
...Kedua mata Bianca tampak memerah dan terasa panas saat melihat tubuh lemah seorang gadis yang sangat di khawatirkan oleh dirinya. dengan sekuat tenaga Bianca berjalan kearah sosok yang saat ini hampir saja mati ditangan sahabatnya jika dirinya terlambat membuka pintu....
...Bianca membulatkan kedua matanya saat melihat sebuah kayu besar yang siap menghantam tubuh gadis yang saat ini terbaring sangat lemah di atas lantai yang lembab. ...
...Bianca berlari kearah Lidya, tanpa pikir panjang Bianca melindungi Lidya dengan cara memeluk gadis itu untuk menghadang hantaman kayu besar tersebut, Bryan yang terkejut dengan cepat menahan diri agar tidak menghantam tubuh Bianca....
...Bianca yang masih memeluk Lidya tanpa sadar mengeluarkan airmata yang mengalir dengan deras, ada rasa sakit dalam hati Bianca....
...Tangisan Bianca menjadi pecah saat terduduk dan memeluk sebuah tubuh yang sudah tidak berdaya dan hampir mati. Kali ini dan untuk pertama kalinya Henry dan Bryan melihat Bianca menjadi histeris seperti ini. ...
...Bahkan dengan seorang gadis yang dipikiran kedua pria itu tidak dekat dengan Bianca....
..." Lidya ... Lidya ... Sadarlah Lidya .. Lidya sadar ... Ini aku .. Aku dokter cantik ... Lidya sadar .. jawab aku , jawab aku Lidya ... , apa yang harus aku lakukan .. Apa yang harus aku lakukan padamu, Lidya sadar ... Ini aku dokter cantik "...
...teriak Bianca dengan sangat keras dan panik, karena saat ini Lidya tidak lagi merespon ucapan nya....
..." Lidya .. Lihat .. Lihat Lidya .. Ini aku .. Ini aku dokter cantik , jawab aku Lidya .. Lidya .. Jawab ... Jawab .. Brengsek kau Bryan, apa yang kau lakukan pada gadis ini .. "...
...Bryan terkejut dan tampak bingung melihat sikap Bianca yang mendadak berubah , kedua mata Bryan melirik kearah Henry agar sahabat nya itu memberitahukan sesuatu tentang apa yang terjadi saat ini, bukan itu saja, Bryan juga menunggu jawaban dari Henry tentang mengapa mereka berdua ada ditempat ini....
...Henry hanya diam dan mengabaikan arti tatapan Bryan, karena Henry juga masih bingung dengan sikap Bianca....
...Bianca yang masih terus memeluk Lidya dan berusaha menyadarkan gadis dalam pelukan nya itu hanya bisa menatap pilu , saat melihat tubuh gadis tersebut basah kuyup, penuh luka , berantakan dan tampak tidak berdaya sama sekali....
...Tubuh Bianca bergetar sangat hebat saat menatap tubuh Lidya, Bianca menatap tajam kearah Bryan, ada rasa amarah yang sangat besar mengalir dalam diri Bianca....
...Melihat tatapan Bianca , membuat Henry tersadar dan berkata kepada Bryan....
..." Bryan .. Kau salah orang, wanita yang kau cari sudah kami dapatkan, gadis itu tidak bersalah, dia hanya jadi kambing hitam "...
...Mendengar jawaban dari Henry membuat Bryan terdiam sambil menatap Bianca dan gadis yang di siksa nya....
...Bianca mulai menangis dengan sangat histeris , Bianca menatap setiap inci tubuh Lidya, disaat itu seorang pria yang tidak kalah tampan dan berkharisma masuk dengan menggunakan pakaian setelah serba hitam....
...Kedatangan pria itu hanya fokus pada Bianca , kedua mata hitam pria itu menatap seorang gadis yang terlihat sangat kritis jika tidak ditolong dengan cepat....
...Pria tersebut berjalan dengan sangat cepat dan melewati kedua pria yang sangat di benci dari dulu....
__ADS_1
..." Bianca ... Apa yang kau lakukan "...
...Bianca menoleh kearah sumber suara yang sangat dirinya kenal. Kali ini Bianca hanya fokus pada nyawa Lidya....
..." bantu aku ... Bantu aku .. Apa dia baik-baik saja , bantu aku .. "...
