
pagi pun menyinari kamar rawat rahul,
anita pun akhirnya terbanggun dari tidur nya sambil menggaruk2 kepalannya yang tidak gatal dan ia tersadar kalau ia semalaman tidur di brankar rahul dan dia pun memutuskan menghampiri rahul yang masi terlelap di sofa.
"hul..rahul...bangun.."ucap anita sambil berteriak di telingga rahul
"ada apa..tanya rahul panik
"ngak kenapa2 kok gue cuma mau bangunin loh aja"oh iya gue juga mau tanya lo kapan boleh keluar dari rumah sakit ini"
"rencananya sekarang kan gue udah sehat dan gue juga udah bisa buat hajar mantan elo"ucap rahul dengan menggebu2
anita pun berencana untuk menemani rahul untuk pulang dari rumah sakit dan ia pun menghubungi rangga untuk mendapatkan izin darinya tidak masuk sekola lagi.
rangga pun menghizinkan anita karna rangga tidak mau kalau anita semakin benci dan menjauh darinnya.
rahul pun akhirnya pulang ke rumah nya denggan di antar anita.
di satu sisi papa nya anita mengkhawatirkan anita walaupun ia sudah di jaga oleh teman2 anita termasuk orang2 yang sudah ia suru untuk menggawasi dan menjaga anita.
apa lagi ia sering khawatir dengan anita yang suka balapan dan berantem kalau ada yang menantangnya itu semua di ketahui oleh papa anita tanpa anita sadari.
di sekola pun gilang rehan dan nando pun merasa bosan karna tidak ada kabar dari anitayang tidak sekolah ke pada mereka.mereka juga merasa kesal karna tidak ada yang di balas pesannya oleh anita.
"lang kira2 anita kemana ya kok ngak ada kabar kalau dia ngak sekolah"tanya nando
"mana gue tau ..*****.. kan lo tau sendiri sms dan tlp gue ngak di angkat2 dan ngak di balas2 sama tuh anak" jawab gilang kesal
mereka bertiga pun memutuskan setelah pulang sekolah sebelum ke tempat latihan mereka akan ke rumah anita.
jam pulang sekolah pun tiba mereka bertiga langsung menuju rumah anita tapi yang ia dapat kalau anita belum pulang dari kemarin malam setelah mama nya datang ke rumah karna mengetahui anita yang terluka.
mereka bertiga pun terkejut menggetahui anita yang terluka dan tidak pulang semalaman. mereka bertiga pun memutuskan menjengguk rahul terlebih dahulu tapi setelah sampai mereka tidak mendapatkan rahul di kamar rawatnya setelah menanyakan keberadaan rahul kepada perawat dan mereka mengetahui kalau rahul sudah pulang ke rumahnyya.
__ADS_1
di sisi lain anita rahul dan dave menunggu gilang dan yang lainnya dengan terus berlatih kecuali rahul yang belum mereka izinkan untuk berlatih walaupun rahul memaksa.
setelah hari yang sudah semakin gelap anita pun memutuskan mengantarkan rahul pulang tapi yang dia dapatkan gilang dan teman2 nya yang lain sudah menunggu nya dengan pandanggan kesal dan terlihat marah di rumah rahul.
"kalian kemana aja sih..kalian tau kan kalau kami nyariin kalian dari mulai rumah elo nit terus ke rumah sakit baru kami ke rumah elo hul tapi kalian malah ngak ada.belum lagi pesan dan tlp kami ngak kalian angkat2 dan balas"ujar nando dengan nada kesalnya
"maaf gue lupa ngasi tau kalian"jawab rahul sambil menunjukkan perasaan bersalah nya
"iya gue juga minta maaf dan sebagai perminta maafan gue gimana kalu kalian semua gue yang teraktir"ucap anita sambil cengegesan
"ya kalau itu mah gue ngak nolak kalau tuh anak pada ngak mau biar gue aja" jawab nando
mereka semua pun hanya bisa geleng2 kepala mendenggar komentar nando sang raja makan tapi tetap yang paling kurus dan paling kurus.
mereka berlima langsung menuju kafe favorit mereka dan ngak tanggung2 nando malah pesan makanan yang paling banyak seperti biasannya.
setelah makan2 dan ngobrol2 gilang pun menanyakan kenapa anita sampai sudut bibir nya terluka dan anita pun menjelaskan kalau dirinya yang hampir di begal tadi malam.
