
...Lidya mulai bosan berdiam diri di dalam kamar nya, Lidya berdiri dan berjalan keluar dari kamarnya, tanpa Lidya tau Ibu Tiara mengawasi dari kejauhan....
..." aku bosan dikamar terus, aku harus membantu kepala panti dan ibu pengurus untuk mencari dana "...
...Lidya berjalan dengan menggunakan tongkat nya, Ibu Tiara hanya bisa melihat dari kejauhan. Hingga akhirnya Lidya berada di pinggiran pintu keluar panti asuhan....
..." ibu Tiara , aku tau dari tadi ibu mengawasi ku , aku memang buta tapi indra pendengaran ku tajam "...
..." Lidya mau kemana "...
..." lihat ini, beberapa malam aku berada didalam kamar , aku membuat rajutan sal , akan aku menjualnya, nanti hasil penjualan nya akan aku kasih kepada kepala panti "...
...Ibu Tiara mengelus rambut Lidya dengan sangat pelan, membuat Lidya tersenyum manis....
..." hati-hati jangan sampai kejadian beberapa hari yang lalu terulang lagi "...
...Lidya mengangguk kan kepala nya, Lidya keluar dengan membawa keranjang kecil yang didalam nya ada tiga buah sal rajutan hasil buatan nya sendiri....
...Lidya memang buta tapi keterampilan nya sangat memuaskan , karena dirinya pernah belajar dengan kepala panti....
...Lidya berjalan dengan pelan dan sangat hati-hati, sebenarnya ada rasa takut dan trauma dalam hati Lidya. Tapi sebisa mungkin dilawan oleh dirinya....
...Lidya mulai menawarkan sal rajutan buatan nya saat sampai di sebuah tempat dimana bagi dirinya sangat aman dan pas untuk berjualan ....
..." lihatlah sal buatan saya sendiri, harga nya sangat standar , sal rajutan saya hanya ada tiga , silahkan dilihat "...
...Lidya berteriak dengan penuh semangat, dari kejauhan seorang wanita datang menghampiri dirinya....
..." aku kira kau sudah mati saat itu, ternyata nyawa mu banyak juga "...
...Lidya menoleh kearah suara yang didengarnya, ada rasa familiar di telinga Lidya....
..." kau .... "...
..." iya ini aku, kali ini aku butuh pengorbanan mu, karena aku mau bebas "...
..." apa maksud mu ? Pengorbanan apa ? "...
..." pengorbanan besar, yang akan datang sebentar lagi "...
...Lidya sama sekali tidak tau apa yang akan terjadi pada dirinya, tapi saat ini dirinya merasa sangat cemas. Apalagi wanita yang berbicara dengan nya sengaja memeluk dirinya dan memegang tangan nya....
__ADS_1
...Disaat itu juga seseorang telah mengambil video keduanya dan mengirim kepada seseorang yang sangat berkuasa, dimana seseorang itu terus mencari wanita yang saat ini bersama Lidya....
...📲" bos ... Aku menemukan nya dan akan aku kirim lokasi nya, sepertinya gadis yang satu nya adalah kenalan nya "...
...📲" tahan keduanya , aku akan kesana "...
...Pria yang menjawab panggilan itu langsung menutup panggilan nya lalu bergegas pergi meninggalkan rapat yang saat ini di hadiri oleh dirinya....
..." kau mau kemana ? "...
..." menghabisi seseorang , kau tinggal disini saja, selesaikan rapat mu "...
..." ini rapat mu bukan rapat ku, ah .. Sial "...
...teriak Henry tanpa memperdulikan staf-staf lain. Bryan pergi dengan sangat cepat tanpa memikirkan hal lain, saat ini dirinya harus bisa menangkap wanita yang menurutnya sangat menjijikan....
..." kali ini kau harus aku habisi, "...
...Geram Bryan dalam mobil sport milik nya, Bryan membawa dengan kecepatan tinggi , saat ini Bryan yang mengemudikan mobil nya sendiri....
...Bryan menghubungi seseorang....
..." kalian tinggalkan tempat itu, aku akan menggunakan nya "...
..." baik bos "...
...Bryan memarkirkan mobilnya dipinggir jalan, kedua sorot matanya menatap tajam kearah kedua wanita yang tampak beda usia itu, tiba-tiba Bryan menggenggam erat kedua tangan nya saat melihat seorang gadis yang pernah dirinya tinggalkan waktu itu....
