Black Fire Sword Wielder

Black Fire Sword Wielder
6.Ayo Kita Menumpas Goblin


__ADS_3

Kanto Pov


Ya dengan ini aku sudah resmi menjadi petualang, hebat bukan? Aku yang biasanya hanya berburu lalu makan hasil buruan dan memiliki rasa takut untuk pergi ke kota, ternyata berhasil menjadi petualang.


"Jadi bisa aku mulai misinya?"


"Ya silakan anda melihat misi di papan misi disana, tapi karena rank petualang anda masih E anda hanya bisa mengambil misi Rank E sampai C"


"Tak masalah"


Aku pun pergi ke papan guild di pinggir, disana terlihat ada beberapa quest yang di tulis di kertas, ada banyak quest dari mulai membunuh monster, mengawal, lalu mengirim barang.


Rank nya juga beragam dari rank E sampai S, kira kira yang mana yang pas untuk ku ya? Quest pertama ku...


Ah ini kayanya cocok, disini tertulis untuk membunuh goblin yang meresahkan sekitar desa, tingkat kesulitan atau rank nya adalah bebas, bayaran nya juga besar sepertinya ini cocok.


Kalau tak salah walaupun goblin adalah monster yang tak terlalu kuat, seingatku kakek pernah bilang mereka memiliki kecerdasan seperti manusia biasa, ah ini cocok kebetulan aku ingin mencoba akselerasi pikiran ku lagi, Aku pun mengambil kertas quest itu lalu memberikannya kepada guild


"Aku ingin mengambil quest ini apa bisa?"


Karyl terlihat agak kaget ketika melihat quest yang kuambil


"Apa anda yakin ingin mengambil quest ini, yang anda lawan adalah goblin loh?"


"Ya aku yakin"


Karyl pun menghela nafas dan menerima quest nya, dia pun memberikan ku sebuah kertas.


"Apa ini?"


"Itu peta, itu akan menunjukan dimana desanya"


"Baiklah aku terima petanya, kalau begitu aku berangkat"


"ya selamat jalan"


Aku pun pergi ke luar guild, dan pergi ke desa yang di maksud kan itu, tapi untuk jaga jaga lebih baik aku membeli potion penyembuh, oleh karena itu mungkin aku akan pergi ke toko potion dulu.


Aku pun pergi ke toko potion, kebetulan masih ada sisa uang milik kakek.


Aku pun sampai di toko potion lalu masuk ke dalam tokonya


"Selamat datang, apa ada yang anda butuh kan?"


"Aku butuh potion pemulih, apa disini menjualnya?"


"Potion pemulih ya?, tunggu sebentar"


ketika aku masuk terlihat manusia binatang kelinci yang menanyai ku ingin membeli potion apa, dan kali ini dia sedang mengambilkan potion yang kuminta, selagi dia pergi ke dalam untuk mengambil potion, aku melihat lihat sekitar, ada banyak tumbuhan obat obatan.


"Anda butuh berapa?"


Aku kaget ternyata dia ada dibelakang ku, cepat sekali ya.


"Aku butuh 3 potion penyembuh"


"Baik lah ini"


Dia pun memberikan ku potion itu kepada ku, aku pun membayar potion itu.


"Ini uang nya"


"Baik lah terima kasih"


Aku pun pergi dari toko potion itu untuk ke desa yang terkena serangan goblin itu.


------------------


Ya saat ini aku sedang di luar kota fuze, jika kau bertanya aku naik apa aku jalan kaki tentunya, aku ingin berhemat uang untuk jaga jaga akan sesuatu, lagian jika aku menumpas goblin di desa itu maka aku akan mendapat uang lagi yakan?


Selagi dalam perjalanan aku ingin menjelaskan tentang skill ku ini, yaitu Akselerasi Pikiran, Dan Seni Pedang.


