Catatan Harian Buat Tuhan

Catatan Harian Buat Tuhan
Awal mula aku menyukai dia


__ADS_3

Begitu laj perjalanan ku selama aku bersahabat dengan intan yang begitu Bahagia tanpa memandang suatu derajat siapa yang kaya dan siapa yang miskin. Tak terasa datu bulan pun berakhir , kami pun melaksanakan ujian akhir semester agar kami bisa naik kelas ke kelas sebelas. Ujian pun berlangsung.


“ Nik,, aku takut nilai ku tidak bagus “ ( saut intan )


“ Tidak masalah,, kamu pasti bisa “


Satu jam ujian berlangsung dan itu sama sekali tidak terasa bagi ku,, juju raku juga takut nilai ku bakal tidak bagus,, karna semenjak mama dan papa pisah aku jadi rajin belajar karna aku baru sadar bahwa tidak selamanya harta yang milik orang tua itu bakal bisa di wariskan kepada kita.


“ ya,,, semua kertas ujian nya di kumpul kedepan,, waktu ujian nya sudah habis “ ( saut ibu guru )


( bersaut didalam hatiku , aku serahkan pada mu Tuhan apa nanti hasilnya, selama ini aku sudah berudaha dengan baik ,,sambil berjalan kedepan dan mengantar kertas ujian ku )


“ ya, ampun aku belum siap gimana dong “ ( saut intan )


“ Antar cepat nanti keburu bapak itu pergi “( saut nikita )


Istirahat pun tiba aku dan intan seperti biasa menghabiskan waktu istirahat kami di perpustakaan.


( akun berjalan mencari buku yang ingin aku baca sambil melihat di rak rak buku yang ada,, )


“ nahhh,, ini dia buku yang ingin aku baca ( saut nikita )


Namun tiba tiba ada juga yang ingin membaca buku itu , tak di sangka dia orang yang menolong ku kemarin laki laki yang super judess.


“ kamu lagi,, kamu lagi “ ( menatapku dengan tatapan yang dingin )


“ iya kenapa, Ini aku diluan yang lihat ( pura pura berani melawan dia , padahal sebenarnya aku takut )


Menatap ku lagi , tanpa berbicara


“ eeeee,,, ya sudah ambil saja “ ( aku pergi meninggal kan nya sambil mengambil buku asal yang ada di depan ku )


“ Dasar perempuan anehh “ ( saut dirinya )


Aku menghampiri intan


“ kamu kenapa nik “


“ tidak papa kok tan , tadi aku jumpa orang aneh yang tatapan nya itu dingin ke di kutub utara “


“ ya ampun,, kamu kayak gak tau aja gimana siswa di sekolah ini, gak usah di pikirin yang begitu “


“ iya, intan “


( laki laki dingin melihat nikita dan intan lagi membaca buku, dan dia langsung pergi )


Tiga hari kemudian hasil ujian kami diumumkan


“ selamat pagi anak anak’


“ Pagi Buuu….. “


“ hari ini ibu akan umumkan hasil ujian kalian ,, dan kali ini ada nilai kalian yang berubah ada dulu yang nilainya sangat rendah sekarang dia yang pertama “

__ADS_1


“ ibu akan bacakan ya nilai kalian yang juara tiga yaitu intan , walaupun ujian nya 2 lagi belum siap tapi jawaban nya hampir semua benar “


“ ya,, ampun aku gak menyangka kalau aku bisa juara 3 “ ( tersenyum melihat nikita )


“ juara yang kedua adalah yura, kali ini kamu juara dua ya yura”


“ ahhhh,,,, kok begitu bu , saya udah jawab semua lo bu, dan saya rasa jawaban saya itu benar bu” ( saut yura )


“ iya memang kamu udah jawab semuanya , tap ikan pasti ada yang salah “


“ lalu siapa ibu yang bisa ngalahin saya itu ( dia bertanya sambil kesal )


“ kalian pasti tidak menyangka siapa juara satu nya,, juara satu kali ini …. Nikita “


( aku heran , dan senang juga )


“ tetap pertahan kan nilai kamu ini ya, saya ikut senang kamu ada kemajuan , saya akan bicara dengan dengan kepala sekolah bahwa kamu akan dicalonkan sebagai wakil ketua osis . yang di mana pemilihan ketua osis akan di laksanakan seminggu lagi, jika kamu lolos sebagai wakil ketua osis kamu akan di berikan beasiswa sampai tamat.”