...Dengan cepat pria itu mengambil gadis yang dipeluk oleh Bianca , pria itu melihat dan memeriksa gadis itu dengan sangat detail tanpa terlewat sedikitpun....
...Lidya berada dalam pelukan pria yang baru datang tersebut, sama seperti Bianca , hati dan perasaan pria itu ikut teriris saat memeluk Lidya....
...Bianca berdiri dengan sekuat tenaga dan berjalan kearah Bryan, lalu dengan reflek menampar Bryan dengan sangat keras, yang membuat Bryan terkejut dan menatap Bianca tajam....
..." mengapa kau menampar ku "...
...Bianca tersenyum sinis dan menatap tajam kearah Bryan....
..." itu belum seberapa dari apa yang kau lakukan pada gadis buta itu "...
...Mendengar Bianca menyebutkan gadis buta mendadak membuat Bryan mundur beberapa langkah , Bianca berjalan kearah Bryan dengan mata masih menatap tajam kearah pria itu....
..." Lidya ... "...
...Pria yang sedang memeriksa Lidya terkejut mendengar nama gadis yang saat ini di peluk oleh dirinya. Pria itu menatap wajah Lidya yang penuh dengan luka....
..." bagaimana ? "...
..." kita harus cepat , jika tidak ... "...
...Pria itu menjawab sambil menggendong Lidya dan membawanya masuk kedalam mobil Bianca, begitu juga dengan Bianca yang ikut berjalan mengikuti pria tersebut....
...Sebelum pria itu masuk kedalam mobil, pria itu menatap tajam kearah Henry dan Bryan yang saat itu ikut keluar dari rumah tua tersebut....
..." sebaiknya kau ikut kami dari belakang, kali ini aku akan membuat perhitungan pada mu Bryan , jangan harap kau lolos dari ini semua "...
...Bryan hanya diam saja, pandangan nya tidak lepas dari gadis yang saat ini duduk dikursi belakang dan berada di pelukan Bianca....
...Henry hanya bisa menundukkan kepala karena tidak berani menatap pria yang akan pergi membawa Bianca dan Lidya....
__ADS_1
...Mobil Bianca melaju dengan cepat, kedua pria itu menarik nafas panjang. setelah itu Bryan berkata pelan kearah Henry....
..." siapa kucing manis itu sebanarnya ? "...
..." kucing ... Jangan bilang itu kucing yang kau sebutkan waktu itu "...
...Tiba-tiba saja Henry terpikir akan sesuatu dalam beberapa hari yang lalu....
..." jawab saja "...
...Bryan hanya berbicara singkat , karena tidak mau menjawab pertanyaan Henry tadi tentang nama panggilan kucing....
..." aku tidak tau ceritanya seperti apa , yang pasti dia gadis yang di besarkan di panti asuhan, dia buta , sepertinya kebutaan nya bukan dari dirinya lahir, tetapi ada seseorang yang memaksa mengambil kedua mata nya dan ditukarkan "...
...Bryan masuk kembali kedalam rumah tua, dan melihat semua tempat dimana dirinya menyiksa , memukul dan menyeret gadis itu dengan sangat kasar....
...Bryan terus berjalan kearah tempat dirinya mendorong gadis itu, matanya tertuju pada sebuah benda yang jatuh disana, Bryan berjalan dan mengambil benda yang jatuh itu....
..." Lidya Veronica "...
...Bryan tampak terdiam dan memegang benda yang pasti milik gadis yang di siksa oleh dirinya, tiba-tiba Henry menyadarkan lamunan Bryan. ...
..." Bryan sudah tidak ada waktu lagi , Kita harus bergegas mengejar Bianca , kau tahukan kalau aku paling takut berurusan dengan pria itu "...
..." Louis Richard "...
...Bryan bergumam pelan, walaupun pelan Henry dapat mendengarkan nya. ...
..." Louis Richard , pria itu sudah lama hilang , dan kali ini muncul bersama Bianca , bukankah itu aneh , dari dulu kita tidak pernah tau latar belakang pria itu "...
..." aku tidak peduli tentang hal itu, kemunculan nya saja sudah mengganggu pikiran ku. "...
...Henry menarik Bryan agar masuk kedalam mobil, dengan kecepatan tinggi Henry menyusul kendaraan Bianca, walaupun pada akhirnya terlambat, karena Louis membawa mobil dengan kecepatan diatas rata-rata orang normal....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍🐍...
__ADS_1