..." kucing sialan, ternyata kau sama saja dengan wanita murahan itu , kali ini aku tidak akan mengampuni dirimu "...
...Di seberang jalan Lidya masih saja di peluk dan kedua tangan nya di pegang oleh seorang wanita yang memang dikenal oleh Lidya....
..." bisakah kau melepaskan tangan mu , aku risih berada di dekat mu "...
...Wanita itu memeluk Lidya dan berbisik kepada nya....
..." kali ini kau benar-benar akan mati, kali ini aku yang akan bebas , karena kau akan mati ada satu rahasia yang akan aku katakan padamu, kedua matamu ternyata sangat indah pada ku "...
...Mendengar bisikan itu membuat Lidya terdiam , wajah nya tampak sangat terkejut, disaat itu wanita itu mendorong Lidya hingga jatuh kebawah , diwaktu yang sama Bryan keluar dari mobil dan berlari kearah Lidya....
...Saat Bryan hendak berlari banyak mobil lalu lalang, sehingga membuat Bryan tampak kesal karena takut tidak mendapatkan wanita sialan yang di kejar selama ini ....
__ADS_1
..." ah .. Sialan ... Cepat kalian kejar wanita itu sampai dapat , jika tidak kalian akan menerima akibatnya "...
..." baik bos "...
...Empat orang bodyguard berlari kearah wanita yang kabur tadi , sedangkan Lidya yang tidak tau apa-apa , tiba-tiba tangan nya ditarik dan diseret dengan sangat kasar....
..." lepaskan ... Lepaskan saya, lepaskan "...
..." lepaskan kau bilang, kau akan menjadi tawanan ku untuk memancing teman mu "...
..." suara itu , suara itu sama persis dengan suara pria yang mendorong ku "...
...Lidya berbicara didalam hatinya, kali ini wajah Lidya tampak sangat takut , apa lagi pria yang menarik tangan nya tidak memberi kelonggaran sedikit pun, sehingga tangan nya terasa sangat sakit....
..." ikut aku sekarang, dasar wanita murahan , seharusnya ku bunuh kau waktu itu "...
...Bryan yang masih tidak tau kalau wanita yang di seret nya buta, terus menarik Lidya dengan sangat kasar, bahkan Lidya beberapa kali terjatuh, walau jatuh pun Lidya tetap di seret oleh Bryan....
...Kali ini Lidya terus berteriak dan meminta tolong tetapi tidak ada yang menolong, karena pada saat ini tempat dimana Lidya berada sudah sepi....
...Bryan yang tidak peduli pada kaki dan lutut Lidya yang penuh luka dan berdarah terus menyeret hingga di depan mobil....
...Tangis Lidya pecah, suara nya sudah mulai hampir hilang karena berteriak , Hingga akhirnya Lidya mulai pasrah saat Bryan menarik rambut panjang nya dengan sangat kuat dan kasar, Bryan memaksa Lidya masuk ke dalam mobil pribadinya....
...Lidya hendak melawan tapi saat itu juga wajah nya di tampar oleh Bryan, bahkan leher Lidya dicekik oleh Bryan. Saat ini amarah Bryan sudah tambah naik....
..." dia lah atau ku bunuh kau saat ini "...
...Lidya yang hampir ke habisan nafas menepuk tangan Bryan dengan kedua tangan nya. Di saat bersama kedua mata Bryan dan Lidya saling bertemu....
...Bryan menatap dengan tajam ada rasa bersalah dalam hatinya, beda dengan Lidya yang tidak bisa melihat apa-apa ....
..." diam disini , dan jangan macam-macam "...
...Lidya tampak sekali ketakutan, Selain itu Lidya hanya mengangguk saja. Seluruh tubuh Lidya benar-benar merasakan sakit yang luar biasa....
...dalam pikiran Lidya apa lagi yang akan terjadi pada dirinya, apakah dirinya bisa pulang dengan selamat, atau hari ini adalah hari terakhirnya, Lidya hanya duduk diam disamping Bryan....
...Bryan sesekali menatap Lidya , saat ini hati dan pikiran masih sulit berpikir tentang gadis disamping nya, walaupun begitu amarah Bryan lah yang paling besar saat ini....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
^^^🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍^^^