi kuoh satu tahun lalu bersama Issei. Koneko tidak ikut karena umurnya satu tahun lebih muda dari Alex.
Alex juga menjadi perhatian Iblis saat di sekolah, seperti Rias dan Sona, di sana mereka mencurigai Alex sebagai pegusir setan karena Alex memakai kalung salib di lehernya, mereka sudah mencoba menyelidikinya beberapa kali tapi mereka tidak menemukan apapun karena Alex menekan kekuatannya.
Alasan Alex menekan kekuatannya karena dia tidak ingin terlibat dengan masalah sebelum plot dimulai.
***
Saat ini, di pagi hari, Alex sedang tidur nyenyak di kasurnya.
*Zzzzzzz....*
Sekarang sudah satu bulan sejak Alex naik ke kelas 2 di akademi kuoh. Koneko juga sudah masuk ke kelas 1 di kuoh.
Tiba-tiba pintu kamar Alex terbuka perlahan dan mengungkapkan seorang gadis kecil yang memiliki mata emas dan berambut putih dengan potongan bob pendek dan memiliki dua jepit rambut berbentuk kucing di kedua sisinya rambutnya.
*CEKLEK*
Koneko membuka pintu dan melihat Alex yang masih tidur.
"..."
Koneko terdiam ketika melihat kakaknya yang masih tidur. Dia berjalan kearah Alex dan mengguncang tubuhnya, "Nii-san, bangun... Kita akan terlambat ke sekolah.."
"Hmmmm..." Alex memalingkan tubuhnya dan tidak mau bangun.
Koneko menghela nafas ketika melihat kakaknya tidak mau bangun, dia naik ke atas kasur dan melompat dalam dalam sebelum mengarahkan kakinya ke tubuh Alex.
"UHUK!!" Tubuh Alex terhantam kaki Koneko dan dia memuntahkan air dari mulutnya.
Dia terbangun dan memandangi Koneko, "Kenapa kamu menginjakku Koneko." Alex menggerutu.
"Karena Nii-san tidak mau bangun." Jawab Koneko datar.
"Tidak bisakah kamu membangunkan ku dengan biasa!" Alex membantah.
"..."
Alex menghela nafas, dia bangun dari kasurnya dan memandangi Moneko yang sudah turun dari kasur, "Padahal saat kau masih kecil, kamu selalu menempel padaku dan selalu menangis saat aku pergi sekolah... kenapa saat sudah dewasa menjadi seperti ini," Alex berkata seolah-olah telah menjadi orang tua yang melihat anaknya tumbuh dewasa.
Koneko tersipu, "C-cepatlah turun dan sarapan! kita akan terlambat!" Dia memalingkan muka nya dan berlari keluar kamar.
"Baik baik.." Alex berdiri dari kasurnya dan bersiap siap ke sekolah. Dia pergi mandi dan berganti pakainnya.
Setelah itu dia turun dan melihat koneko menyiapkan sarapan di meja makan. Sejak dia pindah rumah bersama Alex, dia mulai bersikeras untuk memasak di rumah.
Alex duduk di kursi dan memakan sarapannya, "Seperti biasa, masakan mu sangat enak koneko, kau pasti bisa menjadi istri yang baik di masa depan." Alex memujinya.
Koneko sedikit bangga dan malu pada saat yang sama.
Setelah sarapan, Alex dan Koneko berangkat ke sekolah bersama. Ketika mereka sampai di depan gerbang, mereka berpapasan dengan Issei yang juga berangkat ke sekolah.
"Selamat pagi Issei..." Alex menyapa dengan malas.
Issei menoleh dan menuju ke Alex, "Yo Aniki!" dia berkata dan menoleh kearah koneko, "Selamat pagi juga Koneko" Issei menyapa mereka berdua.
Koneko hanya mengangguk sebagai balasan, dia tidak ingin dekat dekat dengan Issei karena mesum.
__ADS_1
Issei ingin menangis ketika melihat reaksi koneko yang dingin.
Keluarga Alex sudah tahu Koneko sejak dulu, ketika Ibunya ingin membersihkan kamar Alex saat dia pergi ke sekolah dan ibunya menemukan Koneko yang tidur di kasur. Setelah itu Alex hanya mengarang cerita dan memberi tahu keluarganya bahwa dia menemukan Koneko yang di buang dari keluarganya dan dia menemukanya di hutan sedang menangis. Alex awalnya ingin menggunakan hipnotis pada orang tuanya jika mereka tidak percaya padanya. Dia tidak ingin mengatakan tentang dunia supranatural yang berbahaya ke orang tuanya. Dia tahu dia kuat tapi dia tidak yakin dia bisa melindungi orangtuanya. Tapi Alex tidak menyangka bahwa Orang tuanya percaya pada ceritanya. Setelah itu mereka mulai menganggap Koneko sebagai salah satu keluarga mereka.
