
Mulan merasa minder dengan keadaan wajahnya yang cacat akibat pasir beracun lembah tambun tulang. Mulan benar benar frustasi saat menyadari semua orang sangat jijik dan takut melihat wajahnya. Kenyataan yang membuat Mulan nekat meninggalkan Albara suaminya tercinta.
Saat pelarian nya menjauhi kehidupan manusia, Mulan bertemu Ristie manusia harimau, namanya Ratu Ristie seorang manusia jadi jadian dari penduduk Cindaku yang berkuasa di bukit barisan Sumatra. Tanpa banyak pertimbangan Mulan menerima tawaran Ristie yang mengajaknya hidup di dunia Cindaku.
Di dunia harimau jadi jadian sebelumnya lebih mirip kehidupan di dunia manusia biasa. Pemerintah mereka pun mengajarkan berbagai macam kebaikan kepada rakyatnya. Namun lima tahun belakangan semenjak di tinggal Velon Romir kaisar mereka, tuntunan kepemerintahan tidak lagi berdasarkan wahyu Allah namun disesuaikan dengan prasangka nalar dan logikanya pengguasa.
Walaupun itu salah namun penerintahan harimau jadi jadian tetap berharap rakyatnya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga mampu membangun peradaban yang sempurna. Segala daya upaya pun ia kerahkan, dalam mewujudkan masyarakat yang beradab sesuai prasangka dan logika pemimpinnya.
Di tengah masyarakat seperti inilah, saudara kaisar yang berwatak jahat tak bosan bosannya mempengaruhi pemerintah, menjadikannya sebagai lahan subur untuk melancarkan tipu-dayanya.
Hebel Romir itulah nama saudara kaisar, mulai melakukan penjajakan melancarkan bujuk rayu. Ia memilih waktu dan momen yang tepat untuk melakukan pendekatan. Saat momen yang ditunggunya tiba, ia tawarkan hidup yang penuh kenikmatan dan kepuasan berdasarkan naluri kehewanan mereka.
Tanpa memerlukan usaha keras, masyarakat dengan serta merta menerima dan menyambutnya. Hebel Romir naik tahta setelah Velon Romir menghilang. Hebel Romir lalu memperkenalkan dan memperdengarkan beberapa alat yang akan dijadikan senjata tipu-dayanya.
Mulailah alat musik di mainkan di ikuti pria dan wanita menari berpasangan dengan pakaian seksi. Awalnya kaku, Namun seiring waktu yang keluar dari setiap tiupan dan tabuhan alat musik, tanpa sadar masyarakat mulai relaks mengikuti irama.
Semakin lama gerakan tubuh mereka semakin lentur tarian hot makin di pertontonkan. Bahkan mereka mulai menciptakan ekspresi-ekspresi unik melengkapi keindahan irama. Ada yang memperagakan hal yang baru mereka tonton dan ada pula yang memberikan komentar yang menentang.
Masyarakat Cindaku di bawah kepemimpinan Habel Romir semakin banyak yang ketagihan dengan pesta pora.Tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan. Mereka pun membuat kesepakatan. Mereka memilih satu hari dalam seminggu yang akan mereka jadikan hari perayaan untuk bersuka-cita dan bergembira.
Di hari itu para lelakinya membawa hadiah yang akan diberikan kepada para wanitanya. Para wanitanya pun berdandan secantik mungkin agar bisa menjadi pusat perhatian agar para lelaki memilih dan memberikannya banyak hadiah.
Seiring waktu berjalan, masyarakat Cindaku semakin melewati batas. Mereka terjerembab kepada budaya dan gaya hidup tanpa hijab dan aurat. Maka terjadilah perlakuan-perlakuan layaknya binatang. Tidak ada budaya malu, yang ada adalah perasaan bangga tatkala mampu melakukan hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain. Jiwa mereka akhirnya diperbudak oleh hasrat untuk mendapatkan kepuasan belaka.
__ADS_1
Sampe pagi Ristie tak bisa tidur memikirkan keadaan rakyat manusia harimau belakangan ini. Hingga ayam jantan mulai berkokok Ristie yang belum tidur secara berlahan meninggalkan Mulan yang masih ngorok di pembaringannya. Selama tiga hari ini Mulan memang kurang tidur, hingga tidurnya sangat nyenyak.
Tak lama kemudian Ristie kembali membawa dua ekor ikan sebesar betis lalu menyalakan api, untuk membakar ikan sarapan pagi mereka. Saat ikan di bakar Ristie kembali menghampiri Mulan yang masih terlelap.
