Calon istri doctor tampan

Calon istri doctor tampan
episode 52


__ADS_3

echa sudah sampai ke RS dengan motor nya,alesa lebih dulu berada di sana,echa mengambil kuenya yang tadi dia titip kan pada teman nya,echa menuju ruangan brian.



semua teman nya sudah siap dengan rencana mereka,echa kini sudah berada di depan ruangan brian.


"buruan loe masuk cha,pelakor itu sudah masuk bersama teman teman nya untuk memberikan laki loe kejutan".


tanpa mengetuk ia membuka pintu ruangan brian dia sangat kaget pada saat dia masuk dia memergoki suami nya sedang berciuman dengan mantan nya!


bahkan bukan hanya echa yang kaget para sahabat brian pun di buat nya kaget,karna tanpa penolakan brian menerima ciuman elina.


wah....wah..wah...!!


jadi begini kelakuan suamiku di belakang ku??echa tersenyum tanpa beban,brian sangat kaget dengan kedatangan echa ia melepaskan ciuman nya dan mendorong elina.


wih...santey ja sayang!kenapa ga dilanjutkan??aku gak masalah ko!!ucap echa sakras.


aku... a...aku..bisa jelasin sayang!


tidak perlu,sayang....ucap echa manja, aku percaya kamu!!


echa membuka kueh nya dan menyalakan api di lilin yang terdapat diatas kueh itu,seperti tanpa dosa..dengan ceria echa menyanyikan sebuah lagu seolah tak ada masalah apapun. echa menyanyikan nya dengan baik sehingga semua orang yang ada di ruangan itu merasa haru,termasuk brian air matanya mengalir deras.

__ADS_1


happy brithday to you...


happy brith day toyo...


🎂🎂🎂🎂🎂🎂🎂🎂


happy brithday to you....


happ....y brith day to....you.....


selamat ulang tahun suami ku ter...cinta!!semoga kamu panjang umur sayang dan selalu bahagia.


"selamat ulang taun dedy",ucap echa lirih seolah mewakili anak anak nya mengucapkan selamat ulang tahun,brian hanya diam lidah nya kelu susah untuk nya berbicara,melihat senyuman echa membuat hatinya semakin sakit.


brian menggelengkan kepalanya seolah menolak melihat keadaan echa yang baik baik saja.brian tahu hati echa pasti terluka,dia gak bermaksud menghianatinya,namun ciuman itu... iya juga tidak tau kenapa menerima ciuman elina,ia terhanyut terbawa suasana.


brian meniup lilin nya,lalu echa menghampiri brian dan mencium bibirnya echa melumat bibir brian lebih dalam lagi,ciuman echa semakin buas seolah mewakili rasa kesal nya pada brian lewat ciuman itu,tak lama echa melepaskan ciuman nya,"sudah ku bersihkan" ucap echa lirih membuat brian semakin merasa bersalah.


terimakasih sayang !!ucap echa.


untuk apa tanya brian??


"UNTUK PENGHIANATAN MU".

__ADS_1


aku tidak menghianati mu sayang!echa tersenyum kecut,elina menghampri echa mencoba menjelaskan namun echa tak menggubrisnya dan menampar wajah elina,namun... PLAK!!!satu tamparan balasan mendarat di wajah cantik echa,ya...dia suaminya sendiri !!brian lah yang menampar echa,echa memandang brian lekat,ia tak percaya dengan apa yang dilakukan brian kepadanya,brian merasa bersalah dia mencoba ingin menjelaskan kalo dia tidak bermaksud menamparnya,namun echa malah berlari meninggal kan brian,brian sangat panik ia berlari mengejar echa,disusul oleh semua shabat brian, sedang kan teman teman echa sudah bersiap untuk rencana berikut nya.


saat dilantai dasar echa ditarik oleh alesha untuk bersembunyi.


peran echa diganti oleh citra..dia teman genk nya juga,ia mengenakan pakaian yang sama seolah siapapun yang melihatnya akan menyangka kalo dia adalah echa sedangkan echa masuk kedalam mobil nya alesha.dan lebih dulu berada di lokasi.


saat brian menuju lantai dasar dia melihat echa yang sudah pergi mengenakan motornya,brian panik sangat panik karna takut echa kenapa napa terlebih dengan ke 3 anaknya yang berada diperut echa,brian segera mengambil mobil nya,ia mengejar echa dia sedikit kesal karna tertinggal jauh dari echa,brian menangis sejadi-jadi nya dan menyesali apa yang dia perbuatnya,MA-AF kan aku sayang lirih brian disela sela tangisnya.


tak lama mobilnya terhenti di depan ada kerumunan orang .." DEG!!jantung brian terasa berhenti pandangan nya terasa kabur,ada apa ini,perasaan nya tak karuan brian turun dari mobil nya,badan nya terasa lemas,dia bertanya pada seorang pria paruh baya,ada apa pa??itu pa di depan ada yang kecelakaan,kecelakaan apa pa??perempuan cantik mengendari sepedah motor besar dia terserempet truk .


brian segera berlari menghampiri kerumunan,dia menyapu semua orang yang ada di hadapan nya,ia kedapatan istrinya yang sedang berbaring dengan lumuran darah di tubuh nya,tidak!!brian berteriak menghampiri echa iya rebahkan tubuh echa dipangkuan nya,bertahan lah sayang!brian terus berteriak sayang bangun!!aku mohon sadar lah,brian segara memasukan echa kedalam mobil nya dan berbalik arah menuju RS.


brian membawa mobil nya dengan perasaan hancur,dia penyebab kecelakaan istrinya dia menyesali perbuatan nya,tuhan selamat kan anak dan istri ku,brian trus menangis haru air matanya mengalir sangat deras,tangan nya sesekali memukuli setir nya,pandangan nya mengarah ke belakang,dia melihat echa terbaring dibangku belakang tubuh nya di penuhi darah,seolah ia telah ke guguran.


echa menjalani peran nya dengan baik dr kandungan nya sudah memberi dia obat tidur,sehingga semuanya akan terlihat nyata.


berian trus merutuki dirinya,penyesalan nya tak berarti apa apa,anday waktu bisa di putar kembali brian tida ingin semua ini terjadi.


aku pembunuh,anak anak ku!brian merasa gagal menjadi seorang ayah dan seorang suami.


brian sampai di rs,semua teman echa bersiap kembali kerencana berikut nya,dr brian menggedong echa dan membaringkan tubuh nya di kereta rumah sakit,para suster mendorong echa keruang IGD.


seseorang menyuruh brian menunggu diluar,namun brian menolak dan memaksa masuk,kalo brian masuk rencana mereka tidak akan berjalan lancar.

__ADS_1


namun tak ada yang bisa melarang nya,dia juga seorang dokter,brian di dalam ruangan menemani echa ke adaan nya yang lemah membuat brian sesekali hampir terhuyung jatuh,dia sangat setres pikiran nya sangat kacau dia tidak kuat melihat keadaan istrinya yang tak berdaya,pandangan brian kabur semua terasa gelap dan brugh!!brian terjatuh,dia tidak sadarkan diri,brian diangkat ketempat tidur dan segera ditangani.


__ADS_2