Black Fire Sword Wielder

Black Fire Sword Wielder
7.Peringatan Dan Pulang


__ADS_3

Kanto Pov


Dimana ini?, aku terbangun dan sadar kalau diriku berada di tempat lain, seingat ku aku sedang melawan goblin king bersama kunie tadi.


Sekarang aku sedang berada di tempat yang serba putih, aku tidak tau ini dimana, apa jangan jangan aku sudah mati?


Saat memikirkan kalau aku sudah mati muka ku pun menjadi pucat pasi, aku khawatir bagaimana keadaan kunie dan teman temannya ketika melawan goblin.


Disaat aku memikirkan tentang yang lain tiba tiba aku merasakan hawa keberadaan lain disini.


"Astaga, kan sudah kubilang berhati hati lah menggunakan kekuatan mu, jika kau lepas kendali maka kau mungkin akan membakar seluruh hutan loh"


Suara ini?, sepertinya aku kenal dengan suara ini, ketika aku sedang berfikir suara siapa ini, tiba tiba ada naga berwarna putih berada di depan ku, kalau tak salah dia ini....


"Kau? Simon?, sedang apa kau disini?"


"Hahh, kau kehilangan kendali kekuatan mu, tentu saja aku menolong mu bodoh"


"Aku kehilangan kendali?"


"Benar!, untung saja aku berhasil memindah kan kesadaran mu kesini, kalau tidak kau mungkin akan membakar yang lain"


Aku pun tanpa sadar meneguk ludah ku sendiri mendengar nya, aku pun mengalihkan topik pembicaraannya.


"Jadi apa teman teman yang lain baik baik saja"


"Ya, mereka baik baik saja. mereka juga sudah berhasil mengalahkan goblin lord"


"ah begitu syukurlah"


"Kau ini ya, 5000 tahun lalu goblin lord hanyalah kroco kau tau?, dulu juga goblin king ada dimana mana"


"Hehh, tunggu kau bilang goblin king dulu ada dimana mana?"


"Ya, goblin king dulu ada spesies lemah, monster monster dulu tidak selemah monster sekarang, contoh nya slime, di jaman sekarang mungkin mereka hanya kroco yang hanya bisa melompat lompat lompat, tapi di jaman dulu slime adalah monster yang cukup mengerikan, Slime menyerang musuh nya dengan menyerang kepalanya lalu dengan tubuh lenturnya mereka memakan tubuh manusia hidup hidup"


Lagi lagi aku meneguk ludah ku, apa benar dulu aku pernah hidup di jaman seperti itu?


"Dan juga goblin terkuat yaitu Colosal Goblin, dia setinggi 40 meter, dia merupakan monster terkuat di jaman dulu"


"Sudah sudah, aku tidak kuat mendengar nya"


"Haha pastinya"


"Ngomong ngomong apa aku bisa kembali?"


"Iya, tapi sebelum kembali ada yang ingin kuperingatkan kepadamu"


Suasana tiba tiba mulai serius


"Tadi ketika kau lepas kendali, kau mengeluarkan hampir semua kekuatan sihir mu, kemungkinan para iblis sudah tau bahwa kau itu ada di jaman sekarang, sebaiknya kau berhati hati"


Para iblis sudah menyadari diriku ya? Ya kemungkinan besar karena salah satu pangeran iblis mereka yaitu lucifer sudah di segel lagi oleh kakek jozo, sudah pasti mereka menyadari keberedaan seseorang yang menggunakan pedang oni.


"Tenang saja, aku akan mengalah kan mereka!"


"Hahh, kau bahkan lepas kendali untuk mengalahkan goblin king, dan kau ingin mengalahkan iblis?, ku saran kan lebih baik kau masih harus belajar mengendalikan kekuatan mu"


"Ya kau benar"


Ya simon benar, iblis lebih kuat dari goblin king, aku ingat saat aku pertama kali melihat lucifer di rumah, sihir nya sangat hebat. Belum iblis iblis yang di ingatan ku, seperti belpeghor dan beelzebub, mereka semua benar benar monster.


"Baiklah sepertinya waktu mu di sini habis"


Aku melihat tubuh ku perlahan lahan menghilang menjadi cahaya kecil kecil


"Ya, sampai jumpa simon"


Aku pun menghilang dan kembali sadar


----------------------


Aku pun membuka mataku, terlihat langit langit seperti dalam rumah, aku pun melihat sekitar dan ternyata aku sedang berada dalam kamar, tapi yang lebih menarik perhatian ku adalah kunie yang sedang tertidur dengan posisi duduk sambil memegang tangan ku.

