Cewek Dingin

Cewek Dingin
episode.10


__ADS_3

Anita pun di larikan ke rumah sakit, rahul dan rehan terlihat panik karna tidak perna ada kejadian sampai anita tertembak.


Setelah di periksa dokter anita pun harus menjalankan oprasi tapi karena keputusan itu membuat rahul khawatir karna ia tidak tau caranya untuk memberi tau orang tua anita kalau dia harus oprasi.


rahul pun akhirnya meminta izin untuk bertemu dengan anita kepada dokter. dokter pun memberinnya izin.rahul pun menemui anita yang sedang memeganggi bekas tembakannya dengan wajah yang pucat rahul pun mendekatinya dan bertannya.


"nit gue harus gimana..gimana caranya gue ngasi tau orang tua elo nit kalau elo harus di oprasi nit"tanya rahul sambil menitikkan air matanya


"elo janggan kasi tau, kalau bokap gue nanya...bilang aja kalau gue lagi ke luar negri atau ke bandung karna ada perlu" dan kalau masalah oprasi elo mintak bantuan siapa kek yang pasti jangan bilang apa2 sama bokap gue apa lagi nyokap gue" kalau sampai elo kasi tau kalian semua bakalan tau akibat nya


setelah berbincang2 cukup lama rahul pun menghubungi bokap nya untuk datang ke rumah sakit. setelah dapat persetujuan dari bokap rahul anita pun menjalankan oprasinya dan bokap rahul langsung menghampiri rahul dan rehan yang sedang menanggis di ruang tunggu


"kalian jujur sama papa dan om kenapa anita sampai begitu dan kenapa ngak kasi tau sama orang tua anita"tanya papanya rahul dengan hati2


"jangan kasi tau orang tua anita pa itu permintaan anita sendiri pa aku mohon pa"ucap rahul sambil memohon


di sisi lain rangga pun terlihat sanggat marah karna anita tertembak, ia pun berusaha menggontrol emosinya dan ia memutuskan menuju rumah sakit terdekat untuk melihat keadaan anita, ia menannyakan keadaan anita kepada suster yang baru keluar dari ruanggan anita, ia mengetahui kalau anita harus di oprasi.Setelah tau keadaan anita rangga pun pulang ke rumah nya denggan keadaan yang marah karna orang yang ia sayanggi tertembak.


di sisi lain gilang dan yang lainnya membawa kelompok johan ke markas rumah kosong mereka yang berada di pelosok yang tidak terdapat penghuni satu pun.


di sana mereka telah di tunggu oleh abg nya gilang dan rehan, mereka langsung mengikat mereka di suatu ruanggan yang telah di lapisi dengan jeruji besi.


mereka akan di siksa kecuali johan dan temannya yang telah menembak anita karna yang akan menyiksa nya anita sendiri.


"nita rahul sama rehan mana kok ngak bareng kalian tanya abg nya gilang"


"mereka membawa anita kerumah sakit bg anita kena tembak di saat kami udah menang"jawab gilang


gilang pun me nelpon rahul untuk menanyakan keadaan anita yang berada di rumah sakit.


"hul gimana keadaan nita" tanya gilang dengan suara khawatir nya

__ADS_1


"nita harus di oprasi dan yang menanggung jawab kan nya bokap gue" jawab rahul


"elo kasi tau bokap nya nita ngak


"nita ngak ngebolehin gue buat kasi tau bokapnya dia malah ngancam gue"


setelah berbincang2 rahul pun memutuskan panggilan nya dengan gilang karna ia dan rehan juga harus di obati luka2 dan memar2 mereka saat ber kelahi tadi.


rahul dan rehan tidak mau meninggalkan anita yang sedang menjalankan oprasinnya, mereka hanya bisa terduduk dengan lesu di kursi tunggu.


setelah beberapa jam anita pun akhirnya selesai oprasi dan dia masi belum sadarkan diri karna masi terpengaru oleh obat bius, ia langsung di pindahkan ke ruang inap.


pagi pun tiba tapi yang di tunggu2 rahul pun belum juga membuka kan matanya. rahul tidak tertidur sama sekali saat menjaga anita. ia cuma bisa memperhatikan wajah anita yang memucat dengan mata yang terpejam.


rehan pun terbanggun dari tidur nya ia langsung menghampiri rahul yang terduduk lesu sambil memperhatikan wajah anita yang tenang dan sedikit pucat.


tidak beberapa lama gilang dan yang lainnya pun sampai di ruanggan anita di rawat mereka juga membawa bingkisan berupa makanan dan buah2 an.


mereka mengelilingi berankar anita, mereka menunggu anita untuk banggun tapi beberapa lama mereka berbincang bincang anita pun terbangun dari pengaru biusnya.


