
di RS...
pagi pagi sekali brian sudah sampe RS,ia tergesa gesa keruangan dr.angga,diasana dr.angga sudah menunggu dan menyerahkan hasil leb elina,brian duduk dan membuka dan mulai membaca selebar kertas itu,senyum nya menyeringay..rasa kecewa dan rasa tak percaya bercampur menjadi satu emosi dan sesak didada,berian terlihat sangat marah,dr.angga menenang kan brian.
dr.brian hadapi masalah ini dengan kepala dingin,jngan membuat elina selalu merasa menang,karna kalo anda melakukan nya dengan amarah diapun akan melakukan hal yang sama!tidak kah kou liat apa yang dilakukan elina kemarin??dia hendak mengakhiri hidup nya,kali ni buat dia merasa bersalah terhadap mu,saya harap dr.brian mengerti maksud saya.
brian mengangguk,da benar nya juga yang dikatakan dr.angga! baiklah dok terimakasih buat saran nya,saya akan lakukan apa yang dokter sarankan.
kini brian menuju ruangan elina,dia sedang berbaring di tempat tidur nya.
elina!!..brian!!..elina tersenyum senang kini brian ada dihadapan nya kembali,elona mencoba meraih brian,namun brian menepisnya,sudah lah elina jangan berpura pura lagi,aku sudah tau semuanya!maksud kamu apa brian???elina mulai gusar,fikirannya mulai tak tenang.
brian melemparkan selwbar kertas itu,bisa jelaskan ini elina??elina membuka dan membacanya,iya sangat kaget ini hasil leb dirinya,elina menatap brian dan mencoba menjelaskan pada brian,brian tersenyum kecut,sudah lah elina semuanya sudah terbongkar,aku kecewa sama kamu,kou telah sengaja menghancurkan keluarga ku!aku sangat bodoh telah mempercayaimu.
tidak brian aku punya alasan untuk ini kumohon jangan tinggal kan aku!!sudah elina ambil jalan hidup mu sendiri,jangan ganggu aku dan istri ku lagi,aku sudah sangat muak kepada mu.
brian pergi meninggalkan elina,elina menangis meratapi hidupnya yang amat buruk,air mata mengalir deras,dia sendirian semua teman nya tidak ada,mereka semu kecewa kepadanya,sejak awal dari kejadian itu mereka sudah menjauhinya.
brian pulang kemansion miliknya,ia bersiap mengurus keberangkat tannya ke London..tak butuh waktu lama kini brian sudah dibandara tanpa memberitau siapa pun.
__ADS_1
bahkan alesha pun yang ditugaskan jadi mata mata brian kecolongan ia tidak tau rencana keberangkatan nya.
LONDON....
pagi ini echa sendirian diapartemen nya,momy dan dedy brian pergi bekerja.
taklama ada suara ketukan pintu,echa membukanya,ka amar!!boleh akj masuk tentu ucap echa ramah,duduk lah ucap echa santey ia membawa kan minum untuk amar.
mau apa kamu kemari ka amar??amar tersenyum,echa terlihat menjaga jarak dari nya,kenapa apa aku tidak boleh menemuimu??ucap amar sakras.tentu boleh jawb echa gugul.
amar mendekat namun echa mulai menjauh menggeser kan posisi duduk nya,amar tersenyum kamu kenapa??apa kamu tidak mau mencium ku??
echa menganggukan kepala nya,kenapa tanya amar??kumohon ka,jangan membuat ku membuat kesalahan terus menerus,ucap echa lirih.
aku tidak masalah cha,walou aku kou buat menjadi pelarian mu!echa mendongak kaget.aku tak masalah jadi yang kedua but mu.asalkan aku bisa berada di sisimu itu sudah cikup bagi ku!
maksud kamu apa??apa yang kamu katakan ka??tidakah kou tau apa yang kamu katakan itu salah!!
amar tersenyum kecut,tidak kah kou menyadarinya??sejak awal pertama kita bertemu sejak itu juga perasaan ku kepada mu mulai tumbuh,jauh sebelum kou bertemu ka brian.
__ADS_1
echa kaget setengah mati,dengan apa yang diucapkan amar kepadanya.aku tau maslah mu,aku tau kekurangan mu,aku tau kelebihan mu,aku bisa menerimanya seperti ka brian menerima mu.
bahkan tujuan ku kemari ingin mencari obat untuk mu,aku bersungguh sungguh disini tak sekalipun aku bermain bahkan bersenang senang dengan perempuan disini,sampe saat ini aku masih menunggu mu.
hati echa semakin terenyuh mendengar ucapan amar,ia kini di posisi yang bingung.echa midah saja menerima cinta amar karna bagi echa mencintai bukan hal yang sulit untuk suatu hubungan,tapi suatu hubungan tanpa adanya kejujuran itu yang membuat nya sulit.
echa mendekat dan memegang tangan amar,terimakasih masih setia mencintaiku!aku kini masih bersetatus istri k brian,namun aku masih belum tau,mau dibawa kemana pernikahan ku ini,urusan ku dengan brian belom selesey beri aku waktu untuk menyelesey kan nya,bila memang hubungn ku dengan ka brian tidak bisa diperbaiki lagi,dengan tangan dan hati terbuka aku akan mendekap mu dalam hidup ku.
tapi..jika sebalik nya,pergilah dan buanglah rada cinta mu ke pada ku jauh-jauh!!dan mulai lah buka hati mu untuk orang lain.
amar mengangguk mengiyakan ucapan echa kini mereka berpelukan saling menguat kan,mata mereka bertemu lagi lagi echa mendekat dan mendaratkan ciuman nya,tak lama pintu terbuka mereka syok melihat siapa yang datang
Brian!!!mereka secra bersaan memanghil nama brian.
brian tak percaya dengan apa yang dilihat nya,namun ia mencoba tenang,ia tau situasinya sedang tidak baik.
brian mendekat menghampiri echa,dia memeluk echa,menciumi wajah echa bertubi tubi tanpa henti.
sedangkan echa masih diam mematung,ia tak percaya apa ini nyata??darimana brian tau aku berada disini??apa momy nya yang memberi tau?.
__ADS_1
tak ada perlawanan apa lagi balasan echa membiarkan brian melakukan apa yang di ingin kan nya,kini brian mencium bibir echa,amar terlihat kesal tapi apa daya nya dia tidak berhak melarang nya.
brian melepaskan ciuman nya dan berujar sambil mengelap bibir echa dengan jempol tangan nya,"aku sudah membersih kn nya"!ia mengulang apa yang dikatakan echa waktu brian berciuman dengan elina.