Berpindah Jiwa

Berpindah Jiwa
EPISODE 2


__ADS_3

Ternyata yang ada dalam foto itu adalah Young joon dan seorang perempuan, mereka sedang berciuman. Aku sedikit postif thiking aja, mungkin itu foto mantan pacar young joon yang dulu. Tapi orang misterius itu mengatakan " aku mengambil fotonya pada tanggal, 1 januari 2019". Tunggu itu berarti dia mengambil foto itu hari ini. Aku sedikit tidak percaya dan langsung chat young joon, dia berkata "aku sedang sibuk", tapi aku mendengar suara keramaian di belakang young joon, lalu aku bertanya kepada young joon " kau.... sedang ada di mana" tanyaku karena kurang percaya pada foto itu. " aku sedang di kantor ayah ku". aku tercengang mendengar jawaban young joon. " Dia berbohong padaku", secara tiba aku merasakan cairan keluar dari hidungku, aku mengusapnya dan melihat jariku ada darah aku kaget dan pandanganku menjadi kabur. saat terbangun aku sudah berada di rumah sakit. "ckleeee....." suara pintu terbuka, dan dokter menghampiriku.


" jadi begini nona Seon, anda menderita kangker paru paru yang sudah di stadium 3, jika tidak segera di operasi maka kangker ini akan menggerogoti tubuh anda dan anda akan meninggal."


" dokter tolong sembunyikan penyakit saya yah dari orang orang yang nanya kabar saya."


pintaku sambil memelas

__ADS_1


Besok adalah akhir musim panas, dan aku akan bersekolah kembali. Tapi aku merasa gelisah, bagaimana caranya aku menghadapi young joon saat nanti bertemu di kelas.


Hari yang aku khawatirkan pun tiba. Aku datang ke sekolah dan melihat young joon sedang berbicara dengan seorang perempuan murid baru, mereka berbincang dengam asyik sekali. Aku tidak ingin mengganggu mereka berbincang dan memutuskan untuk pergi ke halaman sekolah.


Di halaman sekolah, aki duduk dan melihat pemandangan kota. Aku merasakan kembali cairan hidu yang keluar dari hidungku. aku berlari secepat ke UKS agar darah yang keluar tidak banyak. Young joon melihatku berlali dengan cepat sambil megangi hidung, lalu dia pun mengejarku.


young joon melihatku yang sedang baringan dan melihat darah yang keluar dari hidungku.

__ADS_1


"Seon mi kau kenapa?, kenapa keluar darah dari hidungmu?" tanya Young joon kaget. aku hanya diam dan tidak menghiraukannya. Young joon menghampiri ku. dia ingin memegang dahiku. Namun aku menepis tangannya.


" kau ini kenapa sihh?" tanya young joon. "tolong jangan berisik, aku sedang istirahat" jawab ku


pandanganku menjadi kabur dan aku pingsan. Saat aku bangun aku sudah berada di rumah sakit. Dokter masuk dan berkata" nona Seon......" ucapan dokter terhenti ketika aku menyuruh young joon pergi. " nona Seon, penyakit anda ini sudah sangat ganas, kami sebagai tim medis sudah tak bisa mengobati penyakit anda, waktu anda hanyalah 2 bulan yang tersisa, maaf atas berita buruk yang kami bawakan".


aku sangat kaget mendengar kabar itu. "brakkkkkk" suara bantingakn pintu terdengar sangat keras. "ITU TIDAKK MUNGKIN!!!!" teriak young joon. "YOUNG JOON TENANGLAHH INI RUMAH SAKIT" balasku dengan nada tinngi. young joon menghampiri ku dan memegang tanganku sambil menangis." itu pasti tidak benarkan seon mi" kata young joon sambil terisak isak." heii, tenanglah, jangan seperti ini"

__ADS_1


"young joon apakah ini benar?, tolong jelaskan padaku" tanyaku sambil menunjukan foto yang di kasih oleh orang misterius itu.


__ADS_2