
pagi...
cahaya masuk melalui celah celah gordeng,brian mulai sadar dari tidur panjang nya,brian berharap kejadian kemarin semuanya hanya mimpi!!
seseorang mendekatinya pandangan brian semakin nyata,sayang kamu udah sadar!suara perempuan ..namun fikiran nya mulai kecewa bukan suara itu yang dia harap kan,brian membuka matanya pandangan nya mulai jelas,elina!bagai mana ke adaan istri ku??
elina terdiam tak keluar sepatah katapun dari mulutnya,kenapa kamu diam?aku bertanya bagai mana ke adaan istri dan anak ku??
sebaik nya kou istirahat dulu,jangan terlalu memikirkan ke adaan istri mu ucap elina malas.
maksud mu apa??brian sangat marah pada elina ia tidak percaya elina akan berkata seperti itu.
brian turun dari ranjang nya dan menarik jarum impus yang menempel di tangan nya,elina melarang brian branjak dari tidur nya, istirahat lah brian!namun brian tetap memaksa dan berlari keruangan echa,badan nya sempoyongan namun dia tetap melanjutkan langkah nya,kepalanya masih terasa pusing namun itu tak berarti, yang lebih penting ke adaan istri dan anak nya,brian masuk keruangan IGD namun sudah tidak ada siapapun diruangan itu!brian berlari mencari seseorang yang bisa memberi tahu dimana istri nya,tak lama seorang dokter menghampiri nya,dia dr yang menangani echa kemarin.
dokter,dimana istri saya???brian terlihat panik dan marah dia menarik kerah dokter yang merawat echa kemarin,brian terus bertanya tanpa henti,dr.brian sebaik nya anda ikut keruangan saya sekarang!ada yang harus saya sampaikan,brian mengikuti dokter itu.
__ADS_1
cepat katakan dimana istri saya??istri anda di pindah kan oleh keluarga nya ke luarnegri,apa???nyonya echa mengalami pendarahan yang cukup hebat,ke adaan nya cukup lemah,pihak keluarga ingin pengobatan yang terbaik untuk anak nya,kemana mereka membawa istri saya??maaf untuk masalah itu saya kurang tau pihak keluarga merahasiakan nya.
lalu bagai mana dengan ke 3 anak saya??dokter menghela napas nya panjang,untuk ke tiga anak dr.brian, saya minta maaf saya sudah berusaha sebisa saya namun...
namun apa??kenapa kou tidak menyelamat kan ke tiga anak ku??dan membiarkan istri ku pergi,tanpa tau kemana dipindah kan nya!brian tak bisa mengendalikan emosinya dia menghajar dr yang ada dihadapan nya tanpa henti,sampe di lerai oleh beberapa orang,sadar brian,tahan emosi mu ini takdir bukan kesalahan dr yang menangani istri mu.
dimana istri ku??kembalikan dia pada ku,brian mengamuk dia tak bisa mengontrol emosi nya,aku pembunuh ank-ank ku!harusnya aku yang mati!!echa maafkan aku,jangan pergi,kembalilah. sampe salah satu dokter menyuntikan obat tidur padanya,brian menjadi lemas badan nya terkulai lemah,kini dia kembali berbaring di tempat tidur.
pihak RS menghubungi orang tua brian,tak lama orang tua brian tiba di kejakarta,brian masih setia dalam tidur nya,dan pastinya dr elina selalu menemani nya,orang tua brian sangat terpukul,dia tidak bisa menghubungi keluarga echa,ada apa ini??tanya momy brian pada suaminya!kita kemansion orang tua echa sekarang.
mau apa lagi kalian datang kemari??suara bariton terdengar cukup lantang,tak ada lagi sambutan hangat seperti dulu!
mas apa tidak bisa kita bicarakan secara kekeluargaan??dady echa mendengus dia tersenyum kecut,sepertinya semuanya cukup jelas tida ada yang harus diperbaiki lagi!
mas tolong jelaskan ada apa ini??momy brian menangis sesegukan dia benar benar tidak tau kejadian sebenarnya.
__ADS_1
dan dimana menantuku echa??dan bagai mana dengan calon bayi nya??kemana kou memindahkan pengobatan nya?biar aku yang mengobatinya!dady echa tertawa puas,apa menantu??dia sudah bukan menantu kalian lagi,saya sudah mengurus surat perceraian mereka!!saya tidak mau terlalu banyak bicara untuk kejalasan nya kalian tanyakan saja pada anak mu brian.
"sudah mah mari kita pulang tidak baik kita terus disini akan semakin memper keruh keadaan,tunggu sampe semuanya tenang kita akan kemari lagi.momy brian menangis dia sangat terpukul dengan keadaan ini,apa yang dilakukan brian sampe berujung perpisahan".
momy dan dady brian kembali ke RS,brian masih belom sadar,momy brian kaget melihat elina,apa kou benar elina??elina mengangguk astaga jadi kamu penyebab nya?anak saya berpisah dengan istrinya??apa kou tidak puas menyakiti brian??apa sekarang kou sudah puas??elina menangis,aku menyesal tante maaf kan saya!ucap elina lirih.pergi sekarang kamu dari kehidupan brian jangan pernah kembali lagi.momy brian memaki elina dan mengusir nya,elina berlari hatinya sangat hancur,dia merasa orang yang paling bersalah dalam kejadian ini,harus nya dia senang karna kini echa dan brian berpisah,namun tak tau kenapa perasaan nya sangat sakit,apa lagi melihat brian yang terlihat sangat terpukul "aku fikir brian tidak sedalam ini mencintai istrinya"elina tidak bisa lagi menggapai hati brian.
apa lagi dalam keadaan sekarang ini dialah yang akan disalah kan oleh brian.apa lagi kalo brian tau kalo sakitnya hanya kebohongan.elina menangis sejadi jadi nya,dia tidak tau apa yang harus ia lakukan,nasi sudah menjadi bubur.
bahkan keluarga brian sangat membeci elina,mereka tidak bisa melupakan apa yang dilakukan elina pada brian beberapa tahun lalu!ditambah lagi kejadian ini dan kebohongan kebohongan lain nya.
TIDAK....!!
__ADS_1
elina berteriak prustasi..aku menyesal tuhan.