Alex dan Issei berbicara sebentar sebelum berpisah dari Koneko karena berbeda kelas. Alex dan Issei berjalan bersama ke kelas dan bertemu Matsuda dan Motohama.
Alex berpisah dari mereka karena dia tidak ingin ketularan kemesuman mereka, dia menuju ke bangku prontagonis di pojok belakang di samping jendela.
Alex menaruh tas nya dan duduk di kursi, ketika dia duduk, dia merasakan sebuah tatapan tajam menuju kearahnya, tidak, itu selangkanganya! dia menoleh mencari seseorang yang menatapnya, dia menemukanya dan menghela nafas lega karena yang menatapnya adalah seorang yang dia kenal.
Yang menatapnya adalah Aika kiryuu, dia adalah seorang wanita yang terkenal di kelasnya karena kemesumanya dan memiliki kekuatan untuk melihat ukuran alat kelamin laki laki.
Aika Kiryuu memiliki penampilan berkacamata, mata berwarna emas dan rambut coklat yang sedikit berantakan diikat di kepang di setiap sisi.
Aika mendekati Alex dan duduk di sebelah bangkunya, "Sangat jarang bagi sang 'Pangeran Pemalas' untuk tidak terlambat ke kelas. Biasanya kamu selalu terlambat." Aika berkata. Sejak Alex masuk ke sekolah, dia di juluki 'Pangeran Pemalas' oleh para siswi di sekolahnya karena dia sering tidur di kelas dan terlambat ke kelas.
Alex tidak peduli dengan cara Aika memanggilnya. Dia mendesah dan berkata dengan lelah, "Aku di bangunkan oleh Koneko dengan cara khusus hari ini."
"Oh! Apakah Koneko membangunkan mu dengan menghisap 'Anu' mu saat kau tidur dan ketika kau bangun, kau membuka selimut dan melihat Koneko bermain dengan 'Anu' mu, kemudian Koneko berkata 'Ohayou Onii-chan.' Begitu!? " Aika berkata dengan bersemangat ketika mendengar kata 'Khusus.'
Para siswa laki laki menatap Alex dengan iri dan para siswi perempuan memerah.
'Oiii!!!!' Alex berteriak dalam benaknya dan menghela nafas, "Kenapa pikiranmu begitu mesum padahal ini masih pagi hari, apakah kau frustasi secara seksual?" Alex merasa lelah ketika berbicara dengan wanita ini.
"Kenapa kau tau!?" Aika berkata dengan kaget.
Alex menatapnya dengan ekspresi tanpa ekspresi, dia kemudian membuka tasnya dan mengeluarkan kotak persegi panjang berwarna hitam, "Kalau begitu aku akan memberi mu ini." Alex berkata dan memberikanya ke Aika.
"Apa ini?" Aika berkata dengan penasaran sambil melihat kotak yang diberikan Alex.
"Itu rahasia, buka itu saat kau pulang," Alex berkata.
Aika mengangguk, dia bersemangat dengan apa yang ada di dalam kotak. Setelah itu dia bangkit dan menuju bangkunya sendiri.
Alex menyeringai ketika dia melihat Aika membawa kotak itu.
*KRINGGG!!! KRINGGG!!! KRINGGG!!!*
Setelah itu guru memasuki kelas dan pelajaran di mulai. ketika jam pelajaran, Alex sangat bosan dengan semua pelajaran kecuali pelajaran sejarah, dia ingin tahu apakah sejarah di sini berbeda dengan di dunianya dulu.
Alex terus mendengarkan pelajaran sampai dia tertidur. Semua orang di kelas melihat Alex tertidur tapi tidak mengatakan apa apa karena di setiap pelajaran Alex selalu mendapatkan nilai 100. Meskipun Alex dulunya adalah otaku pemalas, dia juga tidak lupa untuk belajar, karena ilmunya mungkin berguna di masa depan.
Setelah berjam-jam kelas berlangsung, bel mulai berbunyi menandakan istirahat.
*KRINGGG!!! KRINGGG!!! KRINGGG!!!*
Dia berjalan keluar kelas dan melihat koneko yang membawa bento di luar kelas, Alex menghampirinya dan berkata, "Makan siang bersama? Koneko," Alex mengajaknya.
Koneko mengangguk bahagia. Alex tersenyum dan menepuk kepalanya dengan lembut. Koneko malu tapi tidak mengehentikanya. Setelah itu mereka berjalan menuju ke atap sekolah.