Akselerasi Pikiran adalah skill yang membuat seolah gerakan musuh yang mengancam melambat dalam radius 1 meter, tapi skill ini hanya akan otomatis aktif saat aku merasa dalam bahaya, jika aku tidak merasakannya maka skill itu akan nonaktif sendiri, dengan skill ini aku bisa membaca pergerakan lawan, skill yang berguna bukan? Aku tidak tau kapan aku mendapatkan skill ini, seingat ku dari dulu aku tidak mempunya skill ini, berarti aku mendapatkan nya ketika aku mendapatkan ingatan kehidupan lama ku, tapi sepertinya aku tidak memiliki kekuatan seperti itu di kehidupan lamaku, tapi yasudah lah.


Sedangkan skill kedua ku adalah Seni Pedang, wah aku baru sadar ternyata aku memiliki skill ini, kalau tak salah di kehidupan lama ku aku juga mempunyai skill ini, waktu itu aku menggunakannya untuk melawan belpeghor, tak kusangka aku bisa memilikinya di sini, ketika aku melihat di ingatan lama ku seni berpedang adalah teknik yang berguna, dengan teknik itu aku bisa menggunakan tebasan tanpa harus menggunakan sihir, tapi bagaimana cara menggunakannya?


Ketika aku sedang berjalan di dekat hutan aku merasakan perut ku terasa lapar, aku pun memutus kan untuk berhenti dulu lalu mencari sesuatu yang bisa di makan di hutan ini, ketika aku sedang mencari makanan aku melihat sebuah beruang yang sedang makan rusa.


Wah enak nya bisa makan, sepertinya aku harus membunuh beruang itu untuk makanan juga.


Aku pun memegang atau mengambil kedua pedang dari punggung ku, lalu bersiap siap menerjang beruang itu.


Oh iya aku ingin mencoba menggunakan seni pedang, karena beruang itu masih belum menyadari keberedaan ku aku pun mencoba mengaktifkan skill seni pedang.


"Seni Pedang : Tebasan Dewa"


Tiba tiba aku merasakan seolah tubuh ku tertarik ke arah beruang itu, aku pun memposisikan tangan ku kearah beruang itu.


Crashhh


Beruang itu terbelah menjadi 4 bagian berpola X, Aku pun menyadari bahwa skill ini benar benar sangat hebat


Tapi sebelum itu aku masih belum terbiasa dengan tanduk ini, sepertinya aku tidak bisa menunjukan atau mengeluarkan pedang oni dengan sembarangan, jika ada orang lain yang melihatnya mungkin aku bisa dikira iblis, ya mulai sekarang aku akan berhati hati.


Aku pun memasukan kedua pedang ke dalam sarungnya di punggung ku, lebih baik aku sekarang menggunakan pedang milik kakek jozo.


Yosh setelah membelah beruang itu sekarang aku harus mengulitinya ya bukan? Masa iya mau makan kulit nya juga


Aku pun menguliti beruang itu karena kebetulan aku adalah mantan pemburu jadi hal seperti menguliti, membersihkan, dan yang seperti itu sudah biasa bagiku.


Setelah mengulitinya aku membuang kulitnya karena emang gak butuh sih.


Aku pun membuat api, aku kepikiran untuk membuat api menggunakan api hitam milik ku, aku pun mencoba mengeluarkan sedikit api hitam tanpa kuatur persenan nya, dan ternyata setelah aku mulai membakarnya di kayu kayu yang kuambil dari pepohonan, ternyata kayu tersebut langsung hangus dan api tersebut langsung mati karena kayu tersebut tidak tersisa lagi, ya betul hanya tersisa abu. Api hitam ku benar benar seram.


Jadi aku pun mencari kayu bakar lagi, setelah menemukannya aku pun mencari batu lalu mulai membuat api, setelah api nya menyala aku pun memanggang daging nya, pasti enak!


Setelah matang aku pun memakan daging itu dengan lahap karena aku sudah lapar.


Setelah selesai makan aku pun melanjutkan perjalanan untuk pergi ke desa.


-------------------


setelah beberapa saat aku pun sampai di desa yang di maksud, di desa tersebut di pasang pagar pagar yang terbuat dari kayu, seperti nya itu bermaksud untuk menghalau para goblin itu.


Tapi goblin adalah monster dengan kecerdasan yang setara dengan manusia, mereka bisa saja memanjat pagar pagar itu, sepertinya warga desa tidak tau itu.

