Bintangku Adalah Kamu

Bintangku Adalah Kamu
EPISODE XI RAINA MEMBUAT KENANGAN BERSAMA RIO


__ADS_3

keesokan hari aku menelfon rio.


dan riopun mengangkat telfonnya.


"rio sibuk ngak?


"hmmm,ngak kok.


"rio bawa mobil yah?


"iya nanti rio bawa.


"oky rio siap-siap aku akan mengajak rio ke satu tempat.


"kemana?


"ada ini rahasia.


"oh oky.


akupu bersiap-siap,dan menunggu rio.


budepun menanyakan.


"kamu mau kemana lagi raina.?


"hah aku jalan dengan rio bude.


"oh hati-hati.


"iya bude.


rio akhirnya datang.


aku dan rio pergi.


"bude aku pergi.


"iya.


"kita mau kemana sih??


"hmmm,loe banyak tanya.


"yah musti lah.


"oky kita ke restoran.


"ngapain di sana?


"gua mau bicara so sweet sama loe.


"hmmm gombal loe raina


"serius rio


"tunggu gua bisa tebak ini?


"apaan ngak ada.


"ngak muka loe sedih.


"ih ngak kok,serius rio.


"bohong loe pasti mau pamit ke gua kan.


"apaan sih, sok tau loe.


"serius ini raina.


"iya gua mau pamit.


"loe mau kemana?,ke paris.


"ih ini kan ngak lucu.


"oky loe mau pamit kenapa??


"gua tau kita sama - sama sakit tapi pernah ngak loe merasa di hidup ini ngak berguna,cuman sakiti orang lain,cuman mau ngerepotin orang lain,gua sakit banget cuman mau ngerepotin orang lain rio.


"hey raina yang gua tau,ngak pernah menyerah,tapi kenapa loe menyerah begini,loe ngak pernah repotin kita,loe ngak pernah sakiti kita malah kebanyakan kita yang nyakiti loe raina.


"hmmm,rio maaf gua sudah cuek ke kalian berapa hari ini,gua ngak pernah marah ke kalian tapi gua buat kenangan dan surat ini tapi nanti di buka setelah di rumah.


"oky makasih,loe sebenarnya kenapa?


"jangan bilang ke bima rio,detak jantung gua sudah sangat melemah,bahkan gua sempat rekam jantung ,kaki gua berat banget di anggkat,gua merasa lemas rio.


"hah separah itu jantung loe?loe yang sabar dan terus berjuang.


"rio ada lagi hanya sama loe gua percaya,dan gua mengerti,rio sebelum jantung ini berhenti hati gua,akan gua beri sama arumi,arumi mengalami sakit kanker dan cuman itu yang gua bisa bantu rio.


"loe gila raina,oky gua paham arumi sakit tapi bukan hati loe yang loe beri ke arumi.


"tapi cuman jalan satu-satunya gua bisa berkorban demi arumi dan arumipun belum tau ini semua rio.


"gila emang loe,raina kalau bima tau hati loe sama arumi dia bakalan benci sama arumi dan ngak akan pernah maafin arumi karena sudah merebut kesayangannya dari dia .


"oky gua paham itu tapi harus aku mengorbankan kaka aku rio?


"yah ngak juga,apa ngak ada jalan lain?

__ADS_1


"ngak ada rio.


"loe gila raina,sumpah gua juga sebagai bima ngak akan pernah setujuh dan gua juga ngak akan pernah rela loe pergi ingat itu raina.


hujan lebat,riopun berhenti.


"loe lihat hujan yang loe sukai ini ngak pernah bantu loe dalam kesusahan.


"rio jangan bilang begitu.


"diam loe raina gua ngak akan bicara sebelum loe hapus fikiran mau menyerahka hati loe ke arumi.


"rio jangan.


"loe berani ngelarang gua tapi loe ngak pernah dengar larangan gua.


"rio kenapa begitu gua ngak akan mau lihat arumi kenapa-kenapa?didalam tubuhnya arumi nanti ada gua jadi arumi nanti akan jadi satu dengan gua rio.


"terserah gua ngak akan mendengar


kamipun sampai di restorant.


"loe mau makan apa?


"hmmm terserah.


"loe kenapa?


"ngak rio.


"loe bohong lagi.


"loe ngak bakal mengerti rio.


"mengerti apa?gua mengerti tapi gua ngak akan pernah ikhlas kalau loe pergi harus memberi hati ke orang lain.


" rio hanya itu jalan satu-satu menyelamatkan arumi juga rio.


"gua tanya sama loe raina,pernah arumi berkorban demi loe raina?


"emang dia ngak pernah berkorban,tapi dia sudarah kembar gua rio.


"oky loe keras raina,asal loe tau raina loe arumi ngak akan juga mau nyakiti loe.


"emang arumi ngak akan mau nyakiti gua,tapi gua akan memberi di saat aku harus bernafas pakai alat bantuan.


"ih,lo buat gua kelas raina,sumpah gua ngak akan pernah mengerti lagi jalan pikiran loe.


"hmmmm.


"sudah, loe makan saja ngak usah bahas ini lagi gua malas dengar.


"loe kenapa sih?


"ngak mending loe diam.


