
hari demi hari telah terlewati,bulan demi bulan pun berlalu,tak berasa usia kandungan echa sudah memasuki 4 bulan,kini brian sudah lebih baik.
dia bisa beraktipitas kembali,seperti biasa.echa sudah tida masuk kuliah lagi karna dari semenjak dinyatakan hamil echa sudah berenti.dan untuk nathan,ya....nathan!!dia semakin kacou hari harinya dia habiskan di kamarnya,momy nathan sering mengunjungi echa,dengan berbagai alasan echa selalu menolak menemui nathan,echa takut dia akan lebih menyakiti nathan.dia ingat kejadian dimana dia pernah menyakiti hati laki laki(amar)entah bagaimana kabarnya sekarang,echa tida pernah menghubungi amar begitu juga amar.
hari ini brian berangkat ke RS,banyak pekerjaan yang harus dia seleseykan,karna kemarin-kemarin dr. brian lebih sering bekerja dirumah nya,seseorang menyambut kedatangan nya dia perempuan yang pernah mengisi hati nya dr.elina.
brian!!aku merindukan mu.ucap dr elina mengungkapkan perasaan nya pada brian,brian tersenyum kecut,mendengar pernyataan dr.elina.
kamu kemana ja selama ini???giliran aku udah da pengganti kamu,kamu coba masuk kembali kekehidupan aku.
brian..aku menyesal,aku mohon beri aku kesempatan kembali ucap elina memohon,dia mendekat dan mencoba mendekati brian,air matanya mengalir deras,ada rasa bersalah pada diri brian,ingin rasa nya ia memeluk elina namun ia tidak ingin memberi harapan kepada elina,dia tida ingin menyakiti perasaan echa.
brian sangat prustasi mendengar tangisan elina,sudah hentikan teriak brian,sekarang kamu keluar dari ruangan saya!!bentak brian,elina merasakan sakit hati yang teramat dalam,tak lama kepala nya terasa pusing,pandangan nya menjadi buram dan brugh!!dia jatuh pingsan terkulai lemas dilantay,brian sangat panik dan segera mendekat,dia mengangkat tubuh elina dan membawa nya keruang periksa.
dr brian sangat panik,da beberapa dokter yang membantunya,satu jam telah berlalu,dan elina belum juga sadar,tak lama seorang dokter menghampiri brian dan memberikan hasil leb dr elina kepadanya.
brian membuka selebar kertas itu yang dipegang nya,dengan perlahan ia membukanya tak lama matanya terbelalak kaget.
elina menderita penyakit yang sangat berat(kangker hati!!setadium akhir)brian tida percaya dengan apa yang di bacanya,kenyataan yang menyakitkan,brian berhambur mendekati elina dia memeluk elina yang masih terbaring tak berdaya ditempat itu.
tak terasa air mata brian mengalir deras,dia menyesal karna telah menyakitinya,aku janji elina aku akan menemani mu diakhir hidup mu ucap brian lirih dan posisi yang masih memeluk elina.
brian sudah mulai sedikit tenang,kini elina sudah mulai sadar hanya nama brian yang pertama keluar dari mulut mungilnya.
BRIAN...BRIAN!!
__ADS_1
aku disini ucap brian lirih,dia menghampiri elina,kenapa kamu tida memberi tahuku tentang penyakit mu??tanya brian pada elina,elina tersenyum jadi kamu sudah tau tentang penyakit ku ini!!untuk apa aku memberi tahumu?agar kou mengasihaniku??
jangan berbicara seperri itu elina,aku akan membantu mu,kita lawan sama sama penyakit mu,aku yakin kamu akan sembuh!untuk apa??apa kou akan kembali pada ku jika aku sembuh??tanya elina,brian tidak bisa menjanjikan apa apa,dia hanya diam tanpa memberi jawaban apapun,elina tersenyum kecut,aku tau aku ini tidak pantas untuk mu.
maaf elina aku sangat mencintai istri ku,aku tidak mau menyakitinya!ya aku paham brian,tap aku mohon padamu,aku ingin menghabiskan waktu sisa umur ku hanya bersama mu,baik lah elina aku akan membantu mu melewati hari mu,elina sangat bahagia mendengar ucapan brian,boleh aku memeluk mu ucap elina,brian mengangguk tak lama elinapun berhambur kepelukan brian,ada rasa tenang dan nyaman yang dirasakan kedua nya,bukan hal baru bagi mereka, rasa itu pernah menghiasi hari hari mereka dulu,kalo saja elina tida meninggalkan brian,mungkin mereka akan bersama sampe saat ini.
tak tersa brian di RS sampe selarut ini,dia khawatir sama ke adaan echa,brian melepaskan pelukan elina,maaf aku harus pulang echa pasti khawatir karna aku tidak pernah pulang selarut ini,kumohon tinggalah disini,aku tidak ada keluarga atou siapapun disini,brian merasa tidak tega meninggal kan nya,brian mengangguk baiklah aku akan menghubungi orang rumah dulu biar tidak menghawatirkan ku.
elina mengangguk senang,kini brian kembali kepelukan nya.akan kubuat dia kembali pada ku!ucap nya dalam hati.
diruangan brian...
dia segera meraih hp nya,astaga 15 panggilan dari istrinya,dia mencoba menghubungi balik namun tak ada jawaban di sebrang sana,mungkin echa sudah tidur.
*halo..bi?
*oh ia halo tuan!tuan kenapa tidak pulang??
*ada banyak pasyen bi di RS jadi saya harus lembur.
*oh begitu!nyonya tidak mau makan kalo tida sama tuan,susunya juga belom diminum,nyonya tertidur disofa tuan!
*apa??kenapa kalian biarkan nyonya tidur disopa tidak baik untuk kandungan nya.
*maaf tuan kami sudah menyuruh nyonya pindah tapi nyonya tidak mau dan mau menunggu tuan pulang.
__ADS_1
brian sangat prustasi keduanya orang yang penting bagi brian,dia bingung harus bagai mana.
*halo tuan!
*oh ia bi halo,kenapa bi??
*nyonya bangun tuan apa tuan mau bicara dengan nya??
*oh boleh bi saya mau bicara dengan nya.
"siapa bi??tuan nyonya yang menelpon,echa berlari dan segera mengambil telpon nya".
*halo...sayang kamu kenapa tidak pulang??echa sangat panik dan tanpa terasa air matanya mengalir.
*maaf sayang aku lupa menghubungi mu,di RS banyak pasyen jadi aku harus lembur.
*biasanya kamu tida seperti ini sayang,aku takut terjadi sesuatu padamu,persaan ku sangat tidak enak,tadi aku bermimpi buruk sayang.
*aku baik baik saja!kamu mimpi apa sayang ??
*aku mimpi kamu ninggalin aku dan ke tiga anak ku,semuanya terasa nyata.echa kembali menangis.
*itu hanya mimpi sayang sekarng kamu tidur lah,dan minum susu mu,besok pagi aku pulang.
*baik lah ucap echa lirih,brian pun mengakhiri panggilan nya.
__ADS_1