__ADS_1


Aku pun masuk ke desa itu lalu ada beberapa penjaga desa yang datang menghampiriku sambil memasang muka berhati hati atau waspada, tiba tiba ada paman yang berbicara dengan ku


"Anda ini siapa? dan mau apa di desa ini?"


"Aku adalah petualang, katanya disini ada misi menumpas goblin?"


Orang itu pun terlihat lega, namun sekilas dia terlihat bingung.


"Bukannya sudah ada petualang di desa ini?"


"Eh benarkah?"


Aku tidak tau kalau ada petualang lain yang mengambil quest itu selain aku, tapi aku sudah mengonfirmasi misi nya ke guild bukan? Pasti ada kesalahan disini, aku pun melanjutkan bertanya kepada paman ini.


"Hmm... baiklah paman bisa tolong pertemukan aku dengan para petualang itu?"


"Tak masalah, mereka ada di rumah kepala desa, aku bisa mengantarkan mu"


Paman itu pun pergi, aku mengikuti nya dari belakang, terlihat warga desa yang sebagian masih ketakutan karena takut goblin menyerang, ketika aku sedang melihat lihat paman tersebut menanyakan sesuatu kepadaku.


"Omong omong berapa umur mu?"


"Umurku? 13 tahun"


Paman itu pun terlihat kaget dengan kata kataku, ya wajar sih walaupun umurku masih terbilang kecil tapi tinggi badanku sudah setinggi orang dewasa biasa.


Setelah berbincang bincang dengan paman itu aku pun sampai di rumah kepala desa, aku bisa merasakan sihir yang tak asing disini.


Aku pun di suruh masuk oleh paman itu, aku pun masuk bersama paman.


"Kepala desa!, ada 1 orang petualang lagi yang datang"


Aku pun masuk ke ruang tamu, terlihat ada beberapa orang disana, itu ya petualang nya? Ada 6 orang 2 gadis dan 4 pria termasuk kunie,  mereka memerhatikan ku, saat aku sedang melihat mereka aku melihat seseorang yang tak asing bagi ku.


"Kunie?"


Kunie yang sedang makan pun melihat kearah ku dengan pandangan terkejut.


"Ah kanto?, sedang apa kau disini?"


"Ya. Aku ingin menjalankan quest untuk menumpas goblin disini, kau sendiri sedang apa disini?"


Tiba tiba teman teman kunie yang lain menatap ku, mereka terlihat bingung, lalu teman nya yang di belakang mulai berbicara


"Kunie, bukannya kau sudah mengonfirmasi misinya ke guild?"


Tiba tiba kunie terlihat seperti baru teringat sesuatu, dia pun melihat kemuka teman temannya


"Aku lupa tehee~"


Kunie membuat pose seolah mukanya lucu, namun teman teman nya memiliki ekspresi gelap di mukanya.


"Kun-"


"Gawat!, para goblin datang lagi!"


Tiba tiba terdengar suara dari luar desa, goblin nya datang kah?, teman teman kunie pun langsung bergegas keluar rumah kepala desa, aku juga keluar tentunya.


"Ck, goblin nya datang sekarang ya?"


Goblin satu persatu keluar dari hutan dengan membawa benda seperti pemukul, aku pun bersiap mengambil 1 pedang dari punggung ku, kali ini pedang yang ku ambil adalah milik kakek jozo, karena akan ribet jika aku mengeluarkan pedang oni.


Aku pun menyiapkan potion ku, namun tiba tiba party kunie langsung menyerang goblin yang berada di luar desa termasuk kunie, apa mereka tak tau goblin punya kecerdasan?, aku tidak percaya goblin langsung menyerang seperti ini, pasti ada alasannya.


Tapi sepertinya party kunie memang hebat dalam hal bertarung, terlihat mereka saling menolong dan kerja sama satu sama lain, kunie? Ya dia memberikan efek buff kepada teman temannya, jadi dia enchanter kah?