“ iya ibu,, saya mau ibu “( menjawab dengan senang )


“ selamat ya nik,,, ( saut intan sambil memeluk ku )


“ ibu tinggal kelas dulu ya “


“ baik bu “


Yura menghampiri bangku ku dan menarik kertas hasil ujian ku


“ kok kamu ngomong begitu sihh yurrr,,,”


“ secara kamu itu kan dulu bodoh , karna kamu kaya aja aku sama Rea mau berteman dengan kamu “


“ ehhhh… yura itu mulut di pakai ya, gak punyak etika banget ‘ ( saut intan )


“ udah lah tan, gak usah di ladenin , mereka emang begitu “


“ gak bisa nik,, kamu kan emang belajar , dasar mereka aja yang sepele sama kamu dan etika mereka itu minus banget “


“ kamu gak usah bela bela dia intan, ntar kamu nyesal baru kamu tau “ ( sambil pergi meninggalkan kami dengan penuh kesal )


“ gak usah dipikirin ya , mereka manusia aneh ,gak bisa lihat orang senang “( saut intan )


( aku hanya bisa tersenyum tipis sambil kecewa kepada mereka )


Tidak terasa seminggu sudah berlalu dan kami sekarang sudah kelasn11 dan pemilihan ketua osis pun dilaksanakan, kami semua di kumpulkan di aula sekolah .


“ selamat pagi semua,, hari ini kita akan melakukan pemilihan ketua osis beserta anggota nya “ ( saut kepala sekolah )


“ maka saya perkenal kan calon calon ketua osis , wakil ketua osis, sekertaris, dan bendahara “


( aku terkejut melihat laki laki judes itu mencalon sebagai ketua osis . Tiba waktu nya dia akan mengatakan visi dan juga misi nya )


“ perkenalkan nama saya Gibran dari kelas 12 A “ ( menyatakan visi dan misi nya menjadi ketua osis )

__ADS_1


( oooo,,, Namanya Gibran , si manusia judes )


Tiba la saat nya aku menyatakan visi dan juga misi ku


“ perkenalkan nama saya nikita dari kelas 11 A “ ( sambil menyatakan visi dan misi ku )


( laki laki judes itu menatap ku tanpa berkedip sampai aku gak tau lagi gimana aku duduk )


Tak terasa pemilihan pun selesai aku sangat jantungan .


" oke seperti yang tertera di sini maka kita tau siapa yang menang. " ( saut kepala sekolah )


aku hanya bisa menunduk dan berani melihat kedepan .


" oke, sebagai ketua OSIS jatuh kepada atas nama ... David dari kelas 12 A " selamat ya David "


" iya pak " ( sambil menyalam pak kepala sekolah )


" Dan sebagai wakil ketua OSIS kita pada tahun ini adalah ... Nikita dari kelas 11 A "


( aku langsung teriak yesss ... akhirnya aku menang , semua melihat aku dengan heran )


" iya yessss , kamu menang , kamu menjadi wakil ketua OSIS bersama David ya "


" baik pak " ( aku tersenyum sangat senang )


( David tersenyum tipis melihat diriku )


selesai semua kami dipilih sebagai anggota besar OSIS. Dan melakukan sesi dokumentasi yaitu foto bersama .


" aku menghampiri intan dan memeluk nya , akhirnya aku menang intan aku sedang banget "


" iya aku juga ikut senang "


( kami berpelukan dan tertawa tawa tanpa kamu sadari bang David pun melihat aku dan intan dari kejauhan dan tersenyum tipis )


kami pun pulang bersama intan menunggu intan di jemput seperti biasa nya.


" nahhh itu mobil jemputan kamu udah datang Tan"


" iya nik, aku pulang di luan ya, kamu hati hati "


" iya intan "


saat aku aku menunggu angkot untuk pulang tiba tiba David datang menghampiri aku.


" naikk, aku antar pulang "


( aku hanya diam menatap dia , dan berkata di dalam hati ini manusia kenapa ya )


" naik... malah diam ,,, aku gak makan manusia


cepat naik " ( dengan nada maksa )

__ADS_1


__ADS_2