Bertahan Sebentar Lagi

Bertahan Sebentar Lagi
berbohong (pt 2)


__ADS_3

E-eh bir-" Kinan berdecak kesal, kini karena pria itu dia sangat merasa panik.


"sial, gw harus ngapain" Kinan mulai menggigit jarinya, mondar-mandir sambil memikirkan perbuatannya.


"aduh lagian Lo bodoh banget sih kin, pake segala ngasih tau mereka lagi" Kinan mulai berteriak dan mengacak-acak rambut yang sudah ia tata dengan rapi.


Keesokan paginya dengan muka lesu akibat bergadang semalam Kinan terduduk di kursinya.


"hey Kin, Lo liat Cantika ga?" tanya Amanda penasaran sambil celingak-celinguk mencari Cantika.


"ooh, gw ga tau" Kinan menidurkan kepalanya ke atas meja.


"yaud-"


"Amanda!" seru kinan yang langsung menegakkan badannya.


"a-anu itu.... sebenernya...yang gw bilang kemarin itu bohong! gw emang sengaja prank kalian, tapi malah jadi semakin jauh gini dan kita ngomongin Zara" Kinan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"sial, gw emang sih dah nebak dari awal sih" Kinan hanya tersenyum malu.


Dia harus membereskan semua ini sebelum terlambat. Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, Kinan membaringkan tubuhnya kek atas kasur bagaimana kapas itu.


Dia membuka smart phone nya sambil memikirkan kata-kata apa uang cocok untuk memberi tahu teman-temannya itu.


Mereka semua memiliki grup wa untuk berdiskusi kelompok.


^^^Kinan^^^


^^^Btw makasih ya ges yaaa, udah dengerin cerita yang kemaren, makasih banget, aku ga tau suasananya bakal seserius ini, but I'm just kidding, kalo yang masalah Zara itu emang bener ges, dan untung Mira, sorry:) yang foto gw kasih itu dia kek nya kek Zara doang, dan buat yang liat gw nangis sebenernya....ITU GW NAHAN NGUAP ANY*NGGGG🥺🥺, setelah kalian pulang gw ngakak kenceng sialll:), maafin aku yakkk lopekkk💗^^^


Mira


Tuh kan


^^^kinan^^^


^^^Rencananya gw mau kasih tau pas Senin, tapi takut terjadi kesalahpahaman jadi gw bilang sekarang^^^


^^^Sorry banget ya gesss^^^


^^^🙏🙏🙏^^^


Talancalan


Emangnya kamu nangis?


😱


^^^Kinan^^^


^^^Mira sama Amandaka doang yang ngeliat^^^


^^^gw tadi mau ngasih tau Mira^^^


^^^Tapi kek^^^


^^^....^^^


^^^Maap yak^^^

__ADS_1


^^^Maka dari itu gesss pas kalian nanya insial nya gw takut, gw takut nanti salah paham, karena ini kan hal yang sensitif, jadi nya sorry banget udah bikin kalian penasaran^^^


^^^Dan buat Mira, gw emang sengaja bilang kalo itu ya ** soalnya gw mau liat reaksi Lo, soalnya lu doang yang keliatan curiga sama gw^^^


^^^^^^Sorry yak:)^^^^^^


Mira


K*n*t*l


Talancalan


Engga


Gw cuma ngerasa suasananya ga enak


Bikin takut


Kayak ada orang lain


Seketika Mira mengunggah status wa 'jangan pernah percaya sama Kinan' Kinan hanya terkekeh melihat itu, setidaknya mereka semua percaya apa yang dia ketik dengan kedua jarinya.


"bir"


"gw di sini, kenapa?" tanya Biru.


"makasih"


"buat?"


"saran Lo, gw emang bodoh sampe terpengaruh karena ga kuat buat nanggung semuanya, karena dari kecil... gw di paksa menyembunyikan semua. Gw Harusnya bertahan sebentar lagi" Kinan membungkus diri dia sendiri dengan selimut.


kata-kata Biru seketika membuat perasaan Kinan menghangat, dia merasa aman meski hanya mendengar suara pria itu.


"andai lo nyata ya bir"


"meski begitu, Lo kan bisa ketemu sama orang yang tepat, bisa jagain lo dan terima Lo apa adanya"


"tapi semua itu ada di Lo bir! Lo gw ciptain supaya bisa ngertiin gw dalam wujud Dewi!"