Enchanter adalah seorang pengguna sihir yang memiliki bakat untuk membuff tim kita sendiri, walau pun begitu enchanter juga penyihir yang bisa menggunakan sihir selain buff.


penyihir tipe enchanter termasuk langka karena dia dapat memiliki sihir 1 tingkat diatasnya, contohnya Rank sihir normal nya adalah B tapi sihir nya setara dengan Rank A, Itu pengetahuan yang ku dapat di kerajaan saat aku masih kecil sih.


saat aku sedang memerhatikan mereka aku tidak sadar akan seseuatu, tiba tiba ada banyak anak panah keluar dari dalam hutan menyerang party kinue.


Gawat sudah kuduga goblin tidak akan maju tanpa persiapan, aku pun maju untuk membantu mereka. Di saat panah dari hutan sudah hampir terkena mereka aku menggunakan skill teknik pedang dari ingatan yang kudapat.


"Seni Pedang : Penangkis"


Penangkis adalah seni pedang tingkat dasar, ini digunakan untuk menangkis segala serangan kecil seperti anak panah.


"K-kanto? Kau menyelamatkan ku?"


Kunie terlihat terkejut ketika aku menyelamatkannya dan temannya, teman temannya juga terlihat kaget


"H-hebat"


"Tadi itu teknik pedang kan?"


Aku pun gugup karena mereka sepertinya sedang memuji ku


"I-ini b-bukan waktunya untuk it-"


"Argghhh"


Tiba tiba ada auman keras dari dalam hutan, goblin kah? entah kenapa firasat ku tidak enak soal ini.


Aku pun menyiapkan posisi kuda kuda untuk bertarung, dan firasat ku yang tidak enak ternyata benar, terlihat ada goblin yang tinggi nya sekitar 2 meter, ada juga 3 yang sangat besar dan memakai zirah.


"I-itu hobgoblin dan goblin lord"


Aku pun pernah mendengar tentang hobgoblin dan goblin lord, hobgoblin adalah goblin yang sudah berevolusi dari goblin biasa, sedangkan goblin lord adalah goblin dengan kemampuan fisik dan tubuh fisiknya yang kuat, kalau begitu berarti......


"Pasti ada Goblin King di sekitar hutan itu"


Menurut kakek ku goblin king itu selalu di kelilingi oleh goblin lord, tapi jika sampai ada 3 goblin lord maka mungkin masih ada lebih di dalam hutan


"G-goblin k-king kau bilang? Monster mengerikan itu ada disini?"


"Ya, tapi ini baru dugaan ku saja"


Teman teman kunie terlihat sangat ketakutan mereka seolah tidak bisa bergerak lagi, ya pastinya sih Rank Guild mereka masih di D, jadi mereka hanya bisa melawan goblin biasa, harusnya quest ini adalah quest rank S karena lawannya adalah goblin king dan goblin lord.


Kunie juga terlihat seperti ketakutan ketika melihat para goblin itu menuju kearah kami, sambil memegang pedang ku


"Kunie, apa kau ingin berdiam diri saja di sana?"


Kunie seolah sadar dari kata kata ku barusan, dia pun memandang ku

__ADS_1


"Hahh, kalau begitu biar aku saja yang mengurus monster itu"


Aku pun melesat meninggal kan kunie dan party nya untuk melawan goblin.


"Seni Pedang : Tebasan Kilat"


Tebasan kilat adalah seni pedang yang membuat kecepatan mu meningkat secepat kilat, aku dengan secepat kilat menebas kepala para hobgoblin itu.


Namun mereka terus menyerang ku, aku pun berusaha menangkis serangan mereka.


Disaat aku sedang melawan para hobgoblin, 3 goblin lord itu secara bersamaan menyerang ku dengan mangayunkan pemukul ke arah ku secara bersamaan, aku yang punya Akselerasi Pikiran dengan cepat menghindari serangan itu, namun tangan kanan ku sedikit tergores karenanya.


Party kunie masih diam di tempat,  sepertinya aku tidak bisa mengandalkan nya.


------------------


Normal Pov


Terlihat ada seorang pemuda sedang bertarung dengan para goblin lord, di belakang nya juga terlihat ada 1 party berisikan 6 orang, mereka hanya bisa membeku di tempat melihat seorang pemuda melawan 3 goblin lord sendirian.


