Candalaras Diary

Candalaras Diary
Kumpul lagi!


__ADS_3

Alhamdulillah!


Puji syukur ke khadirat allah swt, yang telah memberikan saya kesehatan sampai detik ini :-)


Alhamdulillah! seneng banget bisa bertemu dan mengobrol lagi dengan saudara dan teman sekampung, :-)


Hari minggu kemarin,saya,teman serta saudara saya lain, alhamdulillah! kami dapat berjumpa dan berkumpul bersama di kost an tempat saya tinggal, senangnya! :-)


Sudah lama, sejak terakhir kali kami bertemu, itupun hanya teman sekampung dan saudara sepupu saya aja.


Tapi kemarin,alhamdulillah teman dari kampung sebelah juga datang, untuk ikut


" babacakan "( makan bareng) di kost an.


Seneng banget,bisa berkumpul bersama mereka!


ya!


Hari minggu kemarin, mereka datang ke kost an saya untuk makan bareng,


bukan hanya sepupu dan teman dekat, tapi teman dari kampung sebelah juga ikut berkumpul bersama.


kalo kayak gitu,rasanya udah seperti di kampung halaman saja!


yang datang, dari mulai kakak dan adik kelas saat sekolah dulu,juga ada saudara sepupu saya, dari keluarga UMI.


Dia bukan keponakan umi, anak dari saudari sepupu UMI satu nenek!


Ya,, kami!


Saya dan dia, kami hanya saudara sepupu satu nenek buyut!


Biarpun menu makannya gak seberapa, tapi ini adalah menu favorit bagi kami :-)


Hampir di setiap makan bareng, menu ini pasti ada,( ga boleh ketinggalan) :-)!


ya!


Jengkol, lalab, sambel dan ikan asin, jadi menu utama yang harus ada,di setiap secara "babacakan"( makan bareng) hehehe!


Saya sebenarnya,sudah mulai mengurangi makan jengkol,


karena ada epek sama badan, hmmm


"sudah tua"!


Tapi,, bagi yang lain,terlebih adik sepupu saya, makanan yang satu ini,tidak pernah ketinggalan,( favorit banget)

__ADS_1


jengkol, jadi menu utama setiap minggunya,


meskipun sedang mahal mahalnya.


Sekarang lagi murah, dia bilang beli yang banyak buat stok hahaha...


Dulu saya juga suka banget, sama menu yang satu ini, tapi sekarang badan saya terasa gak enak, setelah memakannya.


Bukan cuma jengkol, tapi pete dan daging kambing juga mempengaruhi kesehatan saya.


ya allah...


Sebentarnya,saya belum terlalu tua, usia saya bahkan belum sampai empat puluh, tapi allah sudah kasih alarm buat saya, agar saya bisa lebih lagi menjaga kesehatan diri sendiri .


Dulu mah, bukan cuma di masak, jengkol dan pete mentah pun bisa saya makan, di lalab enak banget :-)


ya allah, sedihnya....


Baru umur segini, udah banyak yang di rasa.


Sudah banyak, yang saya suka


kini, saya tidak bisa lagi,menikmatinya seperti dulu.


Tubuh,sudah mulai minta saya untuk meredam nafsu makan,( sudah minta untuk di jaga lebih baik lagi)


bukan cuma wajah, postur tubuh cerewet dan bawelnya saya juga banyak yang bilang mirip banget sama UMI, ya! " kan anaknya" :-)


Dan sepertinya, kondisi kesehatan saya juga mirip banget sama beliau.


keluarga UMI, memang memiliki riwayat jantung dan lainnnya.


Saya sendiri memang belum memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui kondisi kesehatan diri saya.


Di keluarga UMI, bukan cuma keturunan


yang hampir di setiap generasi nya,pasti ada yang tidak memiliki keturunan.


dan di generasi saya masih belum ketaun, semoga saja, semuanya bisa memiliki keturunan.


Insya allah!


Mengobrol, bercerita tentang kehidupan di masa lalu,juga tentang rencana kedepannya.


Kami saling bercerita bertukar pikiran satu sama lain nya.


Gak terasa, kini sudah dua puluh tahun an lebih

__ADS_1


hal hal konyal itu pun masih kami ingat, ya allah..


Gak yangka,bakalan hidup seperti ini!


Kadang sedih,


tapi ini memang halan yang harus saya lalui,


Saya yakin ini yang terbaik untuk saya dan keluarga.


Suasana seperti ini kembali membawa kami mengingat masa lalu.


Dan sekarang gak nyangka,kami harus hidup berjuang di ibukota.


ya!


Ini yang harus kami lakukan dan jalanin, untuk kehidupan yang harus terus kami jalani.


ya,, Kami semua dulu tidak tau akan seperti apa kehidupan di masa depan(mungkin semua kali ya)?


Kita tidak bisa menebak nebak, misteri kehidupan kita sendiri.


Entah apa yang akan terjadi dimasa depan,


apa yang akan terjadi besok, dan akan menjadi cerita seperti apa?


Hanya bisa menjalani nya,dan harus terus mensyukuri nya, agar dapat merasakan nikmatnya anugrah yang telah allah berikan untuk kita.


Terus memupuk semangat dan berusaha untuk tidak mengeluh.


Itu semua memang susah di lakukan, tapi harus terus menerus dicoba, agar bisa mendapatkan apa yang selama ini kita tuju.


Semangat dan terus bersabar,


ini harus terus ada,dan harus terus dipupuk agar bisa tumbuh tinggi.


Insya allah,hasilnya pasti manis sesuai dengan harapan kita! :-)


Semangat semangat...


Bahagia selalu!


Candalaras


01/12


08:12

__ADS_1


__ADS_2