"Sampe sekarang aja gw ngerasa jijik tiap ngeliat cowo yang udah berumur, gw tau ga semua cowo kayak gitu, tapi gw bener-bener takut. Gw kalo ngeliat paman gw kayak Dejavu sama kejadian yang pernah dia lakuin kek gw" Kinan mencengkram selimut yang menutupi dirinya, perlahan-lahan air mata mulai membanjiri pipinya.


"sampai sekarang...gw masih bingung kenapa Lo bisa ada di dunia ini, apa lo takdir yang di kirim Tuhan buat gw, atau cuman imajinasi gw semata, mungkin gw dah gila karena Lo ada di sini"


"andai dunia seperti di novel, dan gw lah peran utamanya... mungkin hidup gw bahagia Bir, ga akan terjadi hal mengerikan kayak gini, ketemu cinta sejati gw, menikah, punya anak, hidup bahagia selamanya....indah banget ya Bir"


"ga semua peran utama bahagia, bertahan sebentar, sebentar lagi Lo juga akan menemukan kebahagiaan Lo sendiri. Ada saat nya Lo ngerasa sedih dan juga bahagia. Itu semua butuh waktu dan proses" Biru berusaha menenangkan.


"tapi kapan bir? KAPAN? Kapan semua itu akan terjadi? gw udah nunggu akan hal itu terjadi, tapi apa? Setiap gw ngerasa bahagia, ingatan itu datang lalu menghantui gw. GW JUGA CAPEK BIR! CAPEK! GW MANUSIA. BUKAN MALAIKAT." Kini air mata itu semakin deras, bantalnya telah menjadi basah akibat tangisannya.


"gw yang bakal bahagiain lo."


Satu kalimat itu berhasil membuat Kinan terdiam, ia menegakkan badannya "maksud Lo?"


"Lo mau bahagia kan? gw yang bakal bahagiain Lo."


........


waktu menunjukkan sekitar jam 10 malam, Kinan masih sibuk mengutak-atik laptopnya. Dia sedang melanjutkan kisah 'Deru', sedangkan sang peran utama laki-laki berada di sebelahnya.

__ADS_1


"masih belum mau tidur? Ini udah malem" tanya Biru.


"bentar. Dikit lagi ini"


"tidur Kinan prawirja!" Biru menekankan kata 'kinan prawirja"


"iya-iya bawel!" kesal Kinan yang langsung mematikan laptop nya. Dia langsung menaiki tempat tidurnya lalu menutup seluruh tubuh dengan selimut kedatangannya.


Biru tau bahwa gadis ini sedang kesal dengannya "jangan marah dong. Kan gw cuman ga mau kalo Lo sakit, lagian emang Lo mau punya mata panda?"


"ga tau lah"


Biru menyadari dia harus melakukan sesuatu agar Kinan tidak marah lagi padanya, memang benar bahwa semua uang Kinan suka ada dalam dirinya, namun dia tidak berwujud seperti manusia.


"gw tau. Lo mau gw nyanyiin Samapi Lo tidur?"


Mendengar tawaran itu, Kinan tentu tidak bisa menolak. Dia baru ingat bahwa Biru dapat menyanyi, tidak sia-sia Kinan memberikan bakat itu pada pria ini.


"Mau lagu apa?" tanya Biru.


"gost" ucap Kinan seraya membuka selimut yang menutupi mukanya. Dia memejamkan matanya menunggu Biru bernyanyi.


Biru mulai mengeluarkan suara indahnya. Lantunan nada itu membuat hati Kinan merasa tenang.


i want you to now


(aku ingin kamu tahu)


That if I can't be close to you


(bahwa aku tak bisa dekat dengan mu)


I'll settle for the ghost of you


(Aku akan hidup bersama kenangan mu)


I miss you more than life


(aku merindukan mu lebih dari hidup ku)


And if you can't be next to me


(Dan jika kau tak bisa berada di samping ku)


Your memory is ecstasy


(ingatan tentang mu adalah candu ku)


I miss you more than life


(aku merindukanmu lebih dari hidup ku)


I miss you more than life


(aku merindukanmu lebih dari hidup ku)


Kinan merasa akan sesuatu akan terjadi setelah mendengar lirik lagi ini, entah mengapa hatinya merasa sakit, namun ia terus menikmati nya. Perlahan-lahan Kinan mulai terbawa mimpi indahnya.


"good night" lirih Biru.

__ADS_1


__ADS_2