setelah jam menunjukkan jam setengah sebelas malam mereka pun memutuskan pulang ke rumah masing2.
tanpa papa anita sadari karna perbuatannya yang menggangkat tubuh anita, anita malah terbangun dari tidur nya dan langsung memeluk papa nya yang sudah tidak perna ia peluk lagi setelah papa nya dan mamanya bercerai
papa anita pun terkejut dan terharu atas apa yang di perbuat anita kepada nya dan terjadilah drama antara anita dan papanya ia menangis di pelukan papanya.
anita merasakan perasaan kasih sayang papanya yang membuat pertahanan anita runtuh.anita pun tertidur di pelukan papanya sampai tertidur dan sang papa pun meninggalkan kamar anita dengan perasaan haru dan senang.
papa anita pun juga merasa sedih karna anita yang belum bisa memaafkan mamanya karna insiden perselingkuhan nya dengan rekan kerjanya.
--------
Seperti rutinitas biasannya papa anita yang selalu menungguh anita untuk sarapan bersama.tapi ada yang berbeda anita tidak melihatkan wajah datarnya tapi ia malah tersenyum manis yang membuat sang papa senang.
"sayang ayo sarapan..kamu tambah cantik kalau senyum begitu sayang" puji sang papa
__ADS_1
"ayo pa..sini biar aqu aja yang ambilin makanan papa"ucap anita sambil mengambilkan makanan untuk papanya dan untuknya sendiri.
Di sekolah pun anita tidak memasang wajah dinginnya ia malah menyapa orang yang berpapasan dengannya sambil tersennyum.itu membuat teman2 nya dan orang yang berpapasan dengannya pun terheran2 dan kagum karna melihat senyuman anita yang belum perna mereka lihat kecuali sahabat anita.
"elo kenapa nit ngak kemasukan setan kan"tanya rehan sambil membolak balikan telapak tanggannya di dahi anita.
"gue ngak papa..udah yuk gue mau ke kelas..kalau kalian masi mau di sini ya udah..gue pergi dulu"
mereka pun terheran saat di dalam kelas sat jam pelajaran berlangsung. anita yang biasannya memilih tidur, main game ataupun ngobrol bersama mereka malah memilih memperhatikan pelajaran denga sangat fokus.
keheranan sahabat anita pun terjawab saat anita menceritakan kalau dirinya lagi senang karna kejadian dimana dia berpelukan dengan papanya ia menceritakannya jadi mereka pun memaklumi perubahan anita saat ini.
mereka tau kalau anita akan berubah kalu dirinnya sangat bahagia dan dia ngak akan bisa membendung kebahagia annya dan dia akan melihatkan kebahagiaannya dan menceritakan kepada mereka.
Di sisi lain rangga mengagumi perbedaan yang di lihatkan anita saat tersenyum dan menyapa orang2 yang berpapasan dengannya.ia pun mengagumi senyuman anita yang belum pern ia lihat dan ia malah berniat ingin mengejar anita apa lagi papa nya anita merestuhinya kalau benar mereka memiliki hubungan.
dan disisi lain ada seorang cewek yang terlihat sangat marah melihat rangga yang sedang mengagumi senyuman anita.ia pun langsung menghampiri rangga dengan tersenyum menggoda
"pak rangga saya mau ngomong serius sama bapak di kafe xxx jam lapan malam ini masalah anita dan bapak kalau gitu saya permisi pak"
"masalah gue sama anita?emang apaan ya?ya udah lah ntar aja gue temui tu anak"ucap rangga sambil menuju ruanggannya.
----------
malam harinya setelah pukul delapan rangga pun menemui murit yang menemuinya dan menyurunya datang ke kafe xxx.rangga telah melihat cewek tersebut yg duduk sendiri dengan pakaian yang sexsi.
" perkenalkan pak nama saya wulan" ucap nya sambil mengulurkan tangan
"ada apa kamu nyuru saya kesini" tutur rangga sambil menerina uluran tanggan wulan
wulan pun menunjukkan vidio dan fito yg ia ambil waktu di uks waktu itu kepada rangga yg membuat rangga sedikit terkejut.
" pak saya mau bapak jadi pacar saya pak" tutur wulan dengan harap2 cemas
__ADS_1
" jadi kamu mengertak saya dengan foto ini" sorry itu ngak berpengaruh ucap rangga sambil mengeluarkan beberapa lembar uang dan meletakkan di atas mejan dan berlalu