Bubble Friend

Bubble Friend
BAB 5 GAMER VS KUNTI


__ADS_3

"Baiklah kita buat taruhan, kalau kamu menang, kamu bisa mendapatkan mereka kembali, tapi kalo kamu kalah aku akan ambil salah satu anggota tubuhmu hihihi" Ucap Kunti.


Demi menyelamatkan teman - temannya yang dikurung, Kety akan bertarung.


Pertarungan antara gamer vs Kunti dimulai...


Kety mengawali dengan melemparkan granat gas untuk mengacaukan pandangan Kunti.


"Ow mau main petak umpet ya?!"


"KUNTI CLAWS & FANGS!!!" Cakar dan taring Kunti membesar dan semakin tajam.


Dengan mudah dia membabat habis pohon disekitarnya.


Setelah asap dari granat gasnya menghilang, yang tersisa hanyalah potongan pohon.


Kety berhasil sembunyi...


Kunti mencoba mencari sambil terus memotong pohon di sekitarnya.


Sesekali Kety menembak, namun Kunti berhasil menangkis dengan cakarnya.


Tetapi ketika Kunti mendekati sumber tembakan, selalu saja Kety berhasil kabur.


Hal ini membuat Kunti jengkel, dia akhirnya menemukan siasat.


"Iyess... Kena juga titik vitalnya!" Kety mendekati tubuh Kunti.


Ternyata Kunti sengaja tertembak, untuk menjebak Kety.


"Udah aku bilang aku bisa memanipulasi tubuhku hihihi!" Sebelum tertembak Kunti mengkloning tubuhnya.


Dengan wajah haus darahnya dia terbang mendekati Kety.


"Aku akan menyiksamu hingga kau mati!!!"


"TEN CLONES OF KUNTI!!!" Kemampuan Kunti untuk menciptakan kloning tubuhnya konstan berjumlah sepuluh.


Delapan diantaranya berukuran normal, satu berukuran raksasa, dan satu lagi berukuran sekecil peri.


Kety tahu kalau dia dalam kondisi tidak menguntungkan, dia langsung melemparkan granat gasnya kembali.


Tetapi Kunti berukuran peri sangat cepat, dia memotong senjata dan melukai kaki Kety.


"Sial gue ngga bisa kabur!" Kety akhirnya tertangkap.


Dia kemudian terus menerus disiksa hingga terpental kesana - kemari, memang niat awal Kunti hanya ingin bermain hingga Kunti bosan dan Kety mati.


"Kau udah ngebosenin, biar ku remukin aja!!!" Ucap Kunti ukuran raksasa, hendak meremukan tubuh Kety dengan tangannya.


Kety terlihat tidak berdaya, tubuhnya penuh dengan luka cabik dan darah terus mengalir dari tubuhnya.

__ADS_1


"JANGAN REMEHIN CEWEK GAMER!" Teriak Kety.


Sebelum Kunti Raksasa itu meremukan tubuh Kety, tangannya tertembak dan terputus.


"Ini salah satu game favorit gue, namanya Flowers vs Zombies!" Ternyata sambil terpental kesana - kemari Kety terus menerus menandai tempat dan menunggu waktu yang tepat untuk mengeluarkan game ciptaannya.


Flowers Vs Zombies, adalah game yang mengeluarkan karakter bermacam - macam tanaman bunga yang bisa menembak musuh.


Hampir semua Kunti tumbang tertembak dari segala arah, hanya Kunti Raksasa karena ukurannya sangat besar sehingga sangat sulit mengenai titik vitalnya dan juga Kunti Peri, walaupun serangannya tidak sekuat Kunti lain tapi dia sangat cepat dan berhasil menghindari semua tembakan Flowers.


"Kenapa Kunti kecil selalu ngehindar? Kalau dia bisa beregenerasi dan menumbuhkan kloning kenapa harus ngehindar?"


Pasti ada tubuh intinya!!!"


Ketika Kunti Peri mendekat, Kety mengeluarkan objek game yang lain.


"PAK - MAN!!!"


"Akhirnya kena kau!" Kety mengeluarkan objek game bernama Pak - Man, karakter game berbentuk wajah bulat raksasa yang memakan apapun di depannya.


Sayangnya ternyata semua Kunti yang berhasil dikalahkan tumbuh lagi dari tubuh Kunti Raksasa.


Inilah inti kekuatan dari TEN CLONES OF KUNTI, setiap ada tubuh yang tumbang akan muncul tubuh pengganti dan jumlahnya selalu genap sepuluh Kunti.


Kety kembali menggunakan Flowers dan Pak - Man untuk menghalau Kunti yang lainnya, dia mengira inti tubuh yang asli ada di Kunti Raksasa.


Dia memanggil Flappy dan terbang keatas Kunti Raksasa sambil terus menghindar dari serangannya.


