CERITA DI SMA

CERITA DI SMA
BAB 3


__ADS_3

MOS selesai, Bagas masih belum mundur juga mendekati Risa. Bagas selalu mengirim puluhan chat, tapi Risa hanya membalas seadanya bahkan kadang hanya membacanya tanpa membalas.


pembagian kelas telah selesai, para siswa akan mengecek di kelas mana ia akan ditempatkan.


Risa di kelas Bahasa 1 sedangkan Tasya di Bahasa 4, Amel di Ipa 2, Dinda dan Tika di Ips 2.


Risa memasuki ruang kelasnya segera ia mencari tempat duduk yang masih kosong. Ia segera menempatkan tasnya di bangku ketiga dari depan, lalu melangkah pergi ke ruang kelas Tasya yang hanya berjarak dua kelas.


"Sya ke ips yuk, ke kelas Dinda dan Tika" ajak Risa.


mereka berdua bergegas ke X ips 2, Risa dan Tasya clingak clinguk mencari keberadaan dua sahabatnya yang entah dimana tempat duduknya. Tiba-tiba Dinda dan Tika mengagetkan Risa dan Tasya dari belakang.


"apaansih kaliaan" Tasya meninggikan suaranya. Sedangkan Dinda dan Tika hanya tertawa puas melihat sahabatnya itu marah-marah.


"ehh ayo ke kelas Amel" ajak Dinda.


mereka berempat melewati 2 koridor untuk sampai ke kelas ipa. Tiba-tiba entah darimana asalnya Bagas muncul bersama teman-temannya.


"ehh Kak Bagas, ganteng bangetsih pagi-pagi"Canda Dinda, ditimpal dengan yang lainnya yang cekikikan.


"Ris ada waktuga? aku mau ngomong" pinta Bagas. Risa yang merasa ga ada apa-apa merasa risih karena teman-teman Bagas sudah menggoda Risa.

__ADS_1


"ngomong disini aja kak, aku lagi buru-buru soalnya" Risa memaksakan senyum karena menahan malu dari teman-teman Bagas yang dari tadi suda ribut.


"Mm gimana yaa ngomongnyaa, mhh Beatarisa kamu mau ga jadi pacar aku?" Tanya Bagas malu-malu, teman-temannya lebih meninggikan suara lagii, untuk beberapa menit ia jadi tontonan kelas lain. Risa bingung harus jawab apa. Dijawab tidak ia merasa kasian sama Bagas apalagi sudah di tonton kelas lain karena sudah bukan masa MOS yang artiny semua siswa sudah masuk (libur telah selesai), di jawab Iya tp Risa samasekali ga ada perasaan lebih.


"mm Iya kak" Jawab Risa terpaksa, semua yang menonton bersorak seakaan ikut merasakan kebahagiaan Bagas. Risa yang sudah sangat risih di tonton langsung pamit ke Bagas.


"Kak Risa pergi dulu yaa" Pamit Risa menarik lengan Dinda dan yang lainnya.


Bagas melihat Risa berjalan menjauhinya dengan dada yang benar-benar berdebar. Kini kabar Bagas-Risa sudah menyebar seantero Sekolah haha.


"Ris kamu gapapa?" tanya Tika yang merasa aneh dengan sikap Risa yang seolah tidak nyaman.


"Kalau kamu ga suka kenapa harus kamu terima sih?" tanya Tasya.


"ya abis ini putusin ajaa ris" saran Dinda


"Jangan, kasian tauu kalau Kak Bagas tau kamu nerima dia tadi cuma karna kasian" Timpal Tika.


"mending kamu jalanin aja dulu, siapatau jadi suka nanti"saran Tika.


Risa hanya diam memikirkan saran sahabatnya itu.

__ADS_1


"Hm Oke, aku jalanin aja duluu. kalau ga cocok yaa mau gimana lagi kan?" Risa memberi keputusan yang di setujui semua temannya.


--Jam pelajaran usai--


Risa yang telah merapikan bukunya segera keluar dari ruang kelas, ternyata di depan kelas, Bagas sudah menunggu Risa.


"Pulang bareng yuk" ajak Bagas.


"ga usah kak, aku bareng Amel aja" tolak Risa lembut.


"Yahh kok gitusihhhh, kan udah ada aku, kamu baliknya bareng aku ajaa yaa" pinta Bagas.


"Mm yauda kak" Risa segera mengiyakan karena merasa tidak nyaman dengan teman sekelasnya yang menyaksikan dua sejoli itu.


Risa mengirim pesan ke group berisi 4 orang sahabatnya itu.


"Gais gue balik duluanya bareng kak Bagas" Ucap Risa di group.


"ciee ciee" yang lain menimpali.


"hati-hati" jawab Tika di group.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2