Black Fire Sword Wielder

Black Fire Sword Wielder
2.Awal Dari Segalanya


__ADS_3

Time skip 3 tahun


Kanto pov


Yah sudah lama rasanya aku tinggal bersama kakek jozo di rumahnya, kali ini aku sedang berlatih pedang sendirian, aku juga mungkin sudah terbilang ahli dalam menggunakan pedang walau tidak seahli kakek jozo.


Aku terus mengayunkan pedangku secara berulang ulang, tiba tiba kakek jozo datang menghampiri ku


"Kanto makan siang sudah siap, ayo makan"


"Baik"


Aku meletakan pedang ku lalu pergi keruang makan dengan kakek jozo.


"Latihan lagi kah?"


"Yah begitulah kek"


"Jangan terlalu memaksakan diri itu tidak baik untuk tubuhmu"


"Aku tidak memaksakan diri"


Tanpa sadar kita sudah berada di ruang makan terlihat banyak makanan tapi lebih banyak dagingnya, yah wajar sih kakek kan pemburu.


"Yasudah ayo makan"


"Iya"


Aku makan dengan tenang bersama kakek, tiba tiba kakek membuka suara


"Sudah 3 tahun kau disini ya"


"Ya begitulah rasanya cepat sekali"


"Ya tanpa sadar umurmu sudah 13 tahun tapi pikiran dan juga kekuatan mu mungkin setara dengan orang dewasa"


"Jangan bercanda kek bahkan aku hanya bisa menggunakan sihir dasar seperti Phsycal Strength Saja"


"Yah tapi kemampuan berpedang mu sudah lumayan bagus, jangan merendah"


"Hah yasudah terserah kakek"


Aku yang sudah selesai makan pun membawa piring ku dan kakek untuk dicuci.


Setelah di cuci aku pun pergi keluar untuk melanjutkan latihan pedang, tapi tiba tiba kakek menghampiriku


"Mau ku latih lagi?"


"Tumben sekali kakek ingin melatihku, ada apa?"


"Tidak apa aku hanya bosan dan tidak ada kerjaan"


"Oh baiklah"


Aku pun berlatih bersama kakek jozo dihalaman rumah, Kakek jozo sangat ahli dalam berpedang meskipun dia sudah berumur, Aku pun memulai dengan maju sambil mengangkat pedang lalu menebas kakek jozo tapi kakek jozo menghindar lalu dia menebas ku, aku langsung menahan serangan kakek jozo dengan pedang, dan begitu latihan kami berlanjut.


Saat kami sedang berlatih tiba tiba langit menjadi gelap

__ADS_1


"Langit nya gelap?, apakah sudah mau hujan?"


"Tidak, ini bukan langit gelap biasa"


Aku dan kakek jozo pun keluar dari halaman dan melihat keluar ke depan rumah, terlihat disana lebih gelap dari halaman,


"Monster sihir?"


Aku melihat banyak sekali monster sihir menuju kearah rumah kakek jozo dengan sangat cepat.


Crashh


Aku menebas babi hutan yang besar dengan pedang yang ku bawa


"Kakek ada apa ini?"


Kakek jozo tidak menjawab dan dia pun bergumam


"Dia datang ya.."


Tiba tiba terlihat ada... manusia? Sepertinya bukan, dia memiliki sayap lalu memiliki tanduk, dia kemari dengan berjalan santai, dia tersenyum, tidak dia menyeringai.


"Iblis..."


Ha? Iblis? Banyak pertanyaan yang muncul di pikiran ku, tapi aku tau ini bukan saat yang tepat untuk bertanya, aku bisa merasakan energi sihir yang tidak masuk akal dari makhluk bernama iblis ini. Energi sihir yang negatif dan menakutkan.


Iblis itu sudah berada di depanku dia tersenyum mengerikan terlihat giginya yang panjang, menakutkan.


"Salam kenal, aku lucifer salah satu dari pangeran neraka, aku kesini untuk mengambil pedang oni"


Pedang oni? Lagi lagi banyak pertanyaan muncul dalam pikiran ku.


