
Innalilahiwainnailaihiroji'un..
Pagi setelah selesai memasak,
seperti biasanya saya langsung sarapan!
Tapi belum juga saya memulai, terlebih dahulu saya mengambil handphone, dan membukanya
Saya sangat terkejut, melihat status salah satu teman.
Dia menulis kabar duka cita,
salah satu teman kami kembali berpulang ke rahmatullah.
ya allah...beneran ga nyangka kalo saat pulang kemaren adalah pertemuan terakhir kami.
Saya dengar kabar dia sakit sakitan,dari seorang teman, dan sempat menjenguk nya sekali.
Saat pulang kemaren,
Saya melihatnya berjalan pulang menuju rumah nya,
dan ternyata itu jadi pertemuan terakhir kami.
Beliau adalah orang yang luar biasa, dan salah seorang yang sangat berjasa dalam hidup saya.
Nasehat dan ilmu yang beliau berikan kepada saya,sangat lah berguna untuk kehidupan yang saya lalui, dia adalah seorang guru yang hebat.
Semoga allah swt mengampuni dosa dosa nya
dan menerima semua amal ibadah beliau
Amiin...
1987
Awal saya bertemu dengan dia,di bangku sekolah,dan kebetulan kami berada di kelas yang sama.
Remaja dulu tidak seperti sekarang!
itu menurut pandangan saya sendiri"
Mohon maaf sebelumnya!
Saya tinggal di sebuah perkampungan, yang pada saat itu, warga di kampung halaman saya belum semuanya dapat menikmati penerangan listrik.
Masih ada banyak warganya yang menggunakan lampu minyak tanah atau lampu patroma.
Penduduknya juga belum sebanyak sekarang.
Ya allah! waktu begitu cepat berlalu.
Dan kini, sudah ada beberapa teman, yang berpulang ke rahmatullah.
__ADS_1
Rindu sekali masa masa itu,
Masa remaja, yang belum mengenal handphone!
hehehe...
TAPI "bukan kami tidak tau" alat komunikasi ini,
Cuman pada saat itu, belum banyak orang yang memiliki nya.
Saya pun belum tertarik untuk memiliki nya.
Ya! Masa itu,, sangat saya rindu kan!
Jaman dimana remaja nya, yang kalo saling kirim kabar atau...
Masih menggunakan surat, dengan amplop yang populer mada masa itu, hahaha...
Kakak pertama saya,saat itu sudah punya,
dan kami tidak mengetahuinya.
Saat dia melakukan panggilan telepon di kamarnya, kami terkejut, terutama UMI.
Ya allah..!
Dengan jahatnya kami malah berfikir, mungkin ada masalah dengan kondisi kesehatan nya,
Terlebih UMI, yang langsung mengetuk pintu kamar kakak,
Kakak,, apa kamu sudah "gila" kenapa berbicara seorang diri?
Kakak tampak aga terkejut dengan ucapan umi, UMI apa apa an, saya sedang menelpon!
sambil dia menunjukkan alat komunikasi itu pada kami!
hahaha..
Kalo inget masa itu!
Ya allah ya rob, ga terasa umur sudah berkurang banyak.
"Babakan kelapa indah" itu lah nama lain dari kampung halaman saya,
yang pada masa itu, di kampung memang banyak sekali pohon kelapa
kampung yang kecil,namun dulu sangat lah indah!
Tapi kini, sudah tidak seperti dulu lagi.
Sawah dan ladang,sudah tidak sebanyak dulu
dan langit pagi juga sudah tak seindah dulu lagi.
__ADS_1
panas,, itu yang sekarang saya rasakan.
Penduduk di kampung saya,rata rata memiliki banyak anak,termasuk orang tua dan keluarga besar saya!
Saya sendiri anak k empat dari tujuh bersaudara! ( yang ada )
kalo semuanya hidup,
Saya ini sebenarnya anak k enam dari sembilan bersaudara.
Namun kaka pertama dan kedua almarhum,
dan yang ada, hanya tinggal kami bertujuh.
Karena banyak nya keturunan,
Lahan di sekitar rumah pun,kini sudah
penuh dengan rumah rumah baru.
Ya!
Anak anak yang dulu masih pada kecil dan remaja, termasuk saya.
Kini,, hampir semua nya telah menikah dan memiliki keluarga sendiri,
Tanah yang dulunya, tempat kami bermain, sawah dan ladang,
Kini sudah berubah menjadi ladang bangunan,
dimana mana,sudah di bangun rumah rumah tinggal,
dan kini sudah semakin sempit.
jalanan pun sudah tidak seperti dulu lagi, sempit.
mirip gang di pinggiran kota besar,
yang hanya dapat di lalui, pejalan kaki dan satu sepeda motor saja.
Biarpun sudah tidak seperti dulu lagi,
tetapi kampung halaman,tetap lah terasa sangatlah nyaman,di bandingkan dengan tempat yang lain.
Ya!
Mungkin karena sudah banyak sekali kenangan yang luar biasa tersimpan di sana,
Sehingga' kemanapun kaki melangkah, kampung halaman akan selalu menjadi yang terbaik!
Candalaras
02/10
__ADS_1
20:20