Calon istri doctor tampan

Calon istri doctor tampan
episode 102


__ADS_3

"Astaga" ucap kayna pelan,ia tak mau membangun kan Milano, kaynaa tersenyum kecut menyadari apa yang ia lakukan.


kaynaa ..


Milano memang bocah,, tapi ntah kenapa aku mulai menyukainya, tubuh ku merespon nya aku pun selalu nyaman saat berada di pelukan nya.


aku sendiri tidak percaya, kenapa aku bisa melakukan hal segila ini!!


kayna melirik milano yang masih terlelap, ia nampak tampan dan imut.


kayna segera bangun ia merasakan kesakitan yang luar biasa, ada bercak darah di semprai. kayna tersenyum kecut, bisa bisa nya dirinya terbuai oleh rayuan bocah kecil dihadapan nya ini.


dengan perlahan kayna bangun, ia mengambil pakaian dari lemari Milano, dengan tertatih kayna mencoba bangkit, kini kayna telah berpakaian lengkap.


ia segera pulang, ia tidak mau Milano tau kalo ia sedang menghindarinya, kayna menulis pesan dan ber ujar..


" gw pulang ada kelas".


kini kayna telah sampai di mansion nya, echa tersenyum melihat kayna yang berjalan terseok seok, sedang brian ia hanya menatap anak gadis ke sayangan nya itu, kayna tersenyum melihat momy dan dedy nya.


"pagi..momi, pagi dedy" ucap kayna ragu, echa menghampiri kayna, kamu dari mana?kenapa semalaman tidak pulang?cerca echa kesal..


itu..mom aku ketiduran di apartement bocah sialan itu!! brian mengerutkan dahinya, kayna menyadari kebingungan dedy nya, itu ded maksud kayna "Milano".


emmm..mom .. ded.. kayna kekamar dulu ya, echa dan brian tidak menjawab meraka diam mematung melihat tingkah gugup kaynaa.


echa menghampiri brian, "seperti nya kita akan segera menimang cucu". brian mengerut kan dahinya lalu tersenyum evil..sedang echa senyum merekah penuh arti..


"bocah ingusan itu, bisa juga membuat kayna luluh ucap brian, dengan suara parau nya."


kayna kini telah berendam di bathub, iya merasakan perih yang ter amat sangat susah digambarkan, ia merutuki dirinya sendiri, kenapa bisa khilaf.


kaynaa menenggelamkan diri nya kala ia ter ingat kejadian semalam.

__ADS_1


ia tidak siap jika harus berhadapan dengan Milano.


Apartemet..


Milano terbangun dengan penuh kecemasan, ia tidak melihat kaynaa disampingnya, ia segera meraih pakaian nya dan memakainya.


Milano tersenyum penuh bangga melihat bercak darah kaynaa, ia segera pe pergi dengan sepeda motornya, menuju rumah kayna.


milano takut kayna, prustasi atou depresi dan semacam nya karna kejadian semalam.


dengan tergesa Milano masuk kedalam mansion orang tua kaynaa, disana brian dan keluarga sedang sarapan, Melihat Milanonyang terburu buru dengan nafas ngos ngosan membuat brian dan echa menahan tawanya.


brian bangun dan menghampiri Milano, melihat brian menghampirinya Milano jadi ragu dengan langkah nya.


"Astaga apa dedy sudah tau?ia nampak marah"bathin Milano.


emm..ded ..kaynaa ada?emh..maksud saya apa dia sudah pulang? Milano bertanya dengan terbata bata.


"Apa yang kamu lakukan sama kaynaa, milano?bentak brian.


Milano mulai lemas, mendapat pertanyaan dari brian, sedang echa hanya diam sambil menahan tawanya...


kegilaan echa gak ada ujung nya ia meraih henpon nya dan melakukan vi call dengan lesha, lesha yang bingung karna echa tidak berbincang terlebih dahulu, namun lesha mulai mengerti saat melihat brian dan milano yang tampak tegang.


lesha tersenyum dan segera menghampiri ammar agar ia bisa melihat anak tampan nya.


ammar nampak bingung, Why?? tanya amar bingung, lesha merasa kesal pada suami nya yang minim dalam hal berfikir menyimpulkan situasi.


"lihat anak mu, dia buat salah..dan lihat kaka mu dia sedang kesal.."cih..begitu saja masa kamu gak bisa menyimpulkan.


ammar mengerut kan dahinya bingung sedang lesha semakin kesal dan menjitak kepala suami nya itu, amar merintih kesakitan.


"kayna dan Milano semalam tidak pulang"!

__ADS_1


teriak kaynaa kesal pada suaminya.kini ammar mulai mengerti,.


"What??"


cih..telat kamu!! teriak lesha kesal.


bagaimana bisa kamu lulus dengan gelar doctor ..sedang otak mu susah sekali konex


MANSION ECHA..


brian sedang ber ekting menjadi ayah yang melindungi anak nya.


Milano mendapat bogem mentah di perut nya, echa masih menahan tawanya, begitu juga dengan Lesha dan brian, mereka terkekeh geli.


Milano menerima pukulan brian, "ded sorry!! mohon Milano, I Will be responsible!"


brian masih ingin memberi hukuman pada Milano!"tentu kamu harus bertanggung jawab.!!


beraninya kou menyentuh nya sebelum menikah."


milano tersungkur, lesha nampak kesal anak tampan nya di perlakukan seperti itu namun lain dengan ammar, ia tersenyum penuh arti, bahkan kalo amar berada disana ia pasti akan ikut menghajar Milano.


"hei bisa bisa nya kamu tertawa!!teriak lesha kesal."


amar berbalik ke arah lesha, dia sudah mengambil *******keponakan ku!! lesha mengerutkan dahinya..


WhAt??


hemm.."jadi sekarang kamu sedang berlagak di posisi seorang om...hemmm baiklah.."


ayo ikut aku teriak lesha, lesha menarik ammar keluar dan masuk kedalam mobil, ayo cepat jalan kita kerumah besan kita.


Ammar menyesal sudah membangun kan macan yang sedang tidur, Alamat buruk ucap amar dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2