"Sial" pemimpin dari anggota party tersebut mendecak karena dia seolah tidak berguna.


"Bagaiman jadinya Zenon?" Tanya salah satu anggota party tersebut ke pemimpin party mereka yang bernama zenon


"Percuma, aku terlalu takut" balas zenon, dia terlihat ketakutan seakan kaki nya tidak bisa berdiri lagi, Namun kunie menghampiri sang pemimpin.


Plakk


Lalu kunie terlihat menampar zenon dengan kencang hingga tubuh nya terjungkal ke belakang, sang pemimpin zenon hanya bisa terdiam ketika kunie menampar nya dan pandangan matanya seolah kosong.


"Zenon sadar lah, kau lihat kanto? Dia baru saja menjadi petualang, tapi dia mati matian melindungi kita apa kau tidak malu hah?"


Zenon hanya berdiam diri seolah semua indra perasanya lenyap, melihat itu kunie pun maju sendiri ke depan mengabaikan zenon yang masih mematung.


"Kanto!, aku akan memberikan Buff kepada mu jadi bersiap lah" kunie berteriak lalu mulai melafalkan mantra untuk sihir nya.


Kanto yang mendengar teriakan tersebut hanya membalas "ya" karena dirinya saat ini hanya bisa fokus oleh 3 goblin lord itu.


Kunie yang sudah selesai melafalkan mantra pun memberikan efek buff kepada kanto, Tubuh kanto seolah ringan jadi dia bisa melawan para goblin lord.


Kanto pun menyiapkan kuda kuda untuk mengeluarkan teknik pedang.


"Seni Pedang : Tebasan dewa"


Aku menebas 1 goblin lord menjadi 2 bagian dan masih ada 2 goblin lord lagi sialan, aku tidak bisa menggunakan seni pedang lagi untuk sementara waktu karena terkena efek cooldown setelah di pakai.


"Masih belum selesai kah?" Gumam kanto yang nafas nya terlihat sedikit pengap pengap.


"Ya sepertinya belum" balas kunie yang mendengar gumaman kanto


Namun ketika 1 goblin lord dikalahkan aku merasakan aura seorang yang kuat dari dalam hutan, aura ini....


"Kau merasakan nya kunie?" Tanya kanto dengan serius


"Ya, ini aura yang sangat kuat" balas kunie dengan pandangan serius


Tiba tiba keluar 5 goblin lord dari dalam hutan, mata ku memotot kaget melihatnya kunie juga sama sepertiku tidak salah lagi ini pasti...


"Goblin King" kunie bergumam


Aku melihat goblin setinggi 3 meter keluar dari dalam hutan, dia memakai pakaian ala kepala desa, aku juga merasakan aura sihir yang kuat dari dalam tubuhnya, tidak salah lagi dia adalah goblin king.


Aku pun menyiapkan posisi kuda kuda ku untuk menyerang. Bagaimana ini? Apa aku harus mengeluarkan pedang oni?, aku sendiri juga sudah terpojok.


Ketika aku ingin memegang pedang oni di punggung ku, tanpa kusadari 1 goblin lord sudah tumbang, ketika aku melihatnya ternyata party kunie yang mengalahkan nya.


"Pemula!, biar kami yang mengurus para goblin lord, kami serahkan goblin king kepada mu dan kunie!" Teriak zenon si pemimpin party, mereka pun menyerang satu persatu goblin lord. Kanto hanya tersenyum melihat nya, dia pun melempar kan 3 potion pemulih kearah zenon, zenon yang melihatnya pun menangkap potion itu, zenon pun menatap kanto.


"Gunakan lah ketika terdesak!" Teriak kanto kepada zenon, zenon pun mengangguk kan kepala lalu maju melawan para goblin lord.


"Baiklah baiklah baiklah, kunie masih bisa membuff diri ku lagi?" Tanya kanto kepada kunie yang masih melihat kanto, kunie pun hanya bisa menghela nafas.