Setelah sampai di atas Kunti Raksasa dia mengeluarkan Balok - Balok berukuran dua kali lipat dari tubuh Kunti Raksasa, itulah objek game yang bernama "TETRIS."


"Apa gue berhasil?"


Belum sempat menengok, muncul kloning Kunti Raksasa di belakang Kety.


Kunti raksasa memukul Kety hingga terpental ke tanah.


Para Flowers dan Pak - Man juga berhasil di kalahkan para kloning Kunti.


"Jadi begitu, gue udah tau satu hal!" Kety menjawab dengan nafas terengah - engah.


"Tadi hampir saja!!! Hihihi"


"Sekarang kamu udah taukan kamu tak akan menang!" Ucap Kunti Raksasa.


"Bukan begitu... Inilah Final Stage-nya!" Kety menjawab dengan percaya diri, dia mengeluarkan semua objek gamenya dua kali lebih banyak.


Para Flowers menembaki Kunti ukuran normal, para Pak - Man terus mengejar Kunti Peri, dan Kunti Raksasa terus menerus dihujani balok TETRIS.


"Yang harus gue lakuin sekarang adalah menumbangkan kalian bersamaan!" Kety akhirnya menemukan kunci untuk mengalahkan Kunti.


Dia memperhatikannya, sebelum Kunti mengkloningkan dirinya dia selalu menghindar dan menangkis tembakan Kety, tetapi ketika Kunti sudah mengkloning dirinya, dia terlalu ceroboh dan terkena serangan vital.

__ADS_1


Dan dilain sisi pasti ada satu Kunti yang menjauh mencari tempat aman untuk mengkloningkan tubuh Kunti yang tumbang.


Di akhir pertempuran, Kunti terlalu percaya diri telah memenangkan pertarungan hingga diapun lengah.


Kety bisa membuat kembali semua objek game dari semua tempat yang dia tandai. Batas dari objek game yang Kety ciptakan tergantung dari sisa energi Kety sendiri.


Dia berhasil menumbangkan semua Kunti secara hampir bersamaan, tanpa terlewat satupun.


Tetapi Kety memilih untuk tidak membunuh Kunti.


"Mengapa kau tak langsung membunuhku?" Tanya Kunti yang sudah tergeletak di tanah.


Ketika Kunti terkena titik vitalnya dia tidak bisa pulih dengan cepat, dan semua Kunti terkena serangan Kety hampir bersamaan sehingga tidak bisa menumbuhkan kloningnya kembali.


"Entahlah... Dulu gue juga mau ngebunuh musuh, taunya sekarang malah udah jadi temen!"


"Gue rasa, semua orang bisa berubah." Jawab Kety.


Yang Kety maksud adalah Cleopatra, dulu Kety mencoba membunuh Cleopatra. Padahal Cleopatra berusaha melindunginya. Akhirnya merekapun berteman.


"Hihihi.. Dengan wujudku ini, baru kamu aja yang bilang pengen berteman denganku?!"


"Semua orang jijik melihat wajahku, mungkin aku juga akan jadi jomblo seumur hidup!" Ucap Kunti.


"Nanti gue kenalin sama Mils ya, dia baik banget, belum kenal aja lo pasti ditawarin pisang hehe," Sambung Kety dengan nafas yang masih terengah.


"Aku juga suka pisang." Jawab Kunti.


Kety memenangkan pertarungan, walaupun lukanya cukup parah.


Namun dipertarungan itu muncul sosok yang tidak diharapkan.


Sesosok pria berbadan gempal, berkulit hijau dan membawa senjata Gada besar.


Dia adalah Buto si Green Devil, satu pasukan dengan Kunti.


"Whahaha hari ini emang hari keberuntunganku, tidak perlu capek bertarung, dapat mangsa besar pula!" Ucap Buto.


"Gawat gue udah kehabisan energi, kesadaran gue mulai hilang!" Kety sudah tidak sadarkan diri.


Buto memanggul Kety, namun dihentikan oleh Kunti Raksasa.


"Makasih Kety, kamu orang pertama yang mau berteman denganku!" Ujar Kunti.


"MINGGIR!!! kamu mau berkhianat wanita buruk rupa!?" Buto memukul Kunti Raksasa dengan gadanya, seketika badan Kunti Raksasapun hancur.


Buto akhirnya membawa Kety...


Salah satu Kunti ukuran normal yang sekarat masih punya sedikit tenaga untuk melepaskan para peri dari sangkarnya.


Dia meminta para peri untuk mencari bantuan untuk menyelamatkan Kety.

__ADS_1


*****


Sementara itu Bubble terlihat terkejut dan marah, melihat Mils telah mati terbunuh di tangan sahabatnya sendiri yaitu Journey sang Kurcaci.


__ADS_2