
sesampai di rumah sakit aku di bawa di ruang UGD.
dan bima melihat kak glen sedang membawa kake ke ruangan UGD juga.
"kaka kenapa ceritanya?
"ngak tau sampai di rumah kaka dan arumi melihat kake sudah di kursi,bibi bantu angkat tadi.
"hmmm,loe kenapa arumi hanya diam?
"ngak kok.
"bim bagaimana raina juga?
"tadi tubuhnya dingin sekali pas ke sini.
"yah ampun.
"berdoa saja kak glen,bim semogah ngak apa-apa!!
"bener juga kata angela.
sementara berdoa arumi pingsan.
"yah ampun arumi,kamu kenapa?
"kak bawa saja ke ruangan
arumipun juga di bawa ke ruang dan di tangani dokter.
"ya ampun kenapa jadi begini?
"kak juga ngak tau.
handphone kak glen berbunyi.
"bim tunggu kak angkat telfhone dulu
"iya kak.
kak glen mengangkat telfhone.
"hallo ?
"apa kamu bisa ke kantor sekarang cuti kamu sudah habis sekarang kamu harus masuk kerja dan sekarang kamu ada skejul terbang.
"oh iya pak saya akan ke sana sedikit lagi.
"oh iya.
sehabis mengangkat telfon kak glen,menitipkan kake,arumi dan raina ke bima karena kak glen harus terbang lagi.
"bim kaka glen titip kake dan adik-adik kaka karena cuti kaka sudah habis kaka harus terbang lagi.
"iya kaka aku akan jaga kake dan arumi,raina kaka ke airport saja ngak apa-apa.
kaka glen pun pergi,ke airport,dan tinggal bima,rio,arkana dan angel di rumah sakit.
"aduh gimana yah tiga-tiganya masuk rumah sakit lagi.
"yah terus gimana aku binggung juga bim.
dokter keluar dari ruang UGD dan memberi tahu kalau kondisi kake nyawanya ngak selamat.
"where the patient's family uses riyan
"yes doc we are his family
"sorry for riyan not saved his life
"Don't joke, don't you?
arkana syok dan diam,mayat kake riyan di bawah ke rumah.
bima menelfon kak glen namun tidak di angkat.
sesampai dirumah kake riyan di bersihkan,dan di sembayangkan sedangkan arumi masi syok,raina masih koma.
__ADS_1
"arumi yang sabar ini ujian bagi loe dan raina.
"angel raina gimana?
"raina masih koma,dan kake sudah di bawa ke rumah.
"angel pliss temani gua ke rumah.
"tapi loe masih lemas arumi.
"ngak angel gua kuat,gua mau mengantarkan jasad terakhir kake angel.
"oky lah.
angel dan arumi langsung terus ke rumah,sesampai di rumah mayat kake riyan,sudah selesai di bersihkan.
"so fast you left me, glen and raina, I love you I know I only sleep, I wake up, pliss.
"yang sabar arumi,loe ngak boleh begini loe ingat masih ada kak glen,raina yang masih sayang loe arumi.
"hmmm,gua ngak kuat bim,arkana.
arumi pingsan dan segerah di larikan ke rumah sakit.
kake riyanpun di bawa kepemakaman.
bima terus berusaha menelfon kak glen namun sibuk.
sehabis mencoba menelfon kak glen,angela menelfon bima kalau kondisi raina semakin drop.
bima segerah ke rumah sakit,sesampai di sana bima di panggil oleh dokter.
"Raina must be needed by heart donors, because the condition is getting weaker, we are afraid that Raina's life will not be saved.
"but our doctor has not been able to donor the heart, is there anyone who wants to donate from the hospital this doctor
"sorry the hospital does not provide a heart donor for raina
"loe kenapa bim?
"kita harus mencari pendonor buat raina,sekarang raina hanya bisa bergantung dengan alat angela.
"apa ngak mungkin,kemarin raina sehat kok?
"iya,dia sehat tapi sekarang nyawanya hanya bergantung dengan alat.
arumi bangun dan mendengar semuanya.
"apa adik gua nyawanya bergantung dengan alat.
"eh arumi.
"jawab angel,bim?
"iya arumi, raina butuh pendonor jantung kalau tidak raina akan pergi selamanya.
"ngak ini,ngak mungkin kalian bohong.
arumi lari menuju ruang UGD.
"raina loe bangun,loe mau ninggalin gua.
"arumi yang sabar,jangan begini raina akan sedih nanti.
"apa angel loe bilang gua harus sabar,bagaimana bisa gua sabar,adik gua akan ninggalin gua sendiri,kaka glen sibuk,kake sudah meninggal terus apa loe suruh gua sabar.
"raina,pliss bangun,jangan ninggalin gua pliss.
arumi lari keluar dan berteriak.
"tuhan.....kenapa engkau ingin menjabut semua nyawa keluargaku,aku tak sanggup tuhan,tuhan jika engkau ingin mencabut nyawa raina,cabut juga nyawaku.
hujan deras,arkana datang dan langsung memeluk arumi.
__ADS_1
"arumi jangan begini,jangan menyakiti diri loe sendiri ingat raina di dalam lagi berjuang untuk hidupnya.
"lepasin gua arkana,gua ngak sanggup hidup tanpa orang yang gua sayang.
"arumi,pliss jangan begini ayo masuk.
arumi masuk,dan bersih-bersih.
sehabis bersih-bersih arumi masuk kekamar aku.
"pliss loe bangun raina!!
"arumi sabar,mungkin ada suatu ke ajaiban.
"loe enak berkata tapi loe ngak ngerasa bagaimana punya 2 nyawa sekaligus.
"iya gua tau tapi ngak gini arumi.
"loe diam angel.
dokter masuk ke ruang raina dan memeriksa.
tiba-tiba raina kejang-kejang arumi panik.
"raina ...raina loe kenapa?
arumi memamggil dokter sambil panik.
"dokter....dokter..
setelah memanggil dokter akhirnya datang.
"boleh keluar.
arumi keluar sambil menangis.
"ya allah.
"sabar arumi,eh iya loe kenapa hidung loe berdarah pucat lagi loe?
"ngak gua capek ajah.
"yah sudah loe duduk di sini.
tak lama kemudian arkana datang dan melihat,arumi pingsan dia marah dan mengambil handphone angela.
"loe apa-apaan?lihat arumi pingsan loe hanya main handphone.
"gua ngak tau arkana,gua juga ini baru pegagang handphone baru memberi kabar sama kiky,!! arkana.
"ah alasan bilang ajah kalau loe pilih kasih,kalau raina loe jagain,tapi kalau arumi loe ngajagain.
"apa-apan sih arkana loe datang main serobot ajah,loe ngak tau dari semalam gua jagain raina sampai gua ngak beri kabar sama kiky.
bima datang dan mendengar semua.
"heh arkana angela itu baru istirahat,loe main marah-marah,ke mana loe kemarin -kemarin?
"gua dari rumah,dan gua baru balik.
"sudah loe bawa arumi ke ruangannya dari pada loe marah adik gua seperti itu.
arumi di bawa ke kamar,tak lama dokter memanggil bima.
"keluarga pasien
"yah
"maaf raina harus secepatnya kalau tidak kami akan mencabut alat bantu raina.
"iya dok, pliss jangan dok saya akan mencari pendonor raina.
"secepatnya.
"iya dok
bima keluar sambil menangis,dan memeluk angela.
__ADS_1
sambil membenci dirinya sendiri.