__ADS_1


aku hanya bisa tersenyum dan senang kunie selamat, aku yang merasa haus pun bangun hendak mengambil minun, namun kunie juga ikutan membuka matanya lalu dia menatap khawatir kearah ku.


"Kanto kau baik baik saja?, apa ada yang sakit?, sebaik nya kau jangan banyak bergerak"


Aku hanya tersenyum lalu menanggapinya dengan anggukan.


"Aku sudah baik baik saja kok, aku hanya ingin minum, haus soalnya"


"Baik lah akan ku ambilkan di luar, kau tunggu lah disini"


Kunie pun keluar dari ruangan untuk mengambil minum, aku hanya termenung untuk rencana ke depannya aku harus bagaimana?, Jika aku tidak bertambah kuat maka bisa saja para iblis itu menyerang ku atau teman teman ku, aku harus bisa mengendalikan kekuatan ini.


Disaat aku sedang termenung tanpa aku sadari ternyata kunie sudah masuk ke kamar, dia pun memberikan air nya kepadaku, aku bangun lalu minum air yang di berikan oleh nya.


"Apa kau benar benar sudah baik baik saja kanto?"


"Ya, aku hanya sedikit kelelahan"


"Jadi begitu, syukurlah"


Aku pun mennyeringai, sepertinya menggoda kunie akan menyenangkan.


"Kau mengkhawatirkan ku?"


"Tentu sa......., Eh t-tidak k-kok aku tau kau itu hebat"


Dia mengatakan nya sambil salting begitu, rasanya aku ingin tertawa.


"Ngomong ngomong dimana teman teman party mu?"


"Mereka sudah pulang duluan untuk melaporkan quest sudah selesai, lalu mereka juga membawa kepala goblin king, apa tak apa?"


"Hm?, memang nya kenapa?"


"Apa kau tak tau?, jika kau membawa kepala monster langka maka guild akan membelinya, apalagi kepala goblin king"


"H-hoh begitu"


Jadi mereka mengincar uang ya?, yah yasudah lah sejak awal aku hanya menginginkan uang dari quest bukan bonusnya.


"Sekali lagi maaf ya"


Aku hanya mengangguk sambil tersenyum menanggapinya.


"Ngomong ngomong kita berada dimana?"


"Kita berada di penginapan desa, ini juga sudah malam lebih baik kita menginap disini"


"Yah baiklah"


Kunie pun langsung keluar untuk kembali ke kamarnya dan tidur, aku juga kembali menutup mata untuk tidur tentunya.


-----------------


Besok nya aku bangun, lalu aku kembali memakai perlengkapan dan zirah, serta membawa kedua pedang ku di punggung, aneh nya aku kira pedang kakek patah saat aku bertarung dengan goblin king, ternyata masih utuh. Kalau begitu baguslah.


Aku pun keluar kamar dan menghampiri kamar kunie, Aku mengetuk pintu kamarnya, namun setelah beberapa saat aku tidak mendapat jawaban.


Aku pun hendak mengecek apa pintunya di kunci atau tidak, dan ternyata tidak di kunci, aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam dan terlihat kunie sedang tertidur lelap, mukanya yang sedang tidur terlihat sangat kelelahan, ya kukira dia tadi malam benar benar kelelahan ketika aku tidur mungkin saja dia menjagaku, kalau begitu mungkin aku harus berterima kasih padanya.


Aku pun membangunkannya dari tidur dengan menggoyangkan badannya secara perlahan lahan.


"Kunie bangun lah sudah pagi"


Kunie menggeliat dalam tidurnya, tapi yang menarik perhatian ku adalah dia bergumam 'mama' dalam tidurnya, ada apa dengan ibu nya?


Ketika aku sedang memikirkannya, kunie membuka matanya lalu melihat kearah ku.


"K-kanto?, s-sedang apa kau disini?!"


Kunie terlihat kaget melihat ku, aku pun juga tentu kaget melihat kunie yang tiba tiba bangun, apalagi dengan muka merah seperti itu.


"K-kunie k-kau salah pah-"

__ADS_1


Sebelum aku selesai mengatakan kalimat ku, Kepala ku sudah kena bogem oleh kunie, dan kamar nya pun hancur.


---------------------


Setelah menjelaskan nya kunie pun menjadi malu dan dia berulang kali minta maaf kepadaku, ya wajar sih setiap perempuan pasti akan bersikap begitu ketika melihat tiba tiba ada laki laki asing di kamarnya.


