Bintangku Adalah Kamu

Bintangku Adalah Kamu
EPISODE XVII ULANG TAHUN RAINA DAN ARUMI MENJADI SEBUAH DUKA PANJANG BAGI SEMUA


__ADS_3

keesokan pagi tepat di tanggal 29 ulang tahun raina dan arumi,sebuah kejutan bagi arumi dan raina semua kamar arumi dan raina di hias namun bima sedih karena hari ini adalah sebuah duka bagi dia.


tepat jam 12 siang sehabis merayakan ulang tahun dokter datang,semua keluar tanpa banyak bicara bima,alat penompang jantung raina perlahan di cabut,bima merontak sambil tak sadar diri dan angela menguatkan bima yang sangat hancur saat itu.


tubuh raina keluar dari ruangan bersamaan arumi menuju ruang operasih.


bima memberhentikan mayat raina sambil memberontak.


"loe puaskan arkana,loe puas loe kira gua terima gua ngak akan pernah terima,gua benci loe arkana,sumapah sampai kapanpun arumi adalah orang yang paling gua benci karena sudah mengambil permata gua.


"loe kenapa begini? loe kira gua tuhan bisa ambil nyawa orang gitu?


"emang loe bukan tuhan ,tapi karena nyawa arumi juga sampai dokter pasrah sampai mencabut alat penompang itu pokoknya gua benci loe.


"lah apa maksudnya kok loe bawa-bawa arumi dan bilang kalau arumi penyebab raina pergi loe gila.


"memang ada sangkut pautnya dengan arumi,asal loe tau itu.


"ih loe aneh mending gua masuk ke dalam menunggu arumi keluar dan memambantu membawa raina balik.


"hmmm.


sejam kemudian operasi arumi berhasil,jazad raina di bawa ke rumah untuk di bersihkan.


bima dan yang lain menuju ke rumah sambil membawa jazad raina sambil wajah bersedih.


tak lama di perjalanan menujuh rumah kak glen menelfon namun tak di angkat oleh bima karena merasa kesal atas meninggalnya raina.


begitu juga dengan arkana yang di telfon namun tak di anggkat juga oleh arkana karena panik dan masih berkalbu.


sejam di jalan akhirnya sampai di rumah suasana semakin berkalbu,hati bima semakin hancur.


arkana membantu bima mengangkat raina sedangkan bibi merapikan pemandian buat raina.


sedangkan kak glen berusaha menelfon di rumah,dan bibi mengangkat telfon dari kak glen namun bima melihat bibi mengangkat telfon namun bima mencabut kabel telfon agar kak glen tidak bisa hubungi lagi.


abis membantu membersihkan jazad raina bima menelfon bude agar ke paris dan bude berangkat sambil menangis histeris melihat putrinya meninggal.


sesampai di paris bude memeluk raina sambil menangis dan merasa bersalah.


"bude ikhlas mungkin lebih baik begini dari pada raina ke sakitan,dan lebih baik kita mendoakan dari pada kita menangis sampai kering air mata angel tau bude sayang sekali dengan raina tapi apa bude akan menyiksa raina?


"kamu diam !!kamu ngak pernah rasakan kehilangan begitu pahit bagi bude mending kamu diam.


sejam kemudian jazad raina harus di kubur semua mengantarkan ke pemakaman Cimetiere du Pere Lachaise,bude yang begitu histeris sampai pingsan sedangkan bima menjauh dari kuburan karena tidak kuat harus kehilangan raina.


sedangkan arumi yang sudah sadar dan meminta suster mengantarkan dia ke pemakaman Cimetiere du Pere Lachaise,dan suster mengantarnya sesampai di sana arumi melihat bima yang menangis sambil memukul pohon karena sedih.


arumi mendekati namun sampai sama bima tak seperti yang di fikirkan dia di usir oleh bima.

__ADS_1


"hay bim,ngapain loe di sini loe ngak mau lihat yang terakhir kalinya adik gua.


"heh!!loe ngapain di sini karena loe raina pergi,dan karena loe gua harus kehilangan raina,asala loe tau andai loe ngak suruh kita cepat-cepat begini raina masih ada,dan karena gua lihat loe gua jadi benci melihat wajahmu,mending loe pergi gua muak lihat wajah loe!! gua bilang loe pergi..


"tapi bim.


