CEO GALAK ITU MENCINTAIKU

CEO GALAK ITU MENCINTAIKU
Yakin


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE JUGA YAH🌹🤗


______________________________________________


Saat tiba di rumah Mita seyam seyum sendiri seperti orang gila.


"Heh dek lo sehat kan?gak lagi sakit kan?"tanya Bryan sambil memeriksa kening Mita


"Ihh apaan sih lo bang, ngaco deh ngomongnya"


"Gue kira kan lo sakit, dari pertama lo masuk rumah lo seyam seyum mulu kaya orang gila"


"Nggak bang gue tuh lagi bahagia,mau dengerin cerita gue gak bang"ucap Mita sambil tersenyum penuh bahagia kepada kakaknya itu


"Bahagia kenapa emang?coba cerita sama Abang!"


"Jadi gini bang cowok yang kemarin kerumah, itu kan bos aku yah,terus ternyata dia suka sama aku bang,dan dia nembak aku terus ngajak nikah gimana yah bang terima gak yah?"


"Ya gue gak tau dek,itu lo suka gak sama cowoknya"


"Aku juga gak tau bang,aku masih berusaha meyakinkan perasaan aku dulu,aku gak mau salah langkah nanti"


"Yaudah lo pikirin aja dulu,yakinin perasaan lo dulu, apakah lo itu suka sama cowok itu atau enggak"


"Iyah bang,yaudah aku masuk kamar dulu yah bang "


"Iyah"


Mita pun langsung beranjak pergi masuk kekamarnya, saat tiba dikamar Mita langsung bergegas membersihkan dirinya di kamar mandi


"Huhhh seger banget "


Saat Mita sedang mengeringkan rambutnya didepan cermin ia kembali teringat kejadian saat di mobil Raffa,lalu tanpa sadar Mita terseyum merasa bahagia, rasanya Mita sudah yakin bahwa dia juga mencintai Raffa.


Setelah selesai mengeringkan rambut, Mita langsung membaringkan tubuhnya di kasur kesayangan nya, tiba-tiba handphone Mita berbunyi ada pesan masuk


"Pak Raffa tumben banget dia ngirim pesan"


Isi pesannya


"Mita kamu lagi ngapain?"


Mitap pun langsung membalas pesan Raffa


"*Aku baru aja mau siap-siap tidur, mas lagi apa?"


"Mas lagi duduk aja,yaudah kalo kamu mau tidur mas juga mau tidur, selamat malam semoga mimpi indah*"


Mita yang mendapat balasan seperti itu rasa nya bagaikan dibawa terbang kelangit, entah kenapa dia jadi ingin cepat-cepat pagi agar bisa bertemu dengan Raffa.


"eughhhhhh hoammmmm"


Mita baru saja bangun tepat pukul 05.00, lalu Mita bergegas pergi kekamar mandi bersiap-siap untuk pergi bekerja.


"Pagi bang"Sapa Mita pada abangnya yang sedang menyantap sarapannya


"Pagi"


"Mama sama Papa kemana bang?"tanyanya Mita karena tidak menemukan sosok Mama dan Papa nya

__ADS_1


"Mama lagi pergi ke pasar, katanya bahan makanan udah pada abis, kalo Papa udah berangkat duluan kekantor ada meeting mendadak katanya"


"Ohhh, kok Abang belum berangkat? kan biasanya kalo ada meeting Abang juga ikut"ucap Mita sambil mendudukkan dirinya di kursi meja makan


"Abang lagi ambil cuti sama Papa, Abang juga butuh libur kali"


"Gaya bener ambil cuti segala"


Bryan tidak menggubris perkataan Mita dia malah fokus menyantap nasi gorengnya.


Lalu Mita dan Bryan pun sarapan dengan tenang.


"Bang, anterin Mita kekantor dong"


"Yaudah ayo"ucap Bryan sambil beranjak dari duduknya dan diikuti oleh Mita juga


"Mau naik mobil atau motor?"


"Terserah Abang aja"


"Naek motor aja yah"


"Iyah"


Bryan pun bergegas mengantarkan Mita ke kantor, saat di perjalanan tidak aja percakapan sedikitpun.


"Nyampe"ucap Bryan saat motornya sampai tepat di depan perusahaan Pradiktia Group dan saat itu pula pun mobil Raffa baru saja datang


Raffa diam-diam memperhatikan Mita didalam mobil, Mita sendiri sebenarnya tahu kalau Raffa sedang memperhatikannya tapi dia sebisa mungkin bersikap biasa saja,Bryan yang merasa aneh karena dari tadi adiknya itu melirik kearah lain, lalu Bryan mengikuti pandangan Mita, dan saat Bryan menengok ke arah mobil Raffa, Raffa baru saja keluar dari mobilnya, Bryan yang melihat Raffa hanya tersenyum saja


"Suttt dek itu cowok yang kemarin lo ceritain ke gue kan"ucap Bryan sambil mencolek lengan adiknya itu


"Iyah bang, kenapa emangnya?"


"Hallo bro, masih ingat kan sama gue"ucap Bryan sambil manampilkan seyum ramahnya


"Iyah gue masih ingat kok, kakaknya Mita kan?"


"Iyah bener banget, lo tau gak, kemarin Mita cerita tentang lo ke gue katanya dia bingun mau terima lo atau engga"


"Beneran dia cerita kaya gitu"


"Iyah bener"


Mita yang penasaran apa yang Abangnya bicarakan dengan Raffa pun lalu dia langsung menghampiri Abangnya


"Pagi pak"ucap Mita


"Pagi"


"Abang awas yah kalo ngomong macem-macem"ucap Mita pada Bryan


"Ngomong apaan emang"


"Gak tau"


"Yeh gajelas lo, yaudah Abang pulang dulu yah"pamitnya Bryan pada Mita, Mita pun salam kepada Bryan


"Bro gue pulang dulu yah, nanti kita ngobrol lagi kapan-kapan"

__ADS_1


"Iyah siap"


Bryan pun melangkah kan kakinya meninggalkan Raffa dan Mita


"Mas tadi Abang ngomong apa sama Mas?"tanyanya Mita karena penasaran


"Gak ngomong apa-apa udah yuk masuk"ajaknya Raffa sambil merangkul bahu Mita


Tanpa Mita ketahui disebrang sana ada Sisil yang sedang memperhatikannya dari tadi.


Mita dan Raffa pun masuk kedalam kantor secara bersamaan dan pastinya banyak karyawan kantor yang memperhatikan mereka berdua, adapun orang-orang yang mulai bergosip tentang Raffa dan Mita.


Saat sedang di dalam lift Raffa terus menerus memandangi Mita, dan itu membuat Mita malu dan salah tingkah.


"Mita apakah kamu sudah menentukan jawabannya?"


"Hah emmmm, iyah Mas aku udah menentukan jawabannya"


"Lalu apa jawaban kamu, Apakah kamu mau menikah dengan saya?"tanyanya Raffa kembali


Saat Mita ingin menjawab pertanyaan Raffa tiba-tiba lift terbuka dan alhasil Mita belum sempat menjawab pertanyaan Raffa, saat didepan ruangan Raffa, tiba-tiba Raffa menarik tangan Mita


"Ayo ikut aku dulu kedalam,aku mau denger jawaban kamu sekarang"


Akhirnya Mita pun mengikuti langkah Raffa masuk kedalam ruangan Raffa, Mita dan Raffa pun duduk bersebelahan di sofa ruangan Raffa


"Jadi bagaimana jawaban kamu"


"Emmm Iyah aku terima"


Raffa yang mendengar pernyataan Mita pun langsung tersenyum dengan sangat lebar, dia merasa sangat bahagia sekali, Raffa pun langsung memeluk Mita dan Mita tidak menolaknya malahan Mita membalas pelukan dari Raffa.


Raffa menatap mata Mita dengan wajah yang penuh kebahagiaan, lalu Raffa mencium kening Mita lalu mencium bibir Mita sekilas.


"Terimakasih"Raffa kembali memeluk Mita


_


_


_


_


_


_


_


_


_


*Yeyyyy akhirnya Mita menerima ungkapan cinta Raffa 😁


Jangan lupa like yah vote juga


semoga kalian menyukai cerita aku😊*

__ADS_1


maaf kalo masih ada kata-kata yang kurang dimengerti, kalian bisa ngasih saran di kolom komentar yah😊🤗


Terimakasih buat kalian yang masih setia mantengin cerita aku 🌹


__ADS_2