Catatan Harian Buat Tuhan

Catatan Harian Buat Tuhan
Kebangkrutan Mama


__ADS_3

Setelah seminggu kepergian Papa dari rumah,, mama Mulai memberanikan diri untuk berangkat kekantor ..


"Ma..gak usah terlalu mikirin papa ya, Nikita janji akan cari papa dimana pun papa berada" ( sambil sarapan dimeja makan)


mama hanya dapat tersenyum tipis kepada ku.


"Nik,, seperti biasa kamu nanti diantar supir ya ke sekolah"( sambil mencium ku , ingin berangkat ke kantor)


"iya,, ma.."


sesampainya di sekolah , keadaan masih seperti biasa , belum ada teman teman tau tentang orang tua ku. Disekolah aku hanya memikirkan papa ada dimana sekarang, kenapa dia tidak pulang?.


sepulang sekolah aku berencana untuk mendatangi kantor nya papa,, namun sesampainya di sana papa tidak ada. Aku kepikiran papa pasti di apartemen nya, namun lagi dan lagi aku tidak menemukan papa. Aku pun pulang ke rumah..


sesampainya aku dirumah, aku kaget .. karna belum aja masuk kedalam rumah, aku di kaget dengan tulisan " Rumah ini disita "


aku langsung buru buru masuk kedalam rumah. Aku melihat mama menangis.


"ma... kenapa rumah kita ada tulisan rumah disita ma..."


(mama hanya menangis )


"ma.. kenapa ma..."


" Nik, mama ditipu sama rekan kerja mama , semua aset yang kita punya harus disita untuk bayar utang utang mama ( sambil menangis tak henti henti).

__ADS_1


" udah cepat kemas semua barang barang kamu, kita harus cepat cepat keluar dari rumah ini.


( Aku hanya bisa menangis sambil menyusun barang barang milikku).


Aku dan mama pun keluar dari rumah yang dimana rumah itu punya kenangan yang indah antar aku, mama dan papa. Dulu nya rumah ini di beli karena kelahiran ku ditengah tengah mereka, Namun aku harus meninggalkan nya.


setelah lama berjalan kaki , akhirnya sampai lah aku dan mama di kontrakan yang kecil.


" Nik ,, maafin mama ya , udah buat kamu susah. mama cuman bisa kontrak rumah ini , karna tabungan mama juga tinggal sedikit lagi"


( Aku hanya bisa diam , sambil memikirkan apakah aku bisa melewati ini semua ).


" Nik disini hanya ada 2 kamar saja, satu kamar buat mama dan satu lagi buat kamu ya nak.."


Aku pun menyusun semua barang barang yg ku bawa tadi. Di malam tidur ku , aku tak bisa tidur karena aku memikirkan dimana papa ku berada, dia pasti enggak tau kalau aku dan mama udah pindah rumah. Tidak sadar aku pun langsung tertidur.


" Nik ,,, bangun sudah lagi ini, ayo bangun kamu enggak sekolah "


" Iya ,,, ma ,," ( menuju ke kamar mandi ).


" Nik ... cepat sini sarapan, mama enggak bisa lama lama , karna mama mau cari kerja … "


" Iya ... ma.. " mau cari kerja dimana ma "


" Entah lah ... "

__ADS_1


( sambil aku dan mama sarapan dimeja makan , dengan apa ada nya )


"Ma..."


"iya "


"mama... rindu enggak sama papa"


( Seketika mama berhenti makan dan langsung bergegas pergi mencari pekerjaan baru )


aku merasa bersalah sama mama, karena menanyakan hal ini, seharusnya aku tau bagaimana sakit hatinya mama terhadap papa.


sesampainya di sekolah semua teman teman ku binggung dan heran karna aku kesekolah naik angkot, bukan di antar dengan mobil mewah dan pakai supir.


Rea langsung menghampiri aku..


"nik, kamu kok naik angkot , mobil kamu mana" saut Rea


"mobil aku...." ( bicara dengan terbata bata).


tak lama kemudian Yura datang.


"nik , berita ini benar bahwa papa kamu selingkuh dan mama kamu bangkrut" saut Yura


aku hanya terdiam dan menangis sambil bersaut di dalam hati akhirnya mereka tau apa yang terjadi, mungkin mereka enggak akan mau lagi sahabat dengan ku .

__ADS_1


__ADS_2