Catatan Harian Buat Tuhan

Catatan Harian Buat Tuhan
Bersahabat Dengan Intan


__ADS_3

Istirahat pun tiba dimana ini adalah hal kesukaan ku belakangan ini karna aku ingin menyindiri di perpustakaan sekolah yang diam dan adem dan tak lupa jauh dari keramaian..


“ hei….Nikita,,tunggu ( saut intan)


[Aku melihat dia kebelakang ]


“ iya,, ada apa intan “


“ kamu mau kemana”


“ aku mau ke perpustakaan,,,, emang ada apa ya,,,”


“ Aku boleh ikut kamu,,, aku liat tidak ada yang mau berteman dengan kamu,, kalau aku boleh tau kenapa ya ???”


( aku menatapnya , heran entah apa yang harus kukatakan padanya )


“ apa mungkin karna kamu bukan dari keluarga yang berada .?


“ entah lah intan “ ( menjawab dengan pasrah )


Sesampainya di perpustakaan kami pun membaca buku yang kami pilih masing-masing.


“ nik,, aku kan murid baru di sini ,, kamu mau berteman dengan ku?”


“ aaahhh,, kamu gak salah milih aku jadi teman kamu?,, nanti kamu nyesal lo!!! ( pikirku dalam hatiku )


“ kenapa harus menyesal! Dari semua murid disini aku rasa yang tulus akan pertemanan itu kamu dehhh,,,,,soal nya disini jika bukan karna orang kaya mungkin mereka juga gak mau berteman !!!”


“ahhh kok “( sambil tersenyum Bahagia )


“ Terimakasih jika kamu mau berteman dengan ku “


Iya,, santai aja kalau sama aku “

__ADS_1


Tak terasa,,pulang sekolah pun tiba ,,, aku pulang sendiri seperti biasa dan menunggu angkot


“ nik,, kamu mau pulang kan bareng aku aja”


“ tapi arah rumah kita kan berlawanan “


“ gak masalah ,, aku sekalian mampir kerumah kamu “


Tak di sangka angkot pun datang


“ angkot “ ( saut diriku )


“ lain kali aja ya intan “ ( sambil berlari dan masuk ke angkot )


( aku takut jika dia melihat kondisi lingkungan rumah ku nanti dia tidak mau lagi berteman dengan diriku,, saut dalam hatiku saat duduk di angkot )


Tak terasa udah sampai aja


“Berhenti pak” ( turun dan membayar ongkos )


“ mama keluar bentar ya nik, cari kerjaan” ( membaca surat yang ada diatas meja makan )


Aku beberes rumah , masak dan juga mandi . Namun mama belum pulang juga


Aku masuk ke kamar dan menatap buku harian ku ( didalam hati ku sudah lama juga aku tidak menulis buku ini )


“ hari ini aku sedikit mau cerita,, aku merasa senang sekali akhirnya aku mendapat kan teman lagi ,,setelah kedua teman ku meninggal kan aku.


Namun Tuhan aku sedikit takut jika pertemanan ini hanya sementara dan aku akan merasa kesepian lagi. “


“ nik…mama pulang nak” ( saut mama )


“ iya ma …nikita didalam kamar ( langsung keluar menemui mama di meja makan )

__ADS_1


“ nikk,,, mama dapat kerja di perusahaan nak.” Emang sebagai pegawai tetap namun mama senang yang penting mama ada kerja “


( aku menatap mama penuh rasa senang dan terharu baru ini aku melihat mama senang mendapat kerjaan, padahal dulu mama yang pimpin perusahaan )


" Nikita ikut senang juga atas mama "


" iya nak,, walaupun kerja begini kamu gak malu kan sama mama "


" Enggak mah, sedikit pun Nikita gak pernah malu sama mama"


( senang sambil memeluk mama, dan tidur ke kamar kami masing masing )


seperti biasa nya aku sarapan bareng mama dan makan di meja makan dan berangkat ke sekolah, yang beda hari ini adalah biasa nya mama menunggu aku pulang sekolah ini kami berdua sama sama berangkat aku ke sekolah dan mama berangkat kerja dan arah kami juga berbeda.


Ditengah perjalan mau menuju ke kelas aku di panggil oleh intan


" Nikita ... tunggu aku "


( aku melihat nya kebelakang dan menunggu nya )


" Tunggu kita sama sama masuk ke kelas " ( saut intan pada ku "


" ya ampun intan sampai segitu nya kamu ngejar aku supaya kita sama ke kelas "


" ahhhh.... biasa aja kok nik "


" Tugas yang di berikan guru semalam kamu sudah siap " ( tanya intan )


" sudah Tan .. ", ada apa ?? "


" aku boleh bagi ga? soal nya aku enggak ngerti gimana ? ( sambil tersenyum agar aku berikan tugas itu )


" ya ampun boleh kok"

__ADS_1


" makasih ya ... "


( menuju ke kelas dengan senang hati )


__ADS_2