CARAMU MENINGGALKAN LUKA MENCIPTAKANKU HEBAT

CARAMU MENINGGALKAN LUKA MENCIPTAKANKU HEBAT
DIA MENCINTAIKU


__ADS_3

Waktu berlalu,seperti biasa,aku kembali bersiap siap dari rumah,terlihat mama sedang sibuk menyiapkan sepiring makanan, juga minuman hangat untukku.


"dihabiskan lin,"ujar mama menemaniku duduk dimeja makan,kuambil 1 suapan saja dan beranjak pergi dengan langkah terburu buru.


"uda telat ni ma,alin berangkat ya,muach,iloveyou ma."pamitku menuju pintu keluar,Tanpa sengaja papa tiba dengan taxinya,ia tampak sibuk membawa barang bawaanya,dan langkahku terhenti menatap,lalu kuambil secarik kertas bermaterai yg kudapat tadi pagi.


wajah pp berubah kaget,ingin rasanya marah tapi aku masih takut kalo smpai mama mendengar ini.


"dari mana kamu dapat surat itu?"tanya pp bingung."buat apa si pa hutang sebanyak ini?trus klo tadi alin gak dirumah,gimana sama mama pa,"tatapku menahan marah.


"kamu ini,hutang segitu saja sudah ribut,mana balas budi kamu terhadap orang tua,selama ini kamu kan dibesarkan,disekolahkan oleh papa,"jawab papa dengan santai lalu meninggalkanku begitu saja,aku hanya bs diam menarik nafas panjang dan melanjutkan langkahku.


tiba di Bar,aku duduk menyendiri jauh dr keramaian.hilda muncul menyapa."woi..ngapain loe mojok mojok,ntar kesambet baru tau,nyanyi gih,sapa tau dpt kenalan tajir hahahha 😁.


"gua lg badmood hil,bokap bikin ulah lagi."jawabku sembari menyalakan sebatang rokok.


"hutang lg?"tanya hilda dan aku,mengangguk,hilda mengusap punggungku sebagai isyarat bahwa aku harus kuat ☺" ia menarik tangan ku menuju stage berdansa ditengah keramaian,agar rasa sedihku sirna,lalu ku teguk minuman diatas meja,kunikmati malam ini dengan indah,ya,saat ini aku sedang kacau,aku tak ingin diganggu oleh siapapun,bahkan aku tak sadar beberapa pria menghampiriku dan berjoged didekatku,akhh aku tak perduli kalian.


tapi tiba tiba,tanganku ditarik oleh seseorang menuju pintu keluar..pandanganku kurang jelas,hingga saat dipintu parkir.


"aduuuhhh siapa si berani tarik tarik tangan saya."sentakku sedikit mabuk."dika membuka jaket dan topinya,lalu aku terkejut."Apa ini?!!kenapa km berpakaian seminim ini?km tau?km terlihat murahan didepan kerumunan laki laki didalam tadi,"tatap dika kesal lalu memakaikan jaketnya padaku.dan aku mengelak.

__ADS_1


mas dika?"..uda deh,mas dika gak usah urusin saya,jadi cowok gak usa terlalu munafik😄!!"kataku membela diri,"maksud kamu apa?saya tlp kamu dari tadi,saya mencemaskan kamu dari tadi,coba liat hp kamu,"tatap dika serius.lalu kuletakkan kedua tanganku pada leher mas dika dan berbisik.


"mas dika tau munafik?hahaha,mas dika cm pgn tidur kan sm saya,yakan?"bls alin kesal mendorong dika.


mendengar ungkapan itu dika menarik tanganku menuju mobil."leppasiiinnn..!! Teriak ku berontak,namun genggaman tangan dika begitu erat hingga akhirnya dika berhasil membawaku pergi.


Sepanjang jalan aku hanya bisa diam menatap jalan dr jendela mobil,hujan menyelimuti malam dan air mataku menetes,tiba dirumah mas dika.ia menuntunku berjalan dan duduk disofa sembari membuatkanku teh hangat.


jujur,Aku merasa malu dgn ucapanku,aku merasa ia berbeda dr setiap pria yg kutemui,batinku tak bs berontak saat bersamanya saat ini.


"Minumlah.."ujar dika menatapku."dengar,saya gak pernah main main dengan ucapan saya,mulai sekarang,sy minta kamu berhenti dgn kebiasaan km nyanyi,nongkrong,atau apalah di tmpt seperti itu,sy yang akan jamin kamu.ngerti?!!"kata dika serius,dan ia genggam tangan ini dengan erat.


