Cewek Dingin

Cewek Dingin
episode.14


__ADS_3

pagi pun tiba tidak seperti biasannya anita telah terbangun dan bersiap siap untuk pergi ke sekolah tapi setelah selesai sarapan ia mendenggar suara mobil yang berhenti di depan rumah nya.


saat ia melihat siapa yang datang ternyata rangga yang menjemput nya untuk pergi ke sekolah bareng.


" hy sayang kamu udah siap..kita langsung berangkat aja ya nanti ke buru siang kan kamu nanti mulai ujian" tutur rangga


" hm..ya sayang aqu juga udah siap kok kita langsung jalan aj" jawab anita dengan ragu2 karna ia terlihat risi saat memanggil rangga dengan sebutan sayang.


rangga terlihat sanggat senang saat mendengar balasan dari anita saat dia memanggilnya dengan sebutan sayang seperti dirinya memanggil anita


rangga langsung membukakan pintu mobil untuk anita dan ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


saat sampai ke sekolah geng atau para sahabat anita belum pada sampai ke sekolah yang membuat anita terlihat legah karna tidak kepergok teman2 nya saat ke luar mobil nya rangga guru mereka.


rangga pun melihat anita yang langsung menuju kelasnya.rangga pun mengirim kan pesan ke pada anita kalau ia yang akan mengantarkan anita saat pulang sekolah dan langsung di balas anita kalau ia mau kalau teman2 nya tidak memaksannya untuk pulang bersama.


rangga pun menuju ruanggannya dengan perasaan senang.ia masi membayangkan saat kejadian tadi malam bersama anita di mana sekarang ia telah menjadi pacar anita walaupun harus menunggu satu bulan lagi untuk memberi tau teman2 anita dan yang lainnya kalau mereka itu pacaran.


rangga tidak sabar mengingat saat waktu itu tiba ia tidak akan sembunyi2 lagi saat akan bertemu anita.


--------


Ujian pun berlangsung sangat cepat anita dan para sahabatnya mengerjakan semua soal2 ujian tersebut sangat fokus dan terjawab semua dengan mudah.


gilang mengajak semua nya untuk ke rumah nya karna nyokapnya akan mengadakan makan siang bersama tapi anita akan menyusul karna ia akan pergi ke suatu tempat dulu sebelum pulang yang di angguki oleh mereka semua.


setelah semua teman2 nya pergi meninggalkan gerbang sekolah anita pun mengeluarkan hp nya untuk menelpon rangga, rangga pun langsung menjawabnya dan menyuru anita untuk menunggu nya di parkiran setelah memutuskan telpon tersebut rangga pun langsung menuju parkiran di mana anita telah menunggu nya.


setelah bertemu anita rangga pun langsung mengajak anita untuk masuk ke mobil nya.tapi saat rangga akan mengantar kan anita pulang anita menolak untuk di antarkan ke rumah nya ia malah menyuru rangga mengantarkannya ke rumah gilang untuk makan siang bersama dengan sahabat dan orang tua gilang.


rangga yang mendengar penjelasan anita ia langsung mengantarkan anita dan setelah sampai rangga langsung mencium pipi anita yang membuat pipi anita memerah karna malu.


rangga yang melihat pipi anita yang memerah menjadi gemas yang membuat rangga mencubit pipi anita yang memerah.


anita pun langsung keluar dari mobil rangga setelah mencium sekilas pipi rangga yang membuat rangga membeku.


anita langsung masuk ke rumah gilang dengan tersenyum2 yang membuat para sahabat dan orang tua gilang bingung akan sikap anita yang tidak seperti biasannya.


anita langsung menyalami orang tua gilang ia juga memeluk dan mencium mama gilang karna itu udah jadi rutinitas anita dan mama gilang.


anita pun langsung bergabung dengan teman2 nya yang sudah lama menunggunya.ia langsung meninju nando yang tidak bersalah untuk meluapkan rasa bahagiannya yang membuat nando mengaduh dan protes


" nit lo boleh senang tapi jangan gue yang jadi sasaran lo" kan lo tau di sini kan gue yang paling kurus..masak lo tega nonjok gue terus" protes nando