"gue ada di mana..terus kalian semua siapa..nama gue siapa"tanya anita berturut turut sambil memegang kepala nya dengan wajah ber tanya2 nya.


benar saja sahabatnya yang ada di situ semua menjadi terkejut atas apa yang di tanyakan anita dan nando berusaha untuk menjawab pertanyaan anita dan dave memanggil dokter.


"nama elo anita dan elo ada di rumah sakit dan kami ini sahabat2 terdekat elo nit..masak lo ngak ingat"ujar nando


"emang gue punya sahabat..kok gue ngak kenal sama kalian semua"ujar anita


akhirnya dokter dan dave pun tiba dokter pun langsung mengecek keadaan anita tapi dokter pun langsung memberi tau kalau anita tidak amnesia ia mungkin hanya mengerjai mereka.


sontak saja teman2 anita langsung terlihat kesal terhadap nya dan anita pun malah menertawakan ketololan mereka dengan keras.

__ADS_1


"wkwk..kalian mudah banget si di kerjain kan kalian tau yang sakit tuh perut gue bukan kepala gue" ucap anita di sela2 tawanyya.


anita pun langsung melirik ke meja yang penuh dengan makanan dan buah2 han ke sukaan nya dan itu di ketahui oleh gilang dan gilang langsung mendekati anita sambil membawa se mangkok anggur ke anita.


" elo emang tau lang kalau gue itu lagi lihatin tu buah. eh mala loh bawakin ke gue.


" ya kan elo emang ngak bisa lihat buah ke sukaan elo nganggur di meja"


anita dan teman2 nya pun menggobrol sampai menjelang malam mereka semua pamit kecuali gilang ia akan menemani anita di rumah sakit.


gilang pun membahas tentang kelompok johan yang mereka bawa ke markas mereka yang di tunggui banyak bodigert dan abang gilang dan rahul.


gilang pun menyuapi anita yang sedang sakit dengan bubur walaupun anita selalu menolak tetap saja gilang menyuapinya dan terpaksa anita pun memakan bubur yang ia benci tersebut.


setelah makan bubur anita pun ingin meminjam hp gilang untuk bermain game dan lagi2 gilang tidak meng izinkannya ia malah menyuru anita untuk banyak2 istirahat.


akhirnya anita pun tertidur dengan rasa bosan nya apa lagi ia tidak perna menyukai yang namanya rumah sakit kalau dia yang di rawat.


tak lama serelah anita tertidur gilang pun menyusul anita yang sudah terlelap lebih dulu.


gilang yang sudah memintakan izin, untuk anita yang tidak akan bersekolah. selama dua mingguan dan dirinya yang bakalan tidak sekolah beberapa hari.


gilang lebih memili untuk menemani anita yang membuat anita menjadi senang saat gilang akan menemaninnya. dan memberikan hp nya yang sempat di sita gilang karna ia yang baru terbangun dari selesai oprasi.


" nit lo mau makan apa biar gue beli in kalow lo mau makan" tanya gilang sambil mengeluarkan dirinya dari game online tersebut.


" gue lagi ngak mau makan apa pun,gue cuma mau nya pulang sekarang' gue kan udah sehat gue ngak mau di sini terus kan elo tau kalau gue ngak sukak sama rumah sakit.


" ya udah ntar gue tanyain dulu sama dokternya, lo boleh pulang rumah sakit nya kapan." ujar gilang


" ya harus cepat lah.. rawat jalan juga ngak papa kan gue bisa nginep di rumah elo kan lang" tanya nita sambil memelototkan matanya ke arah gilang.

__ADS_1


gilang pun meninggalkan anita untuk menemui sang dokter anita,setelah perbincanggan beberapa lama akhirnya di putuskan kalau anita di perboleh kan pulang satu minggu lagi.


gilang pun langsung menemui anita dan memberi tau kan kalau dirinya akan pulang satu minggu lagi dan membuat anita senang.


__ADS_2