"pertemuan kt kemarin buat sy bukan hal biasa,sy suka sm kamu,lalu alin tersenyum sinis."jadi Simpanan mas dika gitu maksudnya,waw..sy jd ngerasa ketemu sm sosok manusia baik hati ya,mau menolong tapi dengan embel embel cinta.😡"ucapku sinis.


kali ini suasananya semakin beda,aku masih berdiri di dekat balkon jendela ruangan mas dika,air mataku kembali menetes,mas dika berdiri dibelakangku sambil memakaikan syal berwarna putih pada ku dan berkata,"apa kah setiap hari km selalu pulang larut?bagaimana dengan keluarga kamu?apa mereka gak kawatir?"tanya dika ingin tau.


"aku selalu bilang aku tidur dirumah hilda,dia teman dekatku yang bekerja ditempat yang sama denganku,papa juga gak pernah kok perduli sama keluarga,itu juga membuat aku seperti orang tersesat selama ini,hutang yang tidak kunjung henti, selalu aja ada kejutan hampir setiap hari.


"dunia Malam yg gemerlap dengan iming iming hasil yang bagiku cukup bisa buat bernafas utk membayar cicilan utang papa dalam waktu singkat.tp bukan berarti tanpa usaha,waktu itu semakin hari,saya semakin gak perduli akan diri sendiri."isak alin penuh kesedihan, lalu dika memelukku dan membelai rambutku yg panjang.


"jgn nangis,kamu sdh cukup kuat,mulai sekarang,kita yg selesaikan,kasih saya kesempatan semampu saya"tatap dika dgn tulus,Mendengar ungkapan itu,aku merasa hari ini aku tak lagi takut,aku terlindungi,aku tdk sendirian.

__ADS_1


Waktu yang berputar begitu cepat,tak terasa sedikit demi sedikit,dengan berjalanya waktu,aku mulai merasa nyaman bersamanya,kuberanikan diri utk memperkenalkan keluargaku padanya,meskipun baru lewat tlp,begitupun mas dika,sedikit demi sedikit bercerita bnyk tentangnya padaku.


siang itu.didepan rumah."ayo turun.."ujarku menarik tanganya."blm waktunya saya muncul,sabar ya,bls dika mengambil kotak kecil dr laci mobil berisikan gelang tangan yg cantik lalu memakaikanya pd ku."kamu pakai terus gelang ini,biar selalu ingat sy😊"tatap dika mencium keningku."besok sy kembali kesurabaya,kamu jaga diri kamu baik baik disini,km bs datang kapanpun kerumah,karena saya sdh bilang supir dan bik sumi utk melayani km dgn baik.


Alin mengangguk,"cepet balik lagi kesini ya,biar aku gak kangen"tatapku manja."pasti aku kabari,kan foto foto km ada di hp ini,😊kapanpun sy bs liat km disini setiap kali sy kangen..☺masuklah,nanti mama curiga ada mobil parkir lama lama didepan rumah,i love u."senyum dika lebar dan melaju hilang dr pandangan alin..


Aku akan mulai merindukannya,aku akan mulai memikirkanya,aku baru sadar,senyum itu,kini kembali lagi,rasanya aku memang jatuh cinta padanya,


kala itu dirumah hilda.


"sepertinya cowok di cafe yang bersama loe itu,baik banget deh lin"ujar hilda duduk disampingku sambil menyisir rambutnya yg kusut,"aku tersenyum menanggapinya."gue mikirnya juga gitu si hil"balasku singkat.


"dia single?duda?atau..?.."tatap hilda padaku lalu aku tertunduk diam.


"gw gk pernah nanya,tp gw yakin,foto perempuan sama anak laki laki diatas meja kerjanya,pasti adalah foto istri dan anaknya." hilda tertawa lebar."dasar laki hidung belang,sama aja sama yang laen."jawabnya kesal."tp dia beda hil,gua ngerasa dia beda bgt,dia gk kurang ajar kok sm gw."kata alin menjelaskan,lalu hp nya pun berbunyi.


"halo?.."alin mnjawab tlp nya.


"lg dimana syg?"tanya dika serius."ng..lagi drmh hilda main,mas dika lg apa?"tanyaku kembali ingin tau,"minum kopi smbil liat foto km di hp saya☺"rasanya lebih enak buatan kamu dr pd buatan sy sendiri,meskipun buatan km kemarin rasanya pahit😊"canda dika padaku dan akupun tertawa.


"masa si,pinter kalo ngerayu,ya uda cepetan balik kejakarta,nanti saya buatin kopi yang manis seperti saya😛".dika tersenyum,lalu menutup tlp nya dan akupun pamit pulang.

__ADS_1


"loe jatuh cinta lin?.muka loe tu beda dari biasanya,"tebak hilda heran"akhh uda deh hil jgn ngeledek,gua pulang dlu ya,ntar gw tlp.bye😊.senyumku tampak ceria hari ini.


sepanjang perjalanan rasanya aku tiada henti tertawa sendiri mengingat wajah seriusnya mas dika yg selalu bikin aku kangen😊.i miss u..


__ADS_2