" udah besok lo gue traktir sebagai permintak maafan gue deh" bujuk anita


" kalau gitu sih gue baru mau maafin elo" jawab nando


" dasar mau nya loh geratis mulu lo" komentar dave


" biar aja lah lo ngiri aja sama gue karna lo kan beda sekolah sama kita jadi ngak bisa di traktir lo" ledek nando

__ADS_1


" udah2 kok pada main ledek ledekan sih" ucap mama gilang


mereka bersama sama pun akhirnya menghabiskan makanan yang di buat mama gilang apa lagi sekarang sudah ada bg ronal abg nya gilang yang jarang gumpul sama mereka.


mereka pun mengobrol sampai hari yang sudah mulai gelap anita dan yang lainnya pun berpamitan untuk pulang. anita yang tidak membawa kendaraan akhirnya di antarkan pulang oleh rahul.


sesampainnya di rumah anita rahul pun ikutan masuk ke rumah anita ia langsung mengajak anita ke taman belakang rumah.


setelah sampai di taman rahul mulai ingin mengorek ngorek informasi tentang anita yang sering ia lihat senyum2 sendiri dan terlihat bahagia.


karna rahul yang paling di percayai oleh anita ia pun menceritakan semua nya ia juga meminta untuk di rahasikan dulu sampai mereka lulus sma pinta anita yang di iyakan rahul.


rahul pun terlihat sangat senang saat saat sahabatnya sudah mulai bisa mengenal cinta dan ia juga percaya kepada rangga kalau ia cowok yang baik dan rahul percaya kalau anita akan di jaga baik2 oleh rangga.


setelah anita curhat semuanya kepadanyya ia pun akhirnya berpamitan untuk pulang.


" nit gue pulang dulu kalau lo mau curhat lagi tinggal tlp aja ya" pesan rahul


" yoi lo emang sahabat gue yang paling ngertiin gue" balas anita


rahul pun akhir nya meninggalkan rumah anita.ia mengendarai motornya dengan perasaan bahagia karna sahabatnya akhirnya bisa sebahagia itu saat mengenal kata cinta.


anita yang di tinggalkan rahul tadi memutuskan masuk ke kamarnya dan ia mengambil hp nya dan terlihat sudah banyak pesan yang belum ia baca dari rangga ia pun akhirnya membalas pesan rangga. mereka saling membalas pesan sampai anita akhirnya tertidur dengan mimpi yang indah.


di sisi lain rangga merasa senang karna anita yang selalu membalas pesannya sampai pesannya tidak di balas lagi dan rangga mengambil kesimpulan kalau anita telah tertidur dan ia membuat pesan sebelum ia juga tertidur dengan memimpikan anita siswa paling cantik sexsi dan dingin nya.


---------


" yang..sayang ..bangun kamu kan harus sekolah kan masi ujian" ucap rangga sambil menoel noel pipi anita secara bergantian


hm..anita pun terbangun ia terlihat sangat terkejut saat melihat rangga


" kamu ngapain di kamar aku yang..ini udah jam berapa" tanya anita kepada rangga


" aqu ke sini cuma ngebangunin kamu yang susah banget bangunnya mending kamu cepetan mandi ini udah mau jam tujuh loh yank" tutur rangga


anita yang mendengar penuturan rangga ia langsung bergegas mandi dan ber seru menyuru rangga untuk keluar dari kamarnya.


rangga yang meliahat kelakuan anita hanya bisa geleng2 kepala ia pun keluar dari kamar anita ia langsung menuju meja makan ia akan makan pagi bersama anita.


setelah agak lama menunggu anita pun ke luar dari kamar nya dan sedikit berlari menuruni tangga yang membuat rangga sedikit cemas akan keselamatan anita.


"kita sarapan dulu baru ke sekolah" tutur rangga


anita langsung memakan cepat roti nya dan meneguk setenggah susu nya rangga yang melihat itu langsung menghapus bekas sisa2 minuman tersebut di sudut bibir anita.


anita langsung masuk ke mobil rangga yang langsung di suaul oleh rangga tapi anita yang akan membawa mobil karna ia takut terlambat katanyya.


rangga pun memberi nya izin untuk mengendarai mobil nya tapi itu membuat rangga menjadi tegang saat anita melajukan mobil nya seperti mobil pembalap dan seperti dugaan nya anita mereka tidak terlambat sampai ke sekolah.


setelah anita memakirkan mobil rangga ia langsung menuju kelasnya dengan sedikit berlari karna telah di mulainya ujian pertamanya.

