Blind Girl And Possessive Man

Blind Girl And Possessive Man
#04.


__ADS_3

...Setelah beberapa hari Lidya di rumah sakit, akhirnya Lidya dibolehkan pulang oleh Bianca , selama dirumah sakit Bianca lah yang merawat Lidya sendiri....


...Luka pada tubuh Lidya sudah mulai mengering dan sembuh, hanya tubuh nya masih lemas saja....


...Lidya duduk di atas kursi roda, Bianca membungkuk kan badan nya, lalu menatap Lidya....


..." ini hadiah buat mu, aku sudah mengatur nya agar bisa digunakan oleh dirinya, mata mu sangat indah "...


..." tapi sayang aku buta , ini apa dokter cantik '...


...Bianca mengelus rambut panjang Lidya, dengan masih posisi membungkuk Bianca berbicara pelan....


..." aku berjanji akan mencari cara agar kamu bisa melihat, ini handphone buat kamu, tekan angka satu lama, itu akan tersambung ke handphone ku, dilihat dari segi usia kau berada empat tahun dibawah aku, itu artinya aku kakak mu "...


..." kakak ... jadi dokter cantik mengizinkan aku memanggil kakak , benarkah "...


..." iya ... Panggil aku kakak "...


...Bianca menjawab sambil mengangguk kan kepala, Bianca berdiri dan memeriksa isi dalam tas nya....


..." karena hari ini Lidya boleh pulang, kakak pergi ke suatu tempat, dan membelikan ini buat Lidya , ini adalah sepasang , jadi sepasang nya ada pada kakak "...


...Bianca memasangkan gelang yang ada liontin hati separuh pada tangan kanan Lidya, sedangkan yang satunya ada pada Bianca sendiri....


...Bianca melawat wajah bahagia dalam diri Lidya, tidak disangka Bianca ikut tersenyum....


..." sekarang kita pulang, kakak akan mengantar mu pulang "...


..." mengantar pulang .... ? Aku pulang bersama ibu Tiara saja "...


..." iya .. Bukan hanya Lidya, ibu Tiara juga ikut , kita berangkat sekarang "...


...Bianca mendorong kursi roda Lidya dengan pelan, kedua wanita muda beda usia itu sangat senang selama dalam perjalan menuju parkiran, Lidya masuk kedalam mobil Bianca diikuti oleh ibu Tiara....


...Bianca mengemudi mobil nya sendiri menuju ke sebuah panti asuhan yang tampak sangat sederhana, Bianca melihat hanya sedikit anak panti asuhan yang ada di dalam nya, bahkan para pengurus nya juga tidak banyak, Bianca melihat seorang wanita yang cukup tua sedang berdiri di dekat pintu masuk, Bianca menduga wanita tua itu pasti pemilik panti asuhan ini....


..." kita sudah sampai Lidya , kakak hanya bisa mengantar mu sampai sini, bye-bye Lidya "...


..." bye-bye dokter cantik "...


...Lidya melambaikan tangan nya kearah yang salah, membuat Tiara mengerahkan ke tempat yang benar, ada rasa sedih di wajah Lidya karena lambaian nya salah arah....


...Bianca akhirnya pergi daei tempat Lidya , dalam mobil Lidya menghubungi seseorang....


...📲" bantu aku meneliti riwayat penyakit seseorang "...

__ADS_1


...📲" aku sedang sibuk , yang lain saja "...


...📲" sayangnya aku hanya percaya dirimu, aku sedang dalam perjalanan ke perusahaan mu "...


...📲" ini perusahan Dominic, bukan tempat sesuka mu "...


...📲" kalau begitu aku akan katakan kepada orangtua ku kalau kau menghamili ku "...


...Mendengar kata yang diucapkan oleh Bianca membuat sesorang yang dari tadi bicara dengan nya terkejut....


...📲" dasar wanita gila "...


...Dari kejauhan henry menutup panggilan nya , jika dirinya terus menjawab , Henry akan ikut gila....


..." lama-lama aku bisa ikut gila "...


..." siapa yang ikut gila "...


...Terdengar sebuah suara yang tidak asing bagi telinga Henry . Siapa lagi kalau bukan Bryan Dominic pemilik perusahaan properti terbesar....


...Henry hanya menunjukkan layar ponselnya dimana ada nama Bianca ....


...Bryan hanya menatap sebentar , lalu duduk di atas meja kerja Henry. Seperti biasa Henry hanya melirik sekilas dan kembali bekerja....


