
Andhika dan Chika pun masuk ke dalam markas, dan tampak lah semua anak kecil bermain dan tertawa riang di ruang tamu markas Black Comunity. Yah selama Chika dan anggota black Comunity tidak berada di markas anak-anak kecil itu di temani beberapa Bodiguards suruhan Chika jadi anak-anak kecil itu tidak merasa kesepian.
''Hai anak-anak yang baik, kalian apa kabar?'' ucap Chika sambil tersenyum dan menghampiri anak-anak kecil di ruang tamu
"Woooahhhhh kak Chika kemana aja, Bunga kangen'' jawab Bunga dengan belari menghampiri Chika serta memeluk Chika dengan erat
"Hehehe, maaf yah Bunga kak Chika pulang ke rumah dulu kemaren dan baru bisa datang hari ini'' sambung Chika dan membalas pelukan Bunga
"Kami...juga kangen sama Kak Chika'' jawab anak-anak lain
''Wahh wahh kalian semua hanya kangen kak Chika, sama kak Andhika engak nie" nimbrung Andhika pura-pura sedih
''Hihihihi, kami juga kangen kak Andhika, tapi...snake dan es cream nya mana??'' jawab seorang anak laki-laki yang bernama Daffa
Anak-anak lain pun mengangguk-ngangguk membenarkan apa kata Daffa.
"Tenang nie kak Andhika udah bawa'in cemilan banyak untuk kalian semua'' jawab Andhika santai.
Yah sebelum pergi ke markas Andhika dan Chika mampir dulu ke Alfahmart untuk membeli banyak cemilan snake keripik kentang es cream dan berbagai cemilan yang lain.
Karena setiap Andhika pergi ke markas untuk menemui anak-anak kecil itu Andhika selalu membawa banyak makanan, jadi semua anak kecil itu terbiasa terhadap perhatian Andhika.
''Yeeiii aku mau...''jawab Daffa
'' Aku juga mau...'' sambung anak-anak lain
"Baiklah...semua kebagian jadi ngak boleh berebut yah.
Semua anak-anak kecil itu pun mengerubungi Andhika hendak memilih-milih cemilan yang mereka suka. Begitu terpampang jelas wajah-wajah anak kecil yang polos itu sangat bahagia hanya mendapatkan sebuah cemilan. Tapi menurut anak-anak kecil itu sangat berarti, karena semenjak di kurung oleh preman pasar di Karang Anyar itu mereka tidak pernah mendapat kan perhatian sedikit pun melainkan selalu mendapat siksaan yang bertubi-tubi, dan juga selalu kelaparan di dalam gudang Tua Rumah yang mereka tempati.
Sementara Chika bertanya kepada Bodiguards suruhannya....
''Bagaimana? apa sudah ketemu alamat rumah anak-anak itu??'' tanya Chika dengan wajah datarnya
''Iya bos, semua alamat anak-anak itu sudah kita dapatkan, tapi...'' jawab salah satu bodiguards yang bernama Roy
"Tapi apa Hagh??" bentak Chika karena merasa bodiguards nya itu ngak becus
"Ta-pi rumah nona Bunga sama rumah Den Daffa belum kita temuakan'' jawab Roy dan bodiguards 5 orang lainnya dengan takut
"Hem...yah sudah kita antar anak-anak kecil yang sudah di temukan alamatnya, sementara Bunga dan Daffa biar tetap disini'' ucap Chika tegas
__ADS_1
"Baik bos" serentak semua bodiguards dengan mengerakkan tangan hormat
"Y sudah tunggu apa lagi CEPAT ANTAR MEREKA PULANG...!!!!!"' marah Chika karena merasa bodiguards nya lamban seperti siput
"Baik bos" ucap bodiguards dan langsung bersiap-siap mengantar anak-anak itu pulang
Chika pun memulai pembicaraan terhadap anak-anak kecil yang tengah duduk menikamati cemilan mereka masing-masing.
"Anak-anak semua rumah kalian sudah kami temukan, kalian bisa pulang ke rumah orang tua kalian masing-masing, apa kalian merasa senang??" ucap Chika dengan lembut dan tersenyum manis ke arah anak-anak kecil itu
''Horeeeeee yeeeeaaaiiii......kami sangat senang Kak" jawab anak-anak kecil bersamaan dan riang gembira karena bisa pulang ke rumah mereka masing-masing. mereka sangat rindu terhadap orang tua nya
"Baiklah kalian semua di antar oleh paman-paman ini yah dan juga di antar oleh kak Andhika'' sambung Chika dengan menujuk Roy dan