"Mulan ayo bangun, cuci muka kita sarapan dulu" Ristie segera membangunkan Mulan saat fajar mulai menyingsing.
Mulan menurut saja apa yang di katakan Ristie, segera dia beranjak ke sebuah sungai tak jauh dari tempat istirahat mereka. Sambil menikmati kesunyian alam, Mulan merasakan ketenangan batin lupa akan semua yang telah terjadi pada dirinya.
Saat menikmati sarapan hanya bersama Ristie dia benar benar menikmati hidup, ya pola hidup sederhana tak banyak masalah yang memusingkan.
"Alangkah bahagianya jika Mulan hidup di hutan sunyi bersama kak Bara" Mulan membatin saat menghayal kalau hidup bersama Albara di tengah hutan sunyi.
"Ristie dengar kamu sudah menikah, kenapa gak ajak suamimu hidup berdua di tengah hutan luas yang jauh dari kehidupan manusia?" tanya Ristie seolah mengerti apa yang di pikirkan Mulan.
"Tak mungkin Ristie... suami Mulan punya perusahaan yang tak mungkin dia tinggalkan, lagian terlalu banyak wanita yang tidak cacat mencoba mendekatinya, mungkin jika Mulan mencoba ide Ristie pasti dia akan berpaling pada wanita yang bisa mendampingi dirinya dalam kehidupannya" keluh Mulan.
"Ayo kita lanjutkan perjalanan" ajak Ristie setelah sarapan pagi mereka habiskan.
Mulan hanya mengangguk lalu mengikuti Ristie yang mulai berjalan menyusuri hutan. Sepanjang perjalanan Mulan benar benar terhibur dengan suasana hutan. Dulu Mulan membayangkan suasana hutan yang selalu menakutkan, terbayang hutan rimbun dengan mahluk mahluk menyeramkan.
Namun ternyata perjalanan mereka Jauh dari kata menyeramkan, justru hutan yang mereka lewati sangat memanjakan mata dengan pemandangan indah, Mulan juga bisa menikmati udara sejuk dan menghirup oksigen yang lebih bersih.
"Hutan di sini menyimpan banyak keindahan alam, mulai dari pemandangan air terjun, telaga, danau, tumbuhan unik seperti bunga reflesia dan lain lain, namun hutan akan selalu gelap karena pepohonan yang tinggi akan menutupi cahaya matahari mulai dari jam lima sore sampai jam 8 pagi" ucap Ristie meyadarkan lamunan Mulan.
__ADS_1
"Iya ya... tapi Mulan sangat menikmati perjalan ini" ucap Mulan singkat.
"Iya.. tapi kita juga harus hati hati di hutan ini juga hidup berbagai species hewan yang cukup berbahaya, mulai dari nyamuk, semut, pacet anjing hutan dan harimau Sumatra yang selalu mencari mangsa, tapi Mulan jangan kuatir selama bersama Ristie semua hewan akan menghindar dari jalan yang kita lalui" ucap Ristie.
"Apa selamanya kalian hidup dengan berkelana di tengah hutan seperti ini, Ristie?" tanya Mulan.
Kembali Ristie menatap Mulan.
"Tidak Mulan... kami punya tempat hidup yang di mata manusia adalah dunia gaib, kami juga punya banyak desa punya banyak kota di sana, kami juga punya pemerintahan sebagaimana manusia cucu adam umumnya" jelas Ristie.
Mulan kembali merasa ragu kala membayangakan kehidupan Kota artinya sama saja dengan dia mencoba bertahan di lingkungan manusia biasa.
"Ristie apa warga mu, nanti tidak takut atau jijik dengan wajah Mulan yang seram seperti ini?" tanya Mulan.
"Ha ha ha... Mulan mereka tidak pernah jijik apalagi takut dengan rupa seram, justru Ristie kuatir Mulan lah yang akan takut dan jijik dengan tingkah laku mereka" ucap Ristie sambil tertawa.
"Kenapa begitu" tanya Mulan.
Ristie terlihat murung mendengar pertanyaan Mulan.
"Lima tahun yang lalu kaisar Velon Romir suami Ristie menerima kutukan penyihir bangsa Bunian karena menolak kerja sama dengan bangsa Jarjud untuk menguasai manusia" cerita Ristie.
Baca juga Novel Sebelumnya :
__ADS_1
Legenda Cincin Pintak Pinto dan Fhadlan Generasi Milinium Trendi
Jangan lupa like, komen, vite dan love juga ya....