Cewek Dingin

Cewek Dingin
episode.13


__ADS_3

3 Bulan kemudian


anak SMA XXX yang lagi mempersiapkan ujian ke lulusannya. anita dan para sahabatnya pun tidak kala sibuk nya mempeesiapkan diri mereka untuk melaksanakan ujian ke lulusan mereka.


anita dan sahabat nya sedang belajar


kelompok di kafe xxx mereka saling berdiskusi walaupun mereka memiliki IQ yang tinggi tetap saja mereka harus


belajar.


seperti saat ini anita yang lagi di kafe xxx pun mentraktir sahabat nya di kafe untuk makan2 mereka tidak belajar kelompok lagi karna sehari sebelum ujian mereka selalu menjernikan pikiran mereka dengan cara ke kafe belanja atau pun nonton ke bioskop.


mereka ber enam lagi menikmati makanan dan minuman mereka masing masing di tempat kafe favorit mereka. rehan yang melihat rangga yang lagi mencari2 tempat duduk yang kosong pun memanggil nya dan menyurunya untuk bergabung bersama mereka.


" pak sini aja pak gabung sama kami aja pak" ajak rehan


rangga pun langsung menghampiri meja tempat teman2 anita berada.rangga pun langsung memilih duduk di samping kiri anita.


"makasih tawarannya ya rehan"ucap rangga tersenyum


rehan sebenarnya sengaja memanggil rangga ia tau kalau rangga menyukai anita dan rangga juga sudah di restui oleh bokap anita karna rehan perna mencuri dengar pembicaraan rangga dengan bokap nya anita.


makannya rehan dan yang lainnya yang mengetahui itu semua ingin mendekatkan anita dengan rangga karna mereka telah mengetes rangga dengan menyuru wanita2 cantik untuk mendekati rangga tapi ngak ada yang bisa membuat rangga melirik mereka bukannya di gombalin cewek2 tersebut malah di usir rangga.


makannya mereka semua akhirnya memutuskan mendekati rangga dengan anita.


anita dan rangga pun di tinggalkan berdua oleh teman2 nya mereka semua memiliki alasan yang tidak masuk di akal


yang membuat anita kesal tapi ia juga tau kalau mereka semua senggaja ingin meninggalkan mereka berdua.


rangga pun berusaha mengajak anita menggobrol


" nit gimana kabar kamu, sehat2 aja kan" tanya rangga gugup


"baik kok pak" jawab anita singkat


" nit kalau di luar perkarangan sekolah kamu jangan pangik bapak ya panggil nama,kakak atau panggil sayang juga boleh" ucap rangga semakin gugup


"panggil nama aja lah ngapain juga aqu manggil bap..eh kamu sayang" ucap anita sambil mengerutkan dahinya

__ADS_1


"hm..nit kamu mau ngak nantik malam nemenin aqu makan malam" tanya nya dengan harap2 cemas.


"hm..mau aja sih nga asalkan kamu yang traktir..nantik kasi tau aja alamatnya" jawab anita sambil tersenyum


anita tau kalau rangga menyukainnya dan dia sebenar nya juga menyukai rangga tapi ia tidak mau kalau rangga mengetahui nya dan malah nantinya memainkan perasaannya anita takut di sakiti oleh rangga atau cowok manapun.


setelah perbincangan itu anita memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan ia pun menunggu taxsi tapi ngak ada yang lewat setelah lama menunggu anita pun rencananya ingin jalan kaki tapi sebelum itu terjadi ada mobil yang menghadangnya sambil membunyikan klakson mobilnya yang membuat anita bertannya2 siapa yang menghadangnya.


tetapi itu semua terjawab saat rangga keluar dari mobil tersebut dan membukakan pintu mobil penumpang di depan.


anita yang melihat perlakuan rangga pun langsung menuju pintu mobil yang sudah di bukak kan rangga dan langsung duduk sambil berfikir.


"untung ada dia kalau ngak bisa sakit kaki gue karna jalan kaki yang ngak tau sampai mana" tutur anita di dalam hati


rangga langsung menutup pintu mobil penumpang saat anita telah duduk ia pun langsung mengitari mobil bagian depan menuju kursi pengemudinya. rangga langsung menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang.


setelah menempuh perjalanan yang tidak memakan waktu banyak akhirnya anita dan rangga sampai di rumah anita yang terlihat sangat sepi.


