Black Fire Sword Wielder

Black Fire Sword Wielder
8.Pahlawan Terpanggil


__ADS_3

Normal Pov


Di suatu tempat yang jauh dari Vaneheim, kita pergi ke sebuah planet bernama Bumi, Di bumi ini tidak ada sihir, jika ada mungkin hanya ada kekuatan psikis seperti esper atau yang lainnya.


Di planet bernama bumi ini tidak ada ras lain selain manusia, manusia di bumi sangat mementingkan ilmu pengetahuan di banding yang lainnya.


Ivana pov


Yo, nama ku Ivana, kelas 1 Sma tahun pertama. umurku 15 tahun


Saat ini aku baru bangun dari tempat tidur dengan muka kusut.


Aku pun mengambil kacamata bundar dari nakas dekat tempat tidurku lalu bangkit dari tempat tidur untuk sekolah tentunya.


Aku mandi lalu setelah mandi dan memakai seragam aku pun memasak untuk diriku sendiri, jika kalian bertanya mengapa aku memasak untuk diriku sendiri adalah karena aku tinggal sendirian di apartemen ini, keluarga ku berantakan, itu saja sudah cukup untuk menjawab pertanyaan kalian bukan?


Tapi walau keluarga ku berantakan mereka masih rajin mengirim uang kepadaku, yah sebenarnya itu cukup menguntungkan karena aku tidak perlu bekerja untuk makan.


Kali ini aku memakan telur goreng biasa dengan semangkuk nasi, itu saja sudah termasuk makanan kesukaan ku, aku pun memakannya dengan tenang.


Setelah memakan aku pun membersihkan piring nya lalu bersiap ke sekolah, aku keluar dari apartemen ku lalu mengunci nya dan pergi kesekolah jalan kaki.


Di jalan menuju sekolah terlihat ramai, banyak orang berlalu lalang, ya sekolah ku memang tidak terlalu jauh dari apartemen ku, mungkin jarak nya sekitar 1 km.


Aku pun sampai di gerbang sekolah, terlihat banyak murid yang masuk ke sekolah entah laki laki atau perempuan semuanya masuk ke dalam sekolah dengan menggunakan seragam.


Aku juga masuk sekolah dengan berjalan sendirian, jawabannya mungkin karena aku tidak punya teman?, entah kenapa aku lebih suka menyendiri dengan membaca novel ku.


Ketika aku berjalan di koridor aku melihat, ada perempuan yang menghampiriku, ah mungkin aku punya teman walau 1 sih, dia adalah teman sebangku ku dimasa smp kelas 3, namanya adalah Shiro, dari namanya saja sudah tau bukan bagaimana penampilannya? Rambut nya yang panjang dan berwarna putih, mata dan bulu matanya juga berwarna putih, benar benar cocok di beri nama shiro.


Shiro menghampiri ku lalu bertanya kepadaku.


"Pagi Ivana!!, bagaimana kabarmu?"


"Sedikit baik"


"Sedikit? Apa maksudnya?"


"Lupakan, ayo kita masuk kelas"


Tanpa sadar aku dan shiro sudah berada di depan pintu kelas, aku dan shiro pun membuka pintu kelas, sepertinya masih belum banyak yang datang pagi ini, apa aku datang nya kepagian ya?


Aku pun masuk kelas bersama shiro dan langsung duduk di tempat duduk ku yaitu di pojok ruangan, ah omong omong tempat duduk shiro berada di samping ku.


"Ne ne, ivana aku tadi beli manga bagus kau tau"


"Apa?"


"Ceritanya tentang anak ya-"


Kringg


Tiba tiba bel berbunyi dan murid murid dari luar datang berdatangan masuk ke dalam kelas, Shiro juga terlihat cemberut melihat nya.


Guru pun datang dan memulai pelajaran.


Namun di tengah tengah pelajaran di mulai tiba tiba firasat ku tidak enak, lalu benar saja tiba tiba ada sebuah lingkaran besar di bawah ruangan, setelah itu aku tidak sadar lagi.


----------------


"Selamat datang kalian semua para pahlawan!"


Tiba tiba aku berada di sebuah ruangan lain?, bukannya aku berada di kelas sedang belajar tadi, banyak pertanyaan datang ke kepalaku, namun lebih baik aku amati situasi terlebih dahulu.


"Dimana ini?"


Ketua kelas kami Masamune menanyakan pertanyaan itu kepada seorang yang sudah tua?


"Kalian telah di pilih untuk menyelamatkan dunia ini"


Ha?, menyelamatkan dunia?, hoy hoy kau bercanda bukan, aku tadi sedang belajar di dalam kelas, dan ketika aku sadar aku berada di sebuah tempat yang entah di mana dan aku di suruh menyelamatkan dunia?, apa apaan ini?!


"Apa maksudnya kek?"