Aku pun juga hanya bisa menganggukkan kepala ke kunie sambil tersenyum karena aku tau dia tidak sengaja.


Pemilik penginapan tersebut juga terlihat tidak marah ketika kunie merusak salah satu kamarnya malah dia berterima kasih karena aku dan kunie melawan goblin kemarin.


Yosh saat nya pulang, ketika aku sedang berjalan ke pintu masuk desa bersama kunie ternyata di sana banyak warga desa berkumpul.


"Apa kalian sudah mau pulang?"


Kepala desa terlihat bertanya kepada ku dan kunie, aku pun tersenyum lalu menjawab


"Ya tuan kepala desa, maaf kalau kami merepotkan"


Aku pun menundukan sedikit kepalaku, kepala desa hanya menggeleng, dan mengatakan kalau dia dan warga desa sama sekali tidak kerepotan, malah semua warga desa sekali lagi berterima kasih kepada kami.


Ketika kami hendak pulang, ternyata ada kereta kuda yang ingin mengantar kami, karena tidak enak menolak nya kami pun menaiki kereta kuda itu untuk pulang ke kota.


Saat aku dan kunie sudah menaikinya kuda pun berjalan, aku melihat beberapa anak anak dan warga desa yang lain melambaikan tangan kepada kami sambil berteriak "terima kasih", aku dan kunie pun membalas lambaian mereka.


Ya saat nya pulang.


---------------------------


Aku dan kunie sudah sampai di depan pintu kota, aku pun turun dari kereta kuda bersama dengan kunie, aku pun berterima kasih kepada kusir kuda tersebut dan aku hendak membayarnya, namun dia menolak uang ku lagi lagi karena alasan yang sama.


"Ahh akhirnya kita sampai, aku ingin menemui teman teman, kau kanto kau akan kemana?"


"Aku ingin ke guild dulu, kemungkinan ada misi yang lain"


"Kantooo, kau harus mengistirahatkan tubuh mu dulu"


"Ehh t-tapi-"


"Oyy kaliannn"


Ketika aku sedang berbicara dengan kunie aku melihat 2 anggota party kunie, kalo tak salah yang cowok itu zenon, kalau yang satu lagi perempuan hanya saja aku tidak tau namanya.


"Yukiko!!"


Kunie pun berlari ke perempuan tersebut yang bernama yukiko lalu memeluknya, aku pun melihat zenon, dan zenon ternyata juga melihatku.


"Kenapa kau melihat ku?"


Zenon pun menghela nafas dan maju mendekatiku, setelah tepat di depan ku dia menundukan kepalanya tepat di depan ku.


"Terima kasih sudah menyelamatkan ku dan teman teman ku, aku tidak tau apa yang terjadi jika kau tidak ada disana untuk menolong kami, sekali lagi aku ucapkan terima kasih yang terdalam!"


"Tak masalah, karena kebetulan saja aku berada disana oleh quest itu, jika kau ingin berterima kasih maka berterima kasih lah kepada kunie yang tidak mengonfirmasi misinya terlebih dahulu haha"


Aku tertawa garing, oke ini ga lucu, tiba tiba dia mengambil sesuatu dari belakang tas kecilnya lalu memberikannya kepadaku.


"Ini adalah hasil penjualan kepala goblin king, total nya 50 koin emas, dan juga sudah termasuk misi penumpasan goblin"


Hwa banyak banget 50 koin emas?, nih duit nya kayaknya terlalu banyak, aku tak tau jika harga kepala goblin sebanyak itu, namun karena aku merasa ada yang janggal, aku pun membagi uang itu sebanyak 30 koin emas untuk kuberi pada party kunie.


"Ini untuk party kalian"


zenon kaget melihat nya, dia pun menundukan kepala lagi


"Jangan!, kami tidak pantas menerima nya, setelah kau menyelamatkan kami dan mengalah kan goblin ki-"


"Kalian juga yang mengalah kan para goblin lord, tanpa kalian yang mengalahkan goblin lord aku tidak akan bisa mengalahkan goblin king, ambil lah ini bagian kalian"


setelah kusadari ternyata tubuh zenon bergetar dan aku mendengar isak tangis, dia pun mengambil uang itu dengan tangan gemetar.


"T-terima k-kasih banyak, sebenarnya ibu dari teman ku sakit keras jadi aku harus membantu nya, pokok nya terima kasih banyak!"


"Oy oy cowok gak boleh nangis"

__ADS_1


Aku pun menepuk badan belakang zenon, terlihat kunie dan yukiko juga bahagia melihatnya.


Yaa apa aku terlalu baik?


__ADS_2