"Bisa. namun hanya bisa bertahan sekitar 5 menit" balas kunie.


"Tak masalah" balas kanto dengan semangat, kunie yang melihatnya pun tersenyum dan dia pun mengangguk kan kepala dan mulai melafal kan mantra.


Goblin king yang melihatnya pun mulai mengeluarkan sihir api dan menyerang kanto. Kanto pun sadar ada api yang menyerang nya, dia pun menyadari api tersebut lalu menghindari nya.


"Phsycal Strength" kanto menggunakan sihir penguatan tubuh bersamaan dengan tubuhnya yang mengeluarkan efek buff.


Kanto pun mulai menyerang goblin king itu, dimulai dengan


Menghunuskan pedang ke arah goblin king, namun goblin king memukul menggunakan pemukul nya kearah kanto, kanto pun menahan pemukul itu dengan pedang nya, dan membalikan nya ke goblin king.


Goblin king pun terjungkal kebelakang, melihat ada kesempatan kanto menyerang goblin king dari atas dan menghunuskan pedang nya. Namun goblin king menggunakan sihir defend dimana tubuhnya di kelilingi pelindung di seluruh tubuh nya, Pedang kanto pun memantul keatas dan kanto terkena pemukul yang diayunkan goblin king.


Tak sampai disitu setelah tubuh kanto terpental ke batu besar goblin king mengeluarkan sihir es yang menusuk tangan kanan kanto yang sudah terkena luka oleh goblin lord sebelumnya


"Arghh" kanto meringis kesakitan, tangan kanan nya seolah tidak bisa bergerak, kunie yang melihat nya berteriak.


"Kanto!!" Kunie pun bergegas menghampiri kanto dan membatalkan efek buffnya.


"J-j-jang-gan k-kesini!" Kanto berteriak agar tidak mendekat kearah pertarungan.


Tapi menghiraukan kata kata kanto, kunie tetap mendekat kearah kanto, goblin king melihat hal tersebut lalu dia memukuk kunie yang sedang berlari kearah kanto.


Kunie pun terpental jauh, dan sepertinya dia terluka dan tidak sadarkan diri , kanto yang melihat itu melototkan matanya.


Dia pun memegang pedang di punggung bagian kirinya, dia pun perlahan menarik pedangnya, tanduk di dahi nya juga perlahan lahan mulai terlihat sedikit demi sedikit


Party kunie yang sedang bertarung melawan goblin lord juga merasakan energk sihir yang tidak masuk akal dari arah goblin king, zenon pun melihat kanto yang sedang tertusuk es, namun bukan itu yang menarik perhatian nya namun yang menariknya adalah kanto yang mengeluarkan energi sihir yang sangat kuat.


'Apa apaan energi sihir ini?, apakah ini sihir yang dimiliki oleh pemula itu?, energi sihirnya benar benar di luar batas manusia biasa dan juga tanduk apa di dahi nya itu?' batin zenon yang sedang melihat kanto


Kanto pun menarik sepenuh nya pedang oni, bersama aura yang terpancar di tubuhnya luka luka nya langsung sembuh seketika, dia pun langsung bergersk secepat kilat ke belakang goblin king, lalu menebas pelindung sihr nya.


Dan pelindung sihirnya pun retak, lalu berhasil hancur, setelah hancur kanto menendang goblin king itu hingga masuk ke pedalaman hutan.


Di pedalaman hutan goblin king merasakan kalau dirinya benar benar dalam bahaya, dia pun ingin pergi ke dalam hutan alis kabur, namun sayang sebelum goblin king bisa kabur kanto ternyata sudah berada di depannya, kanto sudah bersiap siap menggunakan pedang dengan posisi kuda kuda.


"Seni Pedang : Tebasan Dewa"


Dia menebas goblin king itu menjadi 2 bagian lalu tubuh goblin king terbakar oleh api hitam milik kanto, menyisakan kepalanya yang disengajakan di pisahkan oleh kanto.


Setelah mengalah kan goblin king kanto memasukan pedangnya ke punggungnya, setelah itu kanto pun tak sadarkan diri.

__ADS_1


------------------


__ADS_2