CERPEN : 5 KUNGFU TANPA TANDING

CERPEN : 5 KUNGFU TANPA TANDING
5 KUNGFU TANPA TANDING II


__ADS_3

Seluruh ilmu dasar pelatihan dimulai dengan bernafas , memusatkan seluruh daya konsentrasi , energi mental , pikiran , tenaga fisik dan tenaga dalam pada satu titik .


Pusat titik terletak pada perut bawah , lalu mendistribusikannya ke titik yang dikehendaki , dan proses ini bisa ditandai dengan uap hangat yang keluar dari hidung dan mulut saat teknik pernafasan .


Paman tabib membagi teknik distribusi energi dan perubahan aura pada jurus ciptaannya menjadi 5 .


1.Jari Pedang , ditandai dengan jari tergenggam , kecuali jari tengah dan jari telunjuk yang lurus , energi pada ke2 jari akan bergesekan dengan udara menciptakan pisau udara tajam , paman tabib itu menjelaskan bahwa dia sudah melatih tekniknya sampai memotong daun , tapi sebenarnya teknik ini dapat dilatih sampai setajam pedang sebenarnya , memotong kayu , batu , bahkan besi baja , menjadi jari pedang sebagai senjata pembunuh tak terlihat , Lin Hai menyempurnakan jurus jari pedang ini bersamaan dengan pengetahuan titik akupuntur , dan gerakan tarian yang dia lihat setiap hari di rumah hiburan .


2.Pukulan Godam , jurus ini hanyalah pemusatan energi pukulan biasa , tapi dengan teknik distribusi energi sempurna , pukulan ini dapat dikembangkan sampai setara palu besi seberat 5 sampai 20 ton , tergantung tingkat pelatihan .


3.Tapak Sutra , jurus ini adalah jurus tapak tangan untuk menerima dan menyalurkan hawa , seolah kain sutra yang halus , lentur , kuat , tidak bisa sobek , mampu mementahkan serangan berat , atau menjerat .

__ADS_1


4.Tangkapan Penghisap , jurus ini memiliki metode pembalikan dari jurus sebelumnya , yaitu untuk menangkap menggunakan metode menghisap , dapat menarik benda dari posisi jauh , atau menghisap habis energi lawan yang tertangkap .


5.Langkah Dewa , jurus kaki yang memadukan kekuatan pada langkah petir dan ilmu meringankan tubuh , sehingga mampu berlari dengan cepat dan halus , jurus ini juga bisa dilatih terbalik , bukan menjadikan ringan , tapi menjadi berat , menjadi jurus injakan maut .


Setiap jurus memiliki fungsi dan tujuannya masing masing , dan Lin Hai sangat beruntung dapat melatih jurus jurus itu , meskipun harus sembunyi sembunyi di waktu senggangnya , atau malam hari setelah semuanya tertidur .


* * *


Dia menyukai tarian tarian yang menjadi inspirasinya dalam memberikan bentuk jurus pedang .


Tarian burung Phoenix , tarian gelombang Naga , atau tarian sepasang pengantin memadu kasih dapat menjadi inspirasinya membentuk jurus pedang , sebagai penyempurnaan bagi jurus jari pedang miliknya , sebuah tingkat yang belum sempat dicapai oleh paman tabib .

__ADS_1


Semua orang mengira Lin Hai hanya menyukai tarian , karena kekagumannya pada Hwa Er , tanpa mengetahui maksud sebenarnya untuk berlatih jurus pedang .


* * *


Siang itu distrik Lotus Putih memiliki hajat besar .


Beberapa perguruan bersepakat untuk mengadakan pertemuan , membahas pembentukan sebuah aliansi melawan sekte Bulan Darah , yang semakin lama menebar ancaman bagi penduduk tidak bersalah .


Hal ini dikarenakan sekte Bulan Darah menerima pesanan dari salah satu faksi politik , seorang pangeran yang berambisi menjadi kaisar dengan cara keras , membunuh saudaranya , dan para pejabat pemerintahan yang tidak sesuai dengan arah pemikirannya .


Sehingga membuat banyak sekali korban di kalangan rakyat tidak berdosa .

__ADS_1


Pertemuan itu diprakarsai oleh Wei Liu , putri perdana menteri korban kekejaman sekte Bulan Darah , seluruh keluarganya dibantai , dan Wei Liu sebagai satu satunya yang selamat mengorbankan seluruh harta kekayaannya demi memohon pada aliansi perguruan sekte kebenaran agar bersedia membalaskan dendamnya .


__ADS_2