"loe pergi... suster bawah pergi dia saya tak sudih lihat dia.


suster membawa arumi pergi dari bima.


sehabis pemakaman semua balik kecuali bima,bude dan angel.


sedangkan arumi tak berani mendekati pemakaman karena ada bima yang masih terpukul kehilangan raina.


hujan deraspun turun angela dan bude mengajak bima pulang namun dia tak ingin pulang,sedangkan arumi,ikut basah-basah di pemakaman menemani bima.


tak lama arumi balik ke rumah,dan kak glen menelfonnya,dan arumi mengangkat telfon kak glen kemudian arumi marah besar kepada kak glen.


"hallo assalamuallaikum arumi.


"waalaikumsallam ada apa?


"kok kamu sinis gitu ke kaka.


arumi menutup telfonnya dan masuk ke kamar sambil menatap foto raina sambil menangis.


"raina loe kenapa ninggalin gua,opa ninggalin gua,kak glen ngak pernah sayang kita,bima membenciku,raina gua ingin sekali curhat sama loe seperti biasa gua rindu loe raina.


"arumi...arumi bantu gua bima pingsan.


arumipun keluar dari kamar,dan meminta bibi membantu arkana.


setelah sampai di kamar,bima sadar dan meminta arumi keluar dari kamar namun arkana menegur bima.


"arumi loe boleh keluar gua mau sendiri pliss gua ngak ingin bicara apa-apa dulu.


"heh bim loe berani usir arumi,loe tau ini rumah dia terus loe sesinis itu ke dia loe jahat baget.


"arkana ngak usah gua ngak apa-apa biarkan bima istirahat saja mungkin dia capek,ayok kita keluar.


arkana dan arumi keluar,dan masuk ke kamar masing-masing.


tak lama berapa menit kemudian bima mengetuk pintu arumi.


"arumi...arumi buka gua mau bicara.


arumi membuka dan mereka berbicara.


"yah ada apa bim?

__ADS_1


"loe jangan senyum dulu gua kesini mau minta maaf gua sudah kasar sama loe tapi gua minta loe ngak usah ganggu gua,soalnya kalau gua melihat loe,hati gua hancur menginggat raina,jadi loe menjauh beri gua waktu untuk bisa bicara dengan loe lagi oky.


"okylah kalau itu yang loe mau bim.


bima keluar dari kamar arumi dan angela menghampiri bima.


"bim loe kenapa?


"ngak loe boleh biarkan gua sendiri,dan loe ngak usah ajak gua makan gua kenyang


"kenapa sih kalau loe marah bilang,jangan loe pelampiaskan ke semua orang termasuk arumi,emang arumi mau dengan semua yang terjadi ini.


"loe diam gua ngak ingin bicara dengan loe angela,dan loe masuk saja.


angela masuk dan tidur sedangkan bima tertidur di shofa.


pagi....


bima bangun dan melihat ada selimut yang menyelimutinya,dia kaget sambil berharap kalau itu raina yang meberinya padahal bukan yang memberi selimut adalah arumi.


"hmmm,siapa mungkin raina apa?raina sudah bangun?ah gua mandi dulu nanti raina marah gua bau begini.


bima mandi dengan semangat sehabis mandi bima merapikan dan mengetuk kamar raina.


"raina...raina... loe sudah bangun makasih selimutnya.


arumi terbangun dan dia langsung keluar,sambil meneteskan air mata karena tak kuat melihat bima seperti kehilangan kehidupannya.


arumi menegur dan mendekati bima sambil memegang tanggan bima.


"bim loe jangan begini,pliss emang gua bukan raina tapi gua mohon loe jangan seperti ini,raina sudah ngak ada bim.


"apa maksud loe bilang raina ngak ada,!! arumi kalau raina ngak ada terus siapa yang memberi gua selimut? hanya raina yang sering nyelimuti gua.


"bim maaf raina emang sudah meninggal,gua yang tadi malam memberikan selimut gua tau loe kedinginan jadi gua pakaikan selimut.


bima marah dan menyuruh arumi pergi lalu arkana terbangun dan memarahi bima.


"loe apa-apaan bim?


"ah cewek loe resek gua bilang jangan ganggu gua dia malah ganggu.


"bim arumi hanya bantu loe karena loe kedinginan dan loe panas jadi dia selimuti loe tadi malam.


"hmmm,mending loe pergi.


bima merasa bersalah ke arumi dan bimapun menyusul arumi di taman.


tetapi sesampai di taman bima menginggat raina lagi dan membuat kembali kesal ke arumi.

__ADS_1


sebulan kemudia arkana,bima,angela dan arumi masuk kampus.


__ADS_2