CEO GALAK ITU MENCINTAIKU

CEO GALAK ITU MENCINTAIKU
Dia lagi


__ADS_3

Sinar matahari yang sudah muncul, menyinari bumi, terlihat sepasang suami istri yang sedang bersiap-siap untuk menyambut pagi mereka.


"Mas aku kebawah yah, baju kamu udah aku siapin"teriak Mita pada Raffa yang masih berada dikamar mandi


"Iyah"


Beberapa saat kemudian Raffa keluar dari kamar mandi, saat Raffa melihat baju yang sudah disiapkan istrinya, dia tiba-tiba seyam seyum sendiri entahlah apa yang dia pikirkan.


"Hahh enak yah kalo punya istri, apa" ada yang nyiapin"gumamnya Raffa sambil memakai bajunya


Setelah Raffa selesai berganti baju dan sudah rapih, diapun langsung menyusul Mita kebawah untuk sarapan lalu berangkat kekantor.


"Eh Mas kamu udah selesai, sini duduk, tunggu sebentar yah, masakannya belum mateng"ucap Mita saat melihat suaminya sudah turun dengan pakaian rapih


"Iyah sayang"


Raffa dengan setia menunggu Mita yang sedang memasak, di pandangi istrinya dari belakang.


"Ehh mas kamu ngapain sih, aku susah masaknya kalo kamu kaya gini, nanti takut ada orang liat lagi, ini dirumah Mamah bukan dirumah kamu"Ucap Mita saat Raffa tiba-tiba saja memeluknya dari belakang


"Emangnya kenapa kalo ada orang liat, kan kita udah sah jadi gak masalah dong"ucap Raffa sambil mempererat pelukannya


"Aku jadi susah nih masaknya, kalo kamu kayak gini aku gak bakal selesai" masaknya, udah kamu mendingan duduk aja yang anteng disana"ucap Mita sambil menunjuk kearah meja makan


"Iyah Iyah deh bawel banget sih istri aku ini"ucap Raffa sambil mencubit pipi Mita pelan


"Apaan lagi cubit-cubit, sakit tau"


"Masaa, perasaan aku pelan deh nyubit kamu tadi"

__ADS_1


"Terserah kamu lah, udah gih sana kamu duduk, tunggu bentar lagi masakannya mateng"


"Iyah sayang"ucap Raffa sambil beranjak menuju meja makan dan kembali duduk dengan antengnya sambil memperhatikan Mita sang istri yang sedang memasak.


"Pagi semuanyaaaaa, orang ganteng datanggg"teriaknya Bryan


"Berisik tau bang, tuh mulut udah kaya toa aja"ucap Mita yang sedang menata makanan di meja makan


"Yehh bodo amat, sirik aja lo sama orang ganteng"ucap Bryan seraya duduk


"Idihhh PD banget lo bang"


"Jelas dong, orang gue bener ganteng kan Raff"tanyanya Bryan pada adik iparnya itu


Raffa hanya tersenyum menanggapi kelakuan kakak iparnya dan juga istrinya itu.


"Eh ada apa ini, pagi" udah berantem aja, gak ada kerjaan lain apa kalian, kalo ada berantem mulu, kalo dipisahkan bilangnya kangen"ucap Mama Dea yang tiba-tiba muncul dengan diikuti Papa Doni


"Idihh siapa juga yang iri sama Abang"


"Udah udah lebih baik kita cepet sarapan, tuh kasihan suami kamu Mita takutnya telat kekantor"ucap Papa Doni melerai perdebatan mereka


Merekapun melanjutkan sarapan mereka dengan tenang, hanya suara sendok dan garpu saja yang terdengar.


"Sayang mas berangkat yah, Mah, Pah, Bryan aku berangkat dulu yah"pamitnya Raffa pada Mita , mamah Dea ,papah Doni dan juga Bryan


"Iyah hati-hati yah mas"


"Tunggu Raff, kita berangkat bareng, Mah, pah, dek, aku juga berangkat"ucap Bryan

__ADS_1


"Assalamualaikum"ucap Bryan dan juga Raffa


"Waalaikumsalam"


Raffa dan Bryan pun pergi menuju kantor mereka masing-masing, sedangkan Mama, Mita, dan juga Papa sedang santai di rumah, karena perusahaan Papa Doni sudah diambil alih oleh Bryan jadi Papa Doni sudah jarang pergi kekantor, dia pergi kekantor jika ada masalah penting saja.


Perusahaan Pradiktia Group 🏬


Saat Raffa sedang fokus dengan pekerjaannya tiba-tiba Dina sang mantan kekasihnya itu datang kekantornya tanpa diundang, (author: emang nyebelin tuh si Dina kira-kira kita apain yah)


"Hai Raff"ucap Dina yang sudah ada didepan Raffa, Raffa yang mendengar ada orang yang memanggilnya pun, langsung mendongokkan kepalanya melihat kearah sumber suara.


"Huhh, ada apa kamu kesini, jika tidak ada yang penting lebih baik kamu pergi dari sini"ucap Raffa yang merasa risih dengan kehadiran Dina


"Sayang aku kan kangen sama kamu"ucap Dina sambil duduk dipangkuan Raffa, Raffa yang baru sadar Dina duduk di pangkuannya dia pun langsung mendorong Dina agar menyingkir darinya.


Tanpa Raffa ketahui diluar sana ada orang yang secara diam-diam memotret dirinya dengan Dina, dan pastinya orang itu, ornag suruhan Dina kalo bukan dia, lantas siapa lagi.


_


_


_


_


_


_

__ADS_1


Hayoooohh tebak nih kira2 apa yang terjadi selanjutnya 😊


__ADS_2