__ADS_1


"Maksud ku, aku yang telah memanggil kalian ke sini, kalian telah di pilih oleh dewa untuk menyelamat kan dunia ini dari Raja Iblis Satan"


Ha?, ini seperti yang terjadi di manga saja, aku dan kelas ku dipanggil untuk menyelamatkan dunia?, jika benar dewa yang memilih ku untuk menyelamatkan dunia maka pasti dewa itu sudah gila.


"Tolong ikuti kami dulu, Raja kami akan menjelaskannya"


Kami semua pun di giring oleh kakek tua tersebut, katanya ke tahta raja, kebetulan aku melihat shiro yang termenung disana, aku pun menghampirinya.


"Shiro kau baik baik saja?"


"I-i-ivana?, k-kau kah itu?"


"Ya ini aku shiro, kau baik baik saja?, muka mu tampak pucat"


"Ivana, aku ingin pulang"


Aku hanya bisa mengelus kepala nya melihat sepertinya dia juga tidak ingin ini terjadi.


"Tenang saja shiro, kita pasti bisa pulang"


Setelah kami digiring ke ruang tahta aku melihat raja yang duduk disinggasananya.


"Selamat datang kalian pahlawan terpilih, namaku Zenboru IV, aku adalah Raja di Negeri ini, sekarang kalian semua berada di ibukota fuze"


Setelah itu dia menjelaskan banyak hal, seperti dunia ini, aku sudah mengerti sedikit tentang dunia ini, jadi nama dunia ini adalah vaneheim, dunia ini terdiri dari banyak ras seperti Elf, Manusia binatang, Dwarf, dan yang pasti manusia.


serta meminta tolong langsung kepada kami, ada beberapa reaksi seperti ada yang menangis, ada yang siap, ada yang ingin pulang, namun satu jawaban yang membuat aku dan shiro kaget dan depresi.


"Maaf, pahlawan yang sudah di panggil tidak bisa di kembalikan ke dunia asalnya"


Ketika raja mengatakan itu beberapa orang ada yang depresi seolah tidak mau menerima kenyataan, dan ingin di pulang kan.


Termasuk shiro, sejak raja mengatakan hal itu shiro seolah menjadi pendiam dan tidak mengatakan apa apa padaku.


Setelah di jelaskan semua pahlawan di suruh untuk membuka mode pahlawan. Kata ketua kelas ku yaitu masamune yang sudah pernah bermain VRMMO, di bawah pinggir ada sebuah icon dan kami hanya harus fokus kan kesadaran kami ke icon tersebut lalu tiba tiba pandangan ku seolah berubah. Ketika aku melihat shiro ada tulisan di pinggir tubuh shiro bertuliskan cek status


Aku pun memfokuskan kesadaran ku ke tulisan cek status tersebut, lalu aku melihat nya.


Level: 1


Ras: Manusia (Reincarnation)


Umur: 16 tahun


Tipe sihir: Mengendalikan Waktu.


Rank sihir: S+


Skill: none


Apa ini? Tiba tiba tulisan ini muncul di hadapan ku, ini kah status?, aku pun mencoba untuk memfokuskan kepada diriku sendiri.


Nama: Kazehaya Ivana


Level: 1


Ras: Manusia (Reincarnation)


Umur: 15 tahun


Tipe sihir: Kristal


Rank Sihir: S+


Skill: None


Hehh, otak ku masih ngelag, aku masih bingung sebenarnya ini tu apaan?, aku pun mencoba mengecek semua orang, dan pada saat aku mengecek status semua orang ntah kenapa setelah akhiran Ras Manusia ada tulisan (Hero), sedangkan aku dan Shiro berbeda, kami berdua (Reincarnation). Juga setiap orang memiliki 2 tipe sihir, seperti angin dan cahaya, sedangkan aku dan shiro hanya punya 1 tipe sihir.


Setelah itu aku ingin menjelaskannya kepada raja tentang ini.


"A-ano, saya ingin bertanya, kenapa status saya dan teman saya berbeda dari yang lain?"


Raja pun menatap ku dan shiro, lalu dia menyuruh orang mengambil yang katanya batu guild, setelah itu orang itu pun pergi

__ADS_1


Setelah kembali raja menyuruh aku dan shiro untuk meletakan tangan kami di batu tersebut, aku dan shiro pun menuruti nya lalu meletakan tangan kami secara bersamaan.


Setelah selesai, raja seolah kaget dan bingung, lalu dia pun menetral kan mukanya kembali menjadi datar lalu mulai berbicara kepada ku dan shiro.


"Apa kau benar pahlawan?"


Ha? Apa maksudnya? Tiba tiba raja menanyakan hal tersebut?, tentu saja aslinya bukan, aku hanya seorang anak sma tahun pertama, Shiro pun bertanya balik.


"Ano apa maksudnya?, anda sendiri yang memanggil kami berdua kesini sebagai pahlawan, namun sekarang anda meragukan kami berdua?"


