Ceo Dingin Itu Suamiku

Ceo Dingin Itu Suamiku
Bab 8


__ADS_3

"Takut kamu jatuh kalau dibiarin duduk sendiri"jawab defan sambil menatap lurus kedepan masih dengan wajah datar nya


"emang aku anak kecil apa"kesel Naura


Naura hendak pindah dari pangkuan Devan, tetapi tangan Devan yang sebelah malah memeluk perut nya sedang kan yang sebelahnya lagi menyetir


"Kak lepasin aku mau pindah" ucap naura berusaha melepas kan tangan devan dari pinggang nya


Devan hanya diam dengan wajah datar nya tidak menanggapi omongan naura dan itu membuat naura sangat geram


"Kak lepasin tangan nya" teriak naura tepat di tepi telinga devan


Sedangkan devan masih tetap diam seolah-olah tidak mendengar apa-apa


"Ngeselin banget sih" kesana orang sambil menyandar kan kepala nya di dada bidang devan

__ADS_1


Devan tersenyum tipis melihat tingkah naura, tentu nya tidak diketahui oleh naura


Saat sudah sampai di rumah mereka, naura langsung turun dari mobil tanpa menunggu devan suami nya


Devan pun langsung menyusul naura setelah memarkirkan mobil nya di Garasi


Devan menahan tangan naura saat naura berada di pertenga-han tangga menuju lantai dua


"Ngambek?" tanya devan datar


"Oh" ucap devan sambil melepaskan tangannya dari tangan Naura


Tingkah mereka tidak luput dari penglihatan asisten rumah tangga yang ada di sana, mereka tertawa kecil melihat tingkah tuan dan nyonya nya


Devan berjalan menyusul naura yang sudah memasuki kamar mereka

__ADS_1


_______________________________


Naura menghampiri devan sedang menonton tv di ruang keluarga


"Kak makan dulu" ketus naura


Devan menoleh ke arah naura


"Kenapa?"


"Kenapa apan nya" tanya naura


"Jutek" jawab devan


"Ngak apa apa, buruan makan" ucap naura sambil berlalu pergi meninggalkan devan meja makan

__ADS_1


*******


__ADS_2