
Malam hari pun tiba keluarga Mita sedang menikmati malamnya dengan bersantai dan menonton tv
"Pa, Ma, Bang Mita ke kamar dulu yah udah malem besok kan Mita udah mulai kerja"
"Iyah gih Mama sama papa juga mau kekamar mau istirahat"
"Yah kok pada kekamar sih,yaudah deh Bryan juga kekamar aja"
Semua orang pun pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat,
keesokan harinya seperti biasa Mita bangun pagi dan sarapan bersama keluarganya karena hari ini dia mulai bekerja lagi.
Saat tiba dikantor Mita langsung mengerjakan pekerjaan yang harus dia selesaikan saat Mita sedang fokus tiba-tiba Raffa datang
"Mita "
"Iyah pak"
"Kamu udah sarapan belum"
"Hah eh udah pak, saya sudah sarapa tadi dirumah"
"Ohhh kalau begitu saya masuk dulu'
"Iyah pak silahkan"
"Aneh banget sih dia kenapa tiba-tiba sok perhatian gitu yah ahhhh bodo amat lah "ucap Mita dalam hati
Didalam ruangan, Raffa dari tadi memperhatikan Mita lewat pantulan jendela kaca yang ada di ruangannya,Raffa sudah mengetahui seluk beluk keluarga Mita karena disaat dia merasakan penasaran terhadap Mita dia sudah menyuruh orang suruhan nya untuk menyelidiki silsilah keluarga Mita
"Bagaimana cara aku menyatakan nya"Raffa berbicara sendiri dia masih bingung bagaimana caranya dia menyatakan perasaannya terhadap Mita
__ADS_1
Raffa pun memutuskan untuk menelpon temannya untuk meminta saran
"Atau gue telpon aja Jivan buat minta saran sama dia yah, udah lama juga gue gak nelpon dia"
Jivan aditmaja dia adalah sahabat Raffa dari kecil mereka bukan saja sebagai sahabat tapi sudah seperti kakak beradik,Jivan memimpin perusahaan yang ayahnya wariskan kepadanya Dan Jivan sudah menikah 5 bulan yang lalu dengan Desi Puspasari seorang wanita biasa,Desi tadinya adalah karyawan di perusahaan milik Jivan.
"Hallo Jiv"
"Hmm hallo tumben lo mau nelpon gue duluan,pasti lo ada maunya kan"
"Gak,gue cuma mau minta saran aja sama lo,gue lagi suka sama cewek terus gue mau nyatain perasaan gue tapi gue bingung gimana caranya gue bilang sama dia"
"Ah elah lo timbang nyatain perasaan aja susah amat makannya jadi orang jangan kaku kaku amat"
"Udah deh jangan ngeledek gue,buruan gimana caranya"
"Iyah iyah,yaudah lo ajak dia makan malem berdua aja, terus lo ngomong aja langsung gue sih waktu nyatain cinta ke Desi kaya gitu, terus kalo emang lo mau serius sama cewek itu, lo datengin rumahnya, lo langsung aja minta restu sama keluarganya terutama kedua orang tuanya"
"Lo gimana sih, belum juga dicoba udah bilang takut aja "
"Yaudah Iyah deh gue coba saran dari lo,yaudah gue tutup telponnya"
Raffa memikirkan kembali apa yang Jivan katakan tadi, dia masih bingung apakah dia akan menyatakan cintanya sekarang atau tidak ,tapi jika dia tidak menyatakan cinta nya dia takut Mita keburu diembat orang
"Huhhh bismillah aja deh"ucap Raffa
Raffa pun keluar ruangan nya untuk mengajak Mita makan malam
"Hmm Mita saya mau bicara sama kamu"
"Iyah pak silahkan"
__ADS_1
"Ehemmm kamu nanti malem ada waktu gak"
"Hah ada pak memangnya kenapa yah?"
"Saya mau ajak kamu makan malam,apa kamu mau?"
"Hahh tapi dalam rangka acara apa yah pak"
"Tidak ada acara apapun saya hanya ingin mengajak kamu makan malam saja,tapi kalau kamu tidak mau juga tidak papa"
Mita merasa bingun dia ingin menolak tapi tidak enak
"Hmmm baiklah pak saya mau"
Raffa pun tersenyum dengan bahagai dia merasa lega karena Mita mau dia ajak makan malam bersama
"Okeh baiklah nanti jam 7 saya jemput kamu"
"Tidak usah pak biar saya berangkat ke restoran nya sendiri saja, bapak bisa kasih alamat restoran nya ke saya"
"Saya tidak mau,intinya nanti malam saya akan jemput kamu"
ucap Raffa sambil berlalu pergi
"Huh seenaknya saja ambil keputusan sepihak, mentang-mentang dia bos gue,yaudah lah untuk sekarang gue nurut aja dulu"ucapnya nya Mita sendiri
-**okeh semuanya jangan lupa like dan vote juga yah biar aku tambah semangat nulisnya
maaf kalo ada kata-kata yang kurang dimengerti karena saya juga masih belajar 😊
Terimakasih selamat membaca semoga kalian menikmati ceritanya🤗
__ADS_1