__ADS_1


anita pun langsunh mengikuti ujiannya dengan nafas yang masi ngoa ngosan yang membuat gilang meledek nya.


" lo habis di kejar2 anjing ya kok sampai ngos2 an gitu" cibir gilang


" gilang kamu mau tetap ngobrol apa masi mau ujian" tegur guru pembimbing ujian


" maaf buk" tutur gilang dengan kembali fokus mengikuti ujian


ujian pun akhirnya selesai mereka pun langsung menuju kantin sebelum pulang. mereka yang sedang menunggu pesanan nya pun di kagetkan akan kedatanggan rangga yang langsung duduk di samping rangga sambil memesan makanan untuk nya.


" saya ngak pa2 kan gabung sama kalian" tutur rangga


" boleh banget kok pak" ujar rahul cepat


mereka pun akhirnya makan bersama tapi anita merasa sedikit tidak nyaman karna rangga yang selalu menggenggam tangan nya di bawah meja.


setelah makan mereka pun menuju parkiran rangga pun mengajak anita untuk pulang bersama dengan alasan ada yang akan ia bicarakan bersama nya yang membuat sahabat anita tidak curiga.


rangga pun mengantarkan anita pulang ke rumahnya anita dan rangga menghabiskan waktu mereka berdua di atas mobil dengan mengobrol.


sesampainnya di rumah ternyata papa anita telah pulang dari perjalanan bisnisnya rangga pun di minta untuk mampir tapi rangga tidak bisa karna dia harus ke kantor untuk menghadiri rapat


alasan itu pun di maklumi anita dan papa nya.


saat akan masuk ke kamarnya anita di minta untuk duduk dulu di ruang tamu untuk menemani papa nya mengobrol.


papa nya pun memberikan tas yang berisikan oleh2 dari luar nergi untuk anita papa nya pun menanyakan hubungan nya dengan rangga yang sebenarnya sudah ia ketahui.


"sayang gimana hubungan kamu sama rangga..terus kamu nanti kalau mau kulia jangan ambil yang jauh2 ya nit kalu bisa" tutur papa anita


" hm..ya papa pasti tau hubungan aku sama rangga dan kalau masalah kuliah sih aku belum tau rencananya kami


bakalan ambil kampus yang sama sih pa" jawab anita


" kamu mau ambil jurusan ap" tanya papa nya lagi


" perkantoran si pa" jawabnya


"oh ya pa aku mau ke kamar dulu mau mandi terus tidur pa udah capek banget" tutur anita lagi sambil berlalu meninggalkan papanyan.


hari pun mulai gelap bokap anita menyuru bibik untuk membangunkan anita karna bokap nya ingin makan malam bersama dengan anita.


tak lama kemudian turun lah sang bibik dengan di ikuti oleh anita dari belakan anita langsung duduk di tempat duduk nya biasa dengan di ambilkan makanan nya oleh sang bibik.


papa dan anita menikmati makan malam mereka dengan tanpa mengobrol. setelah makan malam anita pergi ke rumah pohonnya dia akan melanjutkan tidurnya di rumah pohon tersebut.


tak lama setelah anita tertidur bokap anita mencari keberadaan anita yang tidak kembali pap anita pun mencari anita di halaman sampai ke rumah pohon anita.


bokap anita pun melihat sekeliling rumah pohon tersebut sempat ragu papa anita untuk masuk ke dalam rumah pohon tersebut karna ia belum perna masuk ke rumah yang di bangun oleh anita bersama sahabatnya.


setelah memutuskan masuk bokap anita terlihat terkejut karna isi dari rumah pohon tersebut yang seperti rumah2 yang lengkap dan di sana ia juga melihat anita yang sedang tertidur di kasur kecil di sudut rumah pohon tersebut sambil memeluk bantal guling nya.

__ADS_1


setelah mengetahui keberadaan anita ia pun pergi masuk ke rumah kembali dan memilih tidur di rumah.


__ADS_2