Bintangku Adalah Kamu

Bintangku Adalah Kamu
EPISODE XII RAINA KOMA DAN LANGSUNG DI TERBANGKAN KE PARIS.


__ADS_3

sementara koma ,keluargaku meminta arumi


membawa aku terbang ke paris dalam ke adaan koma.


namun bude menolak karena saat ini keadaan aku lebih memburuk dan tak bisa di pindahkan ke paris.


dan dokterpun keluar dari kamar dan memberi tahu kalau raina harus segerah mendapatkan jantung secepatnya,agar nyawanya selamat.


"(budepun menagis)arumi.....arumi.


"yang sabar bude,arumi juga merasakan,sakit yang raina rasakan sekarang bude.


"iya arumi.


"mana keluarga pasien


"kami dok.


"ada yang saya beritahu bisa keruangan saya.


"iya dok


arumipun keruangan dokter dan memberitahu.


"kondisi aku harus segerah di operasi dan pemasangan pen,dan di lakukan segerah.


"iya dok silahkan lakukan operasi


dokterpun melaksanakan operasi,sementara dokter sedang melakukan operasi pada raina ,tiba arumi tmerasa pusing dan pingsan.


"eh... arumi kenapa?,


"suster....suster tolong arumi.


susterpun mengangkat arumi dan membawa arumi ke ruangan,dokterpun memeriksa arumi,tak lama abis memeriksa arumi dokter keluar.


"ini keluarga arumi,apa kalian bisa ke ruangan saya.


"iya dok.


bima dan bude masuk ke ruangan dokter dan dokter memberi tahu,


kalau raina stadium 2 ,bude dan bima kaget.


"apa stadium 2 emang arumi sakit apa,dok?


"arumi kanker hati dan sekarang arumi melakukan kemoterapi,jika ibu mau lakukan kami akan melakukan kemo itu tapi resiko arumi akan kehilangan rambut,dan mual-mual.


"oh iya dok tidak apa-apa lakukan yang terbaik untuk arumi.


dokterpun menangani arumi,tapi diruangan operasi,mempunyai kendala.


dokterpun keluar.


"maaf bu operasi aku gagal ,kondisi aku semakin drop.


"apa drop ?


"iya bu raina sedang drop.


budepun menelfon opa arumi.


"hallo saya bude raina bisa bicara dengan keluarga arumi.


"iya saya sendiri.


"pak arumi sedang mengalami kemoterapi,dan aku mengalami koma operasinya gagal bagaimana?apa arumi dan aku di terbangkan ke paris sekarang.


"oh kalau begitu terbangkan arumi dan raina ke paris hari ini.


"oky kalau begitu saya bilang ke dokter.


"oky saya tunggu.


budepun menuju ,ruang dokter dan meminta aku di terbangkan ke paris.


"permisi dok apa bisa raina dan arumi bawa ke paris dan di rawat di sana.


"oh boleh bu secepaynya kami akan mengurus surat pindahnya.


"iya dok,dan bagaimana arumi dok?


"sama arumi,juga akan kami pindahkan.


"iya dok segerah.


arumi dan aku keluar dari kamar, dan akan di berangkat.


bima dan arkana melihat arumi dan raina keluar dari ruangan hati bima dan arkana sakit.


mereka menangis,dan memeluk angela dan rio.


"gua ngak kuat agela, bagai bintang yang hilang dari hidupku aku merasa dunia gua gelap,gua takut raina pergi.


"bim kita harus optimis demi raina karena gua tau raina kuat,kita ngak boleh lemah,dan loe arkana musti kuat dan tabah loe ngak bisa lemah begini loe harus kenangan yang arumi lakukan dengan loe.


"iya angela makasih.


"iya arkana.


arumi dan aku pun terbang,sedangkan angela dan yang lain menyusul ke paris.


malam.


bima keluar ke taman dan angela menghampiri bima.


"bim loe musti tegar,apapun yang terjadi,yang penting kita harus kuat dan selalu berdoa.


"loe ngak mengerti angel hati gua masih ngaka terima semua ini,tambah lagi gua ngak bisa melihat alat-alat itu menyakiti raina.


"bim loe tau kenapa raina pilih loe dari pada rio?


"ngak emang kenapa?