Sementara itu para siswa laki laki yang melihat kedekatan antara Alex dan Koneko tidak bisa membantu, tapi merasa iri, mereka juga ingin adik perempuan.
***
Alex sudah sampai di atap sekolah, dia duduk di samping pagar dan membuka bentonya yang berisi sayuran, nasi, daging ayam, telur.
Koneko juga duduk di sampingnya dan memakan bentonya.
Beberapa menit tanpa pembicaraan, Alex tiba tiba berkata, "Koneko, apakah kamu ingin menemui kakakmu kuroka?"
Koneko sedikit terkejut dan menoleh kearah Alex, "Benarkah!?" Koneko bahagia ketika mendengar bahwa dia akan bertemu kakaknya. Koneko sudah melepaskan masa lalunya, sejak Alex memberitahunya bahwa Kuroka membunuh tuannya bukan karena mabuk kekuatan, tapi untuk melindungi Koneko dari di jadikan eksperimen oleh tuannya.
"Ya." Alex menjawab.
"Kalau begitu, aku ingin bertemu nee san lagi!" Koneko senang dan memakan bentonya dengan semangat.
Melihatnya begitu, Alex menggelengkan kepalanya dan menepuk kepalanya. Dia harus memikirkan cara untuk menghubungi Kuroka nanti.
Setelah makan siang bersama, mereka kembali ke kelas karena jam pelajaran kedua dimulai.
***
Ketika jam pelajaran kedua selesai, Alex pulang menuju rumahnya, saat dalam perjalanan dia mengangkat alisnya ketika melihat Issei yang ada di jembatan dan didepanya ada seorang wanita berambut hitam panjang sepinggang, memiliki mata berwarna ungu.
Alex menyeringai ketika melihat kedua orang itu, "Jadi plot dxd sudah dimulai ya.." Dia bergumam dengan suara rendah dan melanjutkan perjalanannya menuju rumah.
'Status.'
\=\=\=\=\=\=
[STATUS]
Nama : Alex Hyoudou
__ADS_1
Umur : 16
Ras : High Human
Kekuatan : 533
Pertahanan : 521
Kecepatan : 560
\=\=\=\=\=\=
[SKILL SPECIAL]
[Lighting Master lvl 2]
Efek : Mampu mengendalikan listrik untuk merusak ruang.
- Skill dapat di tingkatkan -
[Haki Pengamatan lvl 41]
Efek : memungkinkan pengguna untuk merasakan kehadiran orang lain, bahkan jika mereka tersembunyi dari pandangan atau terlalu jauh untuk dilihat secara alami sejauh 1 kilometer. Pengguna juga dapat memprediksi 5 detik masa depan.
Batas saat ini : Memiliki cooldown selama 2 menit saat memprediksi masa depan
- Skill dapat di tingkatkan -
[Stealth lvl 50]
Efek : Mampu menyembunyikan kehadiran pengguna hingga 80% (AN : Di bab 5 sebelumnya itu kesalahan saya karena menulis '100%' karena itu akan terlalu op nanti skillnya.)
Batas saat ini : Efek berkurang 40% pada lawan yang lebih kuat.
- Skill dapat di tingkatkan -
\=\=\=\=\=\=
[SKIL PASSIF]
[Lightning Step]
Efek : Memusatkan aliran listrik ke kaki untuk menambah kecepatan.
- Skill pasif tidak dapat di tingkatkan -
[Lightning Wing]
Efek : Memusatkan aliran listrik ke punggung dan membentuk sayap untuk terbang.
- Skill pasif tidak dapat di tingkatkan -
[Lightning Body]
Efek : Merubah tubuh menjadi listrik.
- Skill pasif tidak dapat di tingkatkan -
[Lightning Gun]
Efek : Memusatkan aliran listrik ke ujung jari dan menjadi peluru.
- Skill pasif tidak dapat di tingkatkan -
\=\=\=\=\=\=
[SENJATA]
[Imagine Breaker Sword Rank S]
Efek : Imagine Breaker versi lemah dari 'Kamijou Touma' yang hanya mampu meniadakan kekuatan sihir, esper, dan kekuatan ilahi saat menyentuh pedang.
\=\=\=\=\=\=
Poin System : 1,378,463
\=\=\=\=\=\=
***
Sementara itu di tempat Aika Kiryu. ketika dia sudah sampai di rumah, dia langsung menuju kamar dan bergegas membuka tasnya, dia mengeluarkan kotak hitam yang diberikan Alex sebelumnya dan membukanya.
Ketika dia melihat isi nya dia tersipu, dia tidak menyangka Alex akan memberikan mainan **** dengan bentuk p***s kepada dia.
__ADS_1
Aika menaruhnya di meja dan memutuskan untuk menggunakanya nanti.