...Tidak beberapa lama , Bianca datang dan masuk ke ruang kerja Henry dengan membawa sebuah map coklat....


..." tolong cek ini sayang "...


..." berhentilah memanggil ku seperti itu, itu sangat menjijikan "...


..." hanya itu yang bisa aku panggil untuk mu , jadi kau harus terbiasa "...


...Henry hanya menatap kearah Bryan , sedang Bryan hanya bersikap biasa....


..." Lidya Veronica , siapa dia dan apa hubungan mu dengan nya "...


..." rahasia .. "...


..." baiklah jika itu jawaban mu, maka bawa map ini sekarang "...


...Bianca menatap tajam kearah Henry, ada rasa kesal dalam hati Bianca saat Henry mengatakan hal itu....


...Akhirnya Bianca menjelaskan siapa Lidya dan bagaimana dirinya bertemu. Saat Bianca bercerita Bryan tampak serius mendengarkan nya akan tetapi Bianca tidak mengatakan kalau Lidya adalah gadis buta....


..." apa dia baik-baik saja "...

__ADS_1


...Mendengar sebuah pertanyaan dari Bryan membuat Henry dan Bianca terkejut. Keduanya berpikir kalau Bryan tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh Bianca....


..." aku tanya ? "...


..." mengapa kau bertanya ? Apa kau .. "...


..." lupakan saja "...


...ucap Bryan dan berlalu pergi meninggal Henry dan Bianca di ruang kerja Henry....


...Sebelum Bryan benar-benar keluar dari ruang kerja Henry, Bryan berkata lagi dengan sangat tegas....


..." jangan kelewatan batas, ini perusahaan milik ku, jika mau bercinta keluar dari tempat ini sekarang "...


...Bianca mengambil pena diatas meja Henry dan melemparkan kearah Bryan, yang dimana saat itu ditangkap oleh Bryan....


...Sekarang tinggal Henry dan Bianca dalam ruang kerja Henry. Dimana saat ini Henry sedang melihat apa yang ada dalam map coklat itu, kali ini tatapan Henry sangat serius dari biasanya....


..." apa yang kau temukan "...


..." Bianca , apa gadis ini buta dari lahir "...


..." yang aku tau , dia memang buta dari kecil , itu saja ? Memangnya ada yang aneh dari hasil itu "...


...Henry menatap Bianca dengan tatapan tajam, perasaan henry mengatakan ada yang bermasalah dari catatan ini....


..." akan aku pelajari dulu isi map ini, setelah itu aku akan beritahu kesimpulan nya "...


..." baiklah .. Aku pergi dulu, aku sudah lama meninggalkan rumah sakit "...


...Henry hanya mengangguk tanpa melihat Bianca yang hendak pergi. Meskipun seperti itu Bianca hanya tersenyum melihat Henry yang fokus pada map yang diberi oleh dirinya....


..." aku harap pemikiran mu sama dengan ku, tentang mata Lidya , ada yang aneh dengan kebutaan nya . "...


...Bianca bergumam dalam hati dan berlalu pergi. Setelah kepergian Bianca, Henry meletakan pekerjaan nya dan kembali mengambil map coklat yang diberikan oleh Bianca tadi....


..." gadis ini jelas tidak buta awal nya, seseorang telah menggantikan kedua bola mata gadis ini, tapi siapa dan kapan ? Dan mengapa , Lidya Veronica ... Nama itu terdengar familiar , tapi kapan dan dimana ? Ah ... Sial .. Disaat begini otak ku sangat tidak berguna "...


...Henry mengacak-acak rambutnya yang masih rapi, saat ini dirinya terlihat sangat kacau, pikiran nya menjadi tidak fokus akibat isi map yang diberi Bianca....


...Saat Henry melihat apa yang ada di dalam map, tiba-tiba Henry menemukan sebuah foto , foto seorang gadis dengan senyuman seperti malaikat , senyuman gadis itu membuat Henry tanpa sadar ikut tersenyum seperti terkena sihir....


..." senyuman yang sangat indah , aku jadi penasaran dengan dirinya "...


...Henry masih terus memandang foto Lidya sambil tersenyum sendiri. Tidak tau mengapa rasa kacau dalam pikiran nya mendadak hilang semua. Kali ini dirinya kembali menyelesaikan pekerjaan yang ditinggalkan nya tadi....

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍


__ADS_2