
Hari ini sangat menyedihkan bagi saya,
ini kali kedua setelah saya bekerja di tempat yang sekarang
Saya harus bertugas dan tidak dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
ya allah...Sedih banget rasanya
Sudah dua kali saya hanya merayakan hari raya seorang diri
Gak tau harus gimana,
Saya hanya bisa bersedih, mendengar suara takbir.
Sudah dua kali, hari raya jauh dari orang tua dan anak
Kalo lagi kaya gini, rasanya ingin sekali berhenti bekerja
Tapi itu juga tidak mungkin saya lakukan, karna saya orang tua tunggal.
Saya tidak ingin merepotkan orang tua saya lebih banyak lagi , dulu mereka harus merawat saya
Dan sekarang mereka juga membantu saya merawat anak saya.
Saya tidak ingin mereka juga menanggung beban biaya hidup kami.
ya allah...
Saya harus bagaimana?
Pagi ini saya menelpon orang tua saya,
Dan umi menangis ...
Saya juga tidak dapat menahan air mata saya
dan kami ngobrol sambil menangis.
Kami sedih karena tidak dapat merayakan hari raya bersama
Saya terpaksa harus menitipkan anak saya pada orang tua
__ADS_1
Karena kali ini saya harus bekerja di luar kota.
Saya tidak dapat membawa anak saya,
Karena pendidikan agama di sana menurut saya jauh lebih baik, dan biaya pendidikan di sana menurut saya jauh lebih murah!
ini dapat membantu meringankan beban saya!
Saya memutuskan untuk berpisah dengan suami,,
Kami menikah lewat perjodohan,
ya...Saya menikah karena keinginan orang tua saya
meskipun begitu,saya sudah berusaha semaksimal mungkin mempertahankan hubungan kami, tapi saya tidak bisa mempertahankan hubungan.
Sudah hampir sepuluh tahun kami berpisah.
Awalnya anak saya menolak untuk memiliki ayah sambung!
Setiap ada orang yang bertanya,
Dia selalu menjawab, tidak ingin punya ayah tiri.
Itu sebabnya,, saya juga belum pernah mau untuk mencoba berpacaran"
Saya ingin langsung menjalin hubungan yang serius .
Dan ternyata sangat sulit..
ya! Karena sekarang saya tidak sendiri '
Sekarang,, selain saya dan keluarga, ada yang lebih utama lagi, yaitu anak
Sangat sulit memang'
mendapatkan orang yang sesuai dengan harapan saya dan keluarga
Sekarang anak saya sudah memberikan ijin untuk saya kembali menikah.
Dia bilang
__ADS_1
Dia ingin punya ayah,
ingin punya adik, terutama adik perempuan.
Sudah sejak PAUD dia minta adik
tapi waktu itu belum ijinkan saya untuk menikah lagi.
Saat itu dia bilang, ayah tiri itu galak, dan akan lebih sayang sama adik nya (anak kandung ayah tiri).
Alhamdulillah sekarang dia sudah mulai mengerti!
ya, itu karena alhamdulillah dia mengerti,
kalo dia gak bisa punya adik, kalo saya ga punya suami!
Dan sekarang malah dia yang sering banget nanya,
umi !
kapan umi menikah?
Saya selalu menjawab nanti.
Saya juga selalu takut mencoba,
Saya takut,, kalo nanti saya gagal
putra saya juga akan ikut kecewa.
Takut, kalo putra saya sudah sayang!
terus kami harus berpisah, saya takut anak saya kecewa
Saya juga takut, kalo suami nanti, hanya sayang sama putra di awal saja.
ya!
itu juga yang membuat anak saya saat masih PAUD tidak mau punya ayah tiri.
Hal itu membuat saya,sampai sekarang masih belum menikah, dan bahkan saya masih belum berani menjalin hubungan dengan lawan jenis.
__ADS_1
Candalaras 21/09