".........


kamipun selesai makan.


aku dan rio akhirnya pulang.


dijalan aku melihat es krim.


"loe mau gua beliin es krim?


"hmmm kalau boleh.


"tunggu gua di mobil ,gua mau beliin loe es krim loe ngak usah ikut di luar hujan.


"iya.


"loe mau eskrim apa?


"gua fanilla.


rio turun dan membelikan es krim.


sehabis beli es krim riopun naik ke mobil,dan kamipun jalan.


"loe ngak pernah berubah raina,loe sama seperti dulu.


"hehe.


"loe sudah minum obat?


"belum.


"kenapa ini sudah siang loe?


"iya gua lupa bawa obat.


"lupa emang kenapa sampai lupa?


"gua lupa di mana obat itu gua tanam rio.


"yah ampun loe gila,tanpa obat loe ngak bisa menahan rasa sakit,ih loe kenapa nyeben gini sih?


"maaf gua sudah ngak mau bertahan dengan obat itu lagi.


"yah ampun,loe tanam di mana?cepat sebelum alaram itu berbunyi.

__ADS_1


"gua lupa di mana.


"yah ampun loe tanam dekat rumah?


"ngak di taman tapi gua lupa di bagian mana.


"loe cewek konyol,tinggal 30 menit jam waktu minum obat itu raina.


"hmmm,gua ngak ingat apa lagi hujan begini.


"hmmm terus nama obat loe itu apa?


"hah gua ngak tau juga rio.


"sumpah hari ini kenapa loe jadi **** begini raina obat itu masih di butuhkan.


"kita ke rumah sakit saja sebelum alaram itu dan jantung loe sakit.


"ngak usah rio mungkin ini saatnya gua hilang dari hidup kalian.


"raina loe gila,gua akan telfon bima dan suruh cari obatnya di taman dan loe gua akan suruh infus.


"rio ....rio


"apa lagi raina loe buat gua cemas muka loe tambah pucat.


"ngak tapi coba loe lihat di kaca,loe mimisan mana obat loe kenapa loe ngak minum rio.


"gua mau minum lagi cari warung.


"hmmm ,rio gua tidur dulu.


"oky lah.


riopun singah membeli air dan meminum obatnya lalu dia meminta bima mengalih obat yang aku tanam di dekat taman.


rio membawaku secepatnya ke rumah sakit.


akupun sadar,dan melihat ada bima dan rio di dalam ruangan.


"loe jadi cewek jangan gila,obatnya ngak dapat dan loe hampir mati kalau loe benci hidup jangan lakukan ini,ini manaya menyusahkan semua orang loe ngak tau bude loe sapai khawatir tapi loe sama sekali ngak pikirkan kesehatan.


"bim gua tau loe cemas,gua tau gua salah tapi loe pernah berfikir gua bisa pergi kapan saja dan gua juga ngak akan pernah tergantung untuk selamanya dengan hidup gua,obat itu ngak pernah mau ngembalikan nyawa gua pergi jadi jangan pernah obat itu loe rasa bakal jadi segalahnya bagi gua.


"gua tau raina,tapi loe ini sama saja mati karena kekonyolan loe tau,gua capek dengan loe,yah sudah sekarang terserah loe.


bima dan rio keluar dari ruangan,dan mereka bertengkar.


"lor gila bim,loe mau ninggalin orang seperti raina yang rela berkorban


"harus bagaimana gua capek.


"loe sadar kenapa raina mau lakukan ini semua.


"apa cuman mau nyusain gua saja.


"loe bakalan tau saat raina ngak ada nanti.


"apa maksud loe?


"gua ngak tau jelasin loe dari mana,tapi gua tau raina lakukan ini karena dia sayang sama kembaranya ,dan dia sayang sama loe agar loe nanti bisa ikhlas dia pergi.


"loe ngak bohong.


"ngak itu hanya mau loe ikhlas di pergi bim tapi terserah loe sudah berkata loe sudah menyerah jadi gua ngak tau apa raina masih mau berjuang atau tidak ,karena dia drop lagi.


bimapun langsung lari ke kamarku dan melihat dari jendela apa yang sedang di lakukan dokter kepadaku.


dan bima juga melihat dokter sedang memasukan semua alat-alat ke tubuhku.


dan akupun menjadi koma.


suster pun keluar dan memberi tahu bima, dan bimapun menelfon bude dan lainnya,dan merekapun sampai di rumah sakit.


"bima kenapa raina?


"bude raina mengubur obatnya dan dia anfal,tadi sempat bicara dengan bima lalu bima keluar pas bima balik semua alat koma di pasang ke tubuh raina.


"kenapa obatnya bisa di tanam begitu?


"bima ngak tau bude yang intinya raina sudah pasrah dengan hidupnya dan dia minta hatinya di donorkan ke arumi.


"apa arumi juga sakit?


"iya bude saya sakit juga tapi jujur saya kaget karena saya ngak pernah meminta raina donorkan hatinya bude.


arumipun mendapat telfon dari opa.


"hallo arumi...


"iya opa.


"bagaimana kabar raina?


"raina koma opa.


"apa koma?


"iya opa.


"oky bawa raina ke paris.

__ADS_1


"iya nanti arumi bicara sama bude.


"oky opa tunggu.


__ADS_2