"Pedang itu sangat berbahaya maka dari itu aku sendiri yang akan mengambil pedang itu"


"Maaf saja tapi aku tidak akan menyerahkan pedang itu padamu"


"Yah aku tahu kau pasti tidak akan menyerahkan pedang itu dengan mudah maka dari itu....."


Tiba tiba dia mengangkat tangannya dan mengeluarkan.


"Sihir kegelapan?"


aku pernah mendengar tentang sihir kegelapan katanya sihir itu adalah sihir yang terkuat diantara semua sihir, sihir kegelapan dan sihir cahaya bagaikan air dan minyak mereka merupakan musuh alami. Dan sekarang aku melihat sihir kegelapan yang merupakan sihir legenda tingkat atas.


"Kanto pergi lah dari sini, biar kakek yang menahannya"


"Apa maksud kakek?, aku juga akan melawannya"


"Ck. Pergilah"


Tiba tiba lucifer mengeluarkan sihir


"Needle of darkness"


Tiba tiba tubuh kakek jozo tertusuk sebuah jarum yang sangat besar,dan kakek jozo langsung terjatuh.


"KAKEK!!!"

__ADS_1


"Hahaha itulah akibatnya"


Aku pun mengambil pedangku lalu bersiap di posisi kuda kuda untuk menyerang.


"PYSHICAL STRENGTH!"


Aku pun maju hendak menebas lucifer dengan berlari, tapi sayang lucifer menyadarinya dan menghondarinya dengan mudah.


"Mau bermain bocah?"


"Aku bukan bocah sialan"


Aku kembali menebas lucifer lagi dan lagi tapi sayang dia dapat menghindarinya dengan mudah,


Aku pun berhenti menyerang


"Haha ada apa bocah? kau kelelehan?"


"Ck sial"


Kakek jozo bangkit lalu berkata,


"waktu main main nya sudah habis lucifer"


lalu kakek jozo mengeluarkan sebuah segel sihir dari tangannya, segel tersebut semakin membesar, dan juga aku dapat merasakan energi sihir yang besar dari segelnya.


"Itu..."


Lucifer terlihat gelisah, lalu dia pun menyerang kakek jozo dengan jarum kegelapannya, tapi sayang kakek jozo yang sudah mengerti arah pikiran lucifer dia pun dapat menghindar dari serangan lucifer.


"Kau!!"


lucifer terlihat marah lalu dia menyerang kakek jozo dengan membabi buta dengan jarumnya yang sangat banyak, namun tiba tiba tubuh kakek jozo terselimuti cahaya yang sangat terang.


"ultimate sealing magic: demon lucifer"


Setelah kakek jozo mengucapkan mantra itu tiba tiba saja tubuh lucifer juga bercahaya.


"Sialan kau pak tua!, darimana kekuatan sebanyak ini?!"


"Aku tau suatu saat akan ada yang datang untuk mengambil pedang itu maka dari itu aku selama ini mengumpulkan sihir sebanyak mungkin di hutan ini, dan akhirnya aku mampu mempelajari teknik penyegelan,"


Lucifer pun berkata, "ini adalah teknik yang sangat sulit, energi sihirmu tidak akan cukup, apa kau mau mati?"


"Ya aku sudah mengetahui hari ini akan tiba"


Aku yang panik karena mendengar kakek jozo akan mati pun mendekatinya tapi tiba tiba saja ada penghalang tidak terlihat


"KAKEK APA MAKSUDNYA KAKEK AKAN MATI?!!"


kakek jozo terlihat tersenyum lalu berkata, "jika kakek mati bukalah lemari di dalam kamar kakek disitu ada petunjuk tentang apa yang harus kau lakukan"


Aku yang semakin panik melihat tubuh kakek yang perlahan lahan menghilang berkata, "k-kakek? Apa yang terjadi dengan tubuh m-mu?"


Kakek jozo pun berkata "sepertinya sudah saatnya, kanto tetaplah hidup!"


Lalu tubuh kakek jozo menghilang bersamaan dengan lucifer

__ADS_1


"KAKEK JOZO!!!!!"


__ADS_2