"raina itu sayang sama loe,dia kuat karena loe tapi di saat begini loe lemah.


"gua binggung angel apa yang harus gua harus lakukan?


"ada loe minta sama allah agar raina bisa kuat,dan berhasil operasinya.


"oh iya.

__ADS_1


akhirnya arumi dan aku sampai , sesampai di paris, aku dan arumi di pisahkan.


aku di ruang operasi dan arumi diruang rawat.


sejam operasi akhirnya operasinya berhasil tapi aku masih koma karena habis operasi.


keesokan hari,bima dan lainnya terbang ke paris untuk membantu bude menjaga aku dan arumi.


sesampai di paris mereka kerumah arumi,dan mereka menaruh barang.


terus ke rumah sakit,sasampai di rumah sakit,arumi mulai sadar.


"aku di mana??


"eh arumi loe sudah bangun sayang.


"arkana emang aku kenapa?,terus kenapa ada opa si sini?,raina mana?


"iya kamu pingsan dan sempat kritis,iya emang ada opa kamu, karena sekarang kamu di paris,raina masih koma bima masih sedih arumi.


"hmmm mana opa aku??


"tadi pulang dengan bude arumi.


"oh.


"arkan gua ingin lihat raina,gua rindu.


"arumi loe istirahat saja raina masih koma ngak boleh banyak orang sayang.


"ya sudah lagi pula aku masih lemas.


bima keluar dari ruanganku dan dia menjenguk arumi.


"hay bim,bagaimana kabar raina?


"arkana temani gua beliin raina tisu basah.


"heh,bim kenapa loe ngak jawab arumi tanya bagaimana kabar raina?,loe marah sama arumi.


"arkana loe mau ikut ngak gua ngak mau banyak mulut ,kalau loe mau ikut ayo tapi kalau tidak ngak apa-apa?


"oky gua mau ikut,tunggu gua ambil jacket.


"gua tunggu di luar.


bima dan arkana keluar pergi ke toko sambil jalan kaki.


"loe kenapa bim sinis banget dengan arumi,emang dia salah apa?


"............


"loe kenapa?


"loe mau tau kenapa gua.


"iya.


"loe ngak tau sekarang raina masih koma bagaimana bisa gua senyum,dan bagaimana gua bisa melihat orang yang gua sayang sakit dan ngak sadar , sedangkan loe orang yang loe sayang sudah sadar.


"oky gua tau raina belum sadar tapi kenapa arumi loe marah bahkan senyum ngak.


"loe tau kenapa gua kesal sama arumi.


"loe tau setiap gua lihat arumi, gua hanya bisa mendengar suara raina yang ingin memberi hatinya ke arumi,makanya gua kesal dengan dia bahkan gua benci.


"tapi selama ini arumi ngak pernah meminta hatinya raina.


"emang iya dia ngak pernah meminta hatinya raina, tapi semenjak arumi hadir ke hidupan raina semua berubah.


"asal loe tau bim mereka tidak pernah mau meminta sama tuhan agar tidak terlahir kembar tapi tuhan memberi dua nyawa dalam satu kandungan,terus loe mau nyalain arumi.


"hmmmm.


sampai di toko bima mangambil barang yang di butuhkan raina,begitu juga dengan arkana.


abis membeli bima dan arkana kembali ke rs,sesampai di rumah sakit bima masuk ke kamar arumi.


"arumi ini es krim buat loe,sekalian gua minta maaf gua sudah diamin loe.


"iya ngak apa-apa gua tau loe lagi sedih,terus gimana raina masih koma?


"iyah gua ngak tega dengan raina.


"loe yang sabar bima.


"iya arumi makasih.


bimapun kembali ke ruanganku dan bima mengambil gitar dan dia bernyanyi.


"Sudahlah jangan kau ungkit lagi


Luka yang kemarin, biarlah berlalu


Kuakui, terlalu bodohnya aku


Bila harus, meninggalkanmu


Jujurlah sayangku, bila dirimu


Tak ingin bersamaku


Jangan tanyakan lagi arti cinta ini


Sampai saat ini, kau masih dihati


Yang ku takutkan nanti, kau yang akan pergi


Meninggalkan hatiku, cintaku


Karena kau yang tak mampu lagi


Percayalah, buang keraguanmu


Genggam tanganku tetaplah disampingku


Kuakui, terlalu bodohnya aku


Bila harus, meninggalkanmu


Jangan tanyakan lagi arti cinta ini

__ADS_1


Sampai saat ini, kau masih dihati


Yang ku takutkan nanti, kau yang akan pergi


Meninggalkan hatiku, cintaku


Karena kau yang tak mampu lagi


Jangan tanyakan lagi arti cinta ini


Sampai saat ini, kau masih dihati


Yang ku takutkan nanti, kau yang akan pergi


Meninggalkan hatiku, cintaku ooo


Meninggalkan hatiku, cintaku


Karena kau yang tak mampu lagi.


bimapun selasai menyanyi, air mataku ikut mengalir, dan bima memohon kepadaku agar aku sadar.


" sayang buka mata loe,kenapa loe ningalin gua sampe selama ini,sayang bangun sekarang kita sudah di paris di negara impian loe,gua mohon loe sadar kenapa loe selema ini raina,kenapa loe buat semua orang bersedih.


rio masuk ke ruangan ku.


"bima maafin gua,karena gua raina telat ke rumah sakit bima.


"loe ngak salah rio,andai raina ngak nekat kubur obat itu mungkin ngak begini rio.


"bim boleh gua bicara berdua dengan raina.


"iya rio.


bima keluar,tinggal aku dan bimo di ruangan.


"raina plis banggun sudah 3 hari loe seperti ini gua ngak tegah lihat loe seperti ini,raina kenapa loe lemah begini,raina pliss kesiahan bude loe dan yang lain menangis tak ada hentinya,dan begitu juga dengan bima,raina masa loe tegah seperti ini raina,


yah sudah kalau loe ngak sadar sama saja loe pengecut raina loe menyusahkan orang.(sambil menangis)


rio akhirnya keluar dan bimapun menanyakan


"rio gimana?


"hasilnya sama masih ngak sadar rio.


berapa menit kemudian aku perlahan membuka mata dan melihat ruangan tak ada orang.


"hah aku di mana?kenapa sepih?


bima masuk lagi keruangan.


"hah raina loe sudah sadar?


"rio makasih sudah buat raina sadar.


"ngak kok gua hanya bicara dengan raina.


"iya gara loe bicara dengan raina dia sadar.


"oh itu iya sama-sama.


"bim ,rio gua di mana??


"loe di rumah sakit paris di negara impian loe,dan tempat tinggal orang tua loe.


"aku ingin melihat paris bim.


"iya loe sehat dulu arumi menunggu loe sadar juga dia di ruangan yang satu.


"boleh panggil arumi...?


"iya gua panggil.


bima memanggil arumi sambil membawa kursi roda ke arumi.


"arumi loe di panggil raina.


"dia sudah sadar?


"iya sudah sadar


"alhamdulillah.


bima membawa arumi ke kamar raina.


"hay raina apa kabar?


"alhamdulillah sudah membaik.


"raina ada yang gua mau bicara sama loe.


"apa?


"hmmm bim boleh loe keluar dulu.


"oh iya.


bima keluar.


"raina loe kenapa mau memberikan hati loe ke gua.


"gua ingin memberikan hati gua agar loe selamat arumi,gua ngak ingin loe menderita.


"loe kenapa segila ini arumi,loe kira gua mau ambil hati loe kalau loe kenapa-kenapa?ngak akan pernah karena loe jantung gua raina jadi jangan pernah berfikir begitu.


"hmmmm,arumi gua sayang sama loe.


"iya gua tau itu tapi loe membunuh nyawa loe sendiri,pakai kubur obat loe lagi,loe kira loe bisa bertahan lama tanpa obat itu.


"gua minta maaf gua sudah nyakiti loe.


"loe ngak boleh meminta maaf ke gua karena bukan gua yang juga yang khawatir tapi malah yang lain juga,sudah gua mau tidur dan besok gua mau loe sehat agar kita bisa ber aktifitas seperti dulu.


"oky.


arumi keluar dan kembali ke kamar,sedangkan bima masuk ke kamar aku kembali.


"yah sudah loe istirahat loe capek juga kan


"hmmm iya.

__ADS_1


dua hari berlalu raina dan arumi sudah membaik mereka bersiap-siap keluar dari rumah sakit.


__ADS_2