"Bukannya aku meragukan kalian berdua, hanya saja... Setiap pahlawan di samping Ras nya ada tulisan (Hero), Sedangkan kalian tidak memilikinya, dan juga pahlawan mempunyai sihir cahaya, maka dari itu aku..."


Tiba tiba raja tidak melanjutkan kata katanya dan memilih diam lalu berjalan kembali menuju singgasananya.


"Pokok nya kalian berdua tetap akan di sebut pahlawan oleh kerajaan"


Apa maksud nya itu?


---------------------------


Kami diberitahu untuk latihan besok, sekarang kami harus istirahat untuk besok, entah kenapa aku dan shiro kebetulan sekamar.


Entah perasaanku saja atau semua orang mulai menjauhi ku dan shiro?, ya sejak awal aku memang penyendiri di sekolah, tapi tidak dengan shiro dia adalah orang yang periang, tidak seperti ku dia pintar bersosialisasi dan juga agak pintar, jadi kenapa?


Saat ini aku sedang di kamar, shiro sendiri juga sudah tidur, aku? Sedang memikirkan kedepannya aku harus bagaimana? Katanya raja iblis yang sudah di segel oleh pahlawan manusia 5000 tahun lalu telah rusak, dan itu membuat beberapa iblis berhasil keluar dari segel tersebut, dan kita harus mengalahkannya?


Hah ada banyak pikiran di dalam kepala ku, aku memutuskan untuk mengambil kacamata ku di meja lalu pergi keluar sebentar,


Aku sampai di depan gerbang kerajaan, kali ini aku masih memakai seragam karena aku belum di beri baju yang lain, tapi tak apa lah.


Penjaga gerbang yang kebetulan melihat ku, memperboleh kan ku keluar sebentar untuk mencari angin


Aku pun keluar dari istana sebentar, aku melihat lihat di jalan, ternyata benar tidak hanya ada manusia tapi ada beberapa makhluk lain seperti elf, manusia binatang, dan dwarf.


Disini sepertinya benar benar damai, aku hampir tidak percaya jika di kota seramai ini akan di serang oleh raja iblis itu.


Ketika aku sedang melihat lihat aku tidak sengaja menabrak seseorang, dan kacamata ku jatuh ke tanah, tentu saja aku dan orang itu juga jatuh, dia berkata


"Ah maaf, aku tidak fokus"


"Tidak, aku juga minta maaf, anu apa kau melihat kacamata ku?"


"Ah maksud mu ini?"


Dia pun memberikan kacamata kepadaku, lalu aku melihat mukanya orang itu, ketika aku melihatnya entah kenapa mata ku melotot lalu jantung ku berdegup kencang, rambut putih yang terasa tidak asing dan suara itu entah kenapa aku seperti pernah bertemu dengannya, dia juga keliatan kaget dan melototkan matanya.


"Lamy?"


---------------------


Kanto Pov


Yahh sudah sekitar seminggu aku menjadi petualang, selama seminggu ini aku menyelesaikan banyak quest yang biasa aja menurut ku sih, seperti menangkap kucing, membantu memanen, melawan dire wolf, kadang kadang aku juga bergabung dengan party kunie dan zenon untuk menjalani quest yang sulit,


Saat ini aku sedang berjalan di kota, aku mendengar rumor bahwa manusia memanggil beberapa pahlawan untuk melawan raja iblis katanya?


Kelihatannya mereka hebat, rasanya aku ingin menemui mereka, jika benar mereka bisa mengalah kan raja iblis maka kita bisa bekerja sama untuk mengalah kan raja iblis bukan?.


Aku pun berniat pergi ke istana namun ketika di dekat istana kaki ku lagi lagi gemetaran karena mengingat momen di mana ayah ku membuangku.


Akhirnya aku pun memutuskan untuk pergi, di jalan aku berfikir apa ayah dan kakak kakak ku masih mengingat ku tidak ya?


Ketika aku sedang termenung tanpa sadar aku menabrak seorang perempuan, ketika aku melihat nya rambutnya pendek sebahu berwarna ke abu abuan, aku pun memutus kan untuk meminta maaf kepadanya


"Ah maaf aku tidak fokus"


"Tidak, aku juga minta maaf, anu apa kau melihat kacamata ku?


Aku pun mengambil sebuah benda yang bernama kacamata yang di pakai oleh orang itu, lalu memberikannya, dia pun memakai nya setelah memakai nya aku melihat wajah nya sepenuhnya


Mata berwarna biru, kulit berwarna putih, serta suara yang tidak asing, kalau tak salah aku pernah bertemu dengannya, aku pun mengingatnya, dia ada di kehidupan lama ku, yaitu teman masa kecil ku, entah kenapa dia juga melotot kepadaku, tanpa sadar aku berkata


"Lamy?"

__ADS_1


__ADS_2