"kamu sendirian aja di rumah nit" tanya rangga


" ya nga soalnya bokap lagi ada perjalanan bisnis ke luar kota" jawab nita


sedangkan anita setelah rangga pulang ia langsung menuju kamarnya ia pun meminta bibik nya untuk ikut bersamanya ke mool untuk membeli gaun kosmetik dan satu stel sepatu tinggi untuk dia pergi makan malam bersama rangga.


setelah pulang dari mool anita langsung mandi dan bersiap siap ia juga meminta tolong ke pada bibik nya untuk merias nya dengan se natural mungkin.


setelah waktu menunjukkan pukul tujuh malam rangga pun datang menjemput anita ia mengenakan stelan jas nya saat anita keluar dari rumah nya ia terlihat terkejut saat melihat saat anita berdandan dengan natural dan memakai baju feminim dan sepatu yang tidak terlalu tinggi.hanya satu yang ada di pikiran rangga


"CANTIK"tanpa sadar rangga mengucapkannya hingga membuat pipi anita memerah karna malu.


" gue berlebihan ya" ucap anita yang tidak merasa percaya diri


" lo cantik banget malah..oh ya bik bisa mintak tolong fotoin saya sama anita berdua ngak bik" pinta rangga sambil menyodorkan hp nya


" bisa den" jawab sang bibik sambil mengambil hp rangga


rangga dan anita pun di foto dengan beberapa gaya yang di abadikan hp rangga dan sang bibik.


sang bibik sangat senang melihat non nya yang bahagia.

__ADS_1


anita dan rangga pun langsung masuk ke mobil yang di kemudikan sendiri oleh rangga ia mengemudikan dengan kecepatan sedang ia juga tidak lupa memberikan bungga yang sudah ia siap kan dari sepulang mengantarkan anita tadi.


anita tampak senang menerima pemberian bungga dari rangga. anita memeluk bungga tersebut dengan tersenyum senyum yang membuat rangga tidak tahan untuk mengoda anita.


" bunga nya aja yang di peluk neng orang nya kok engak" ucap rangga dengan tersenyum


" ngak ah nantik cewek nya marah ntar saya di bawak berantem lagi" bales anita


" lagi ngak ada kok neng kan cewek yang dia sukak kan di sampingnya" canda rangga sambil memasang wajah serius nya


anita yang mendengar itu terlihat tersenyum sekilas ia sangat senang dan bahagia. ia tidak mau memperlihatkan nya kepada rangga tapi tanpa anita sadari rangga melihat senyuman itu walaupun hanya sekilas.


rangga pun membawa anita ke rumah makan yang sudah di boking nya ia juga telah menghias se romantis nya itu hanya ia persiapkan untuk anita.


anita pun terkagum kagum saat melihat iyasan yang ada di ruanggan tersebut ia juga melihat di sana hanya ada satu meja dengan dua kursi yang terdapat di atas meja tersebut dua lilin yang telah menyala.


setelah anita dan rangga duduk lampu pun dimatikan setelah itu makanan pun di hidangkan dengan mulai terdengar musik yang romantis.


persiapan rangga sukses membuat anita merasa senang. setelah makan rangga pun mengajak anita untuk berdansa itu membuat anita dengan ragu2 menerimannya setelah memberi taukan kalau dirinya belum perna berdansa.


rangga pun berusaha meyakinkan anita untuk berdansa bersamannya.setelah berdansa mereka dusuk kembali rangga pun berusaha menggenggam jemari anita ia akan memberi taukan perasaannya walau pun ia akan di tolak ia harus siap


"nit ada yang ingin aku omongin nit..sebenarnya aku itu sukak sama kamu dari lama dan sebenarnya aku mengajar di sekolah kamu itu juga karna aku ingin dekat sama kamu" tutur rangga " pasti kamu terkejut tapi kalau pun kamu belum bisa terima aku kamu juga bisa jadiin aku dulu sebagai sahabat kamu nit" tutur rangga lagi sambil menatap bola mata anita


" hm..sebenarnya aqu juga udah sukak sama kamu rangga tapi kamu harus janji kalau kamu udah jadi pacar aku kamu harus setia dan ngak mainin aku juga ngak ngebuat aku kecewa sama kamu dan kita juga akan rahasiakan hubungan ini sampai aku lulus SMA" jawab anita


rangga pun terlihat sangat senang karna cinta nya tidak bertepuk sebelah tanggan malah terbalaskan.


" jadi mulai sekarang kita pacaran kan nit" tutur rangga sambil memasangkan kalung ke leher anita


" ya" tutur anita mantap


anita pun memegang kalung yang berada di lehernya pemberian dari rangga.


setelah percakapan itu rangga pun mengajak anita pulang ia langsung menggandeng tangan anita menuju mobilny berada.


setelah menempuh perjalan yang tidak terlalu lama anita pun sampai ke rumahnya sebelum menjalankan mobil nya kembali rangga pun mencium pipi kiri anita yang membuat anita terkejut karna itu merupakan ciuman pertamannya dari cowok lain selain papa nya.


anita pun langsung masuk ke kamarnya setelah mobil rangga berlalu dari rumahnya anita terlihat sangat bahagia sampai2 kebawa ke dalam mimpinnya.

__ADS_1


__ADS_2