
Hari demi hari telah Mita lalui sebagai seorang ibu hamil, dia telah merasakan bagaimana susah dan senangnya menjadi seorang ibu hamil.
Kini usia kandungan Mita sudah menginjak ke 7 bulan, perutnya sudah semakin membesar, Mita dan Raffa sangat bahagia karena sebentar lagi mereka akan menjadi orang tua untuk anaknya.
Mita dan Raffa sengaja tidak ingin mengetahui jenis kelamin anaknya terlebih dahulu, karena mereka ingin itu menjadi kejutan nantinya, menurut mereka laki-laki maupun perempuan itu sama saja yang terpenting anak mereka lahir dengan sehat.
Hari ini yang tepatnya usia kandungan Mita sudah genap 7 bulan, dan keluarga Mita maupun Raffa sudah merencanakan untuk mengadakan syukuran 7 bulanan Mita yang akan diadakan dirumah Raffa, kini semua keluarga dan kerabat dari Mita maupun Raffa sudah berada dikediaman Raffa untuk mempersiapkan acara yang akan digelar nanti malam sehabis magrib.
"Mas gimana, apa semuanya udah siap?"tanyanya Mita pada suaminya
"Iyah udah kok sayang kamu tenang aja"
"Aku mau nyamperin Abang dulu yah mas"ucapnya Mita sambil berjalan menuju Abangnya yang sedang berbincang dengan Mama dan Papa nya.
"Abang"ucap Mita saat dia sudah berada didekat Bryan
"Hmmm, ada apa adikku"ucap Bryan sambil mengelus pipi Mita lembut
"Aku mau nanya nih, gimana perkembangan hubungan Abang sama Sisil?"
"Ya gitu lah dek, kenapa sih kamu kepo banget"
"Ya aku kan penasaran bang, Sisil kan sahabat aku, kasihan tau bang kalo digantungin mulu, cepet kasih kepastian dong kalo emang Abang suka sama Sisil"
Yah memang Bryan dan Sisil tengah dekat, bisa dibilang mereka sedang pdkt. Bryan memang sudah tertarik dengan Sisil sejak dulu, tapi dia kira itu hanya perasaan kagum saja tapi ternyata dia benar-benar menyukai Sisil.
Meskipun Bryan belum menyatakan cintanya pada Sisil tapi dia sudah menunjukan rasa cintanya pada Sisil dengan perlakuannya yang mengistimewakan Sisil, dan Bryan pun berencana untuk mengungkapkan perasaannya kepada Sisil tepat setelah acara 7 bulanan Mita selesai.
"Abang sih rencananya mau ngungkapin perasaan Abang sama Sisil sekarang, tepatnya setelah acara 7 bulanan kamu selesai, menurut kamu gimana?"
"Ide bagus bang, aku setuju tuh"
"Doain Abang mu ini yah, biar gak jomblo lagi"ucap Bryan dengan memasang tampang memelas
"Hahaha gak usah digituin juga kali mukanya, Abang tambah jelek kalo kayak gitu"
__ADS_1
"Dasar adik lucknut"
Mita yang mendengar Abang berkata seperti itupun hanya tertawa melihat tingkah abangnya itu.
Malampun telah tiba, acara 7 bulanan yang hanya dihadiri oleh keluarga, tetangga terdekat dan teman-teman terdekat merekapun akan segera dimulai.
Hanya acara 7 bulanan sederhana yang dilakukan oleh Mita, melakukan pengajian dan makan-makan sederhana, tidak seperti 7 bulanan pada umumnya.
Acara pengajian pun telah selesai, tamu yang datang pun sedang menikmati hidangan yang disediakan.
"Mita selamat yah, semoga dede bayi nyah sehat selalu yah"ucap Sisil sambil mengelus perut Mita yang sudah membesar itu
"Iyah sil, makasih yah udah mau datang keacara 7 bulanan aku"
"Iyah sama-sama"
"Terus kapan kamu mau dihalalin sama tuh orang"ucap Mita sambil menatap kearah Bryan
"Aduh Iyah nih kapan yah anak laki-laki Mama nikah"ucapnya Mama Dea
Sisil yang mendengar Bryan berbicara sepeti itu, merasa malu dan kini pipi nya sudah memerah seperti tomat.
"Yah kalo Sisil nikah, berarti tinggal kita berdua doang yang jomblo"ucapnya zain
"Makannya cepetan cari calon istri dong"ucap Mita
"Kayaknya sebentar lagi kita bakal jadi besanan deh jeng"ucap Mama nya Sisil
"Iyah nih jeng"ucapnya Mama Dea
Tepat pukul 8 malam acarapun sudah selesai, dan para tamu pun sudah pulang kerumah masing-masing, hanya ada keluarga Mita, Raffa serta Sisil dan kedua orang tuanya.
Bryan sengaja menyuruh Mama nya untuk mengatakan pada keluarga Sisil, untuk jangan dulu pulang karena Bryan ingin melamar Sisil sekarang.
"Jeng jadi ini ada apa yah, katanya ada yang mau diomongin?"tanyanya Mama nya Sisil
__ADS_1
"Hmm gini jeng, anak saya Bryan yang akan bicara"ucapnya Mama Dea
"Jadi gini om, tante, saya ingin melamar Sisil"ucapnya Bryan tanpa bertele tele, keluarga mereka yang ada disana merasa kaget pasalnya mereka tidak tahu menahu tentang rencana Bryan yang akan melamar Sisil dihari itu, dan sedangakan Sisil yang mendengar pernyataan Bryan pun merasa kaget sekaligus malu tapi mau 😂
"Loh, kenapa kamu gak bilang dulu dari awal sama om sama tante, kalo om sama tante tau kamu mau ngelamar Sisil hari ini juga, kan om sama tante bisa bawa bingkisan lebih nak"ucapnya Papa nya Sisil
"Saya sengaja om karena saya ingin memberikan kejutan kepada Sisil, jadi gimana om?"
"Untuk jawabannya om serahkan langsung sama Sisil, gimana nak kamu mau menerima lamaran dari nak Bryan"
"Iyah yah, aku terima lamarannya"ucap Sisil sambil tersenyum malu-malu
"Alhamdulillah"ucap semua orang yang ada disana
"Cieeee Abang gak jomblo lagi deh"godanya Mita pada abangnya
Semua orang yang mendengar perkataan Mita pun tertawa.
Setelah acara 7 bulanan sekaligus lamaran Sisil selesai dan pihak keluarga Sisil maupun Bryan sudah membicarakan acara pernikahan mereka berdua dan rencananya mereka akan melangsungkan pernikahan mereka 3 bulan setelah Mita melahirkan, kaluarga Sisil pun pamit untuk pulang, dan sedangkan Mama Dea, Papa Doni dan juga Bryan menginap dirumah Raffa.
_
_
_
_
_
Gimana nih ceritanya seru gak.
Mahon maaf kemarin aku gak up yah, karena kemarin lagi banyak tamu dirumah aku hehe 😂curhat dikit deh
intinya terimakasih buat kalian yang masih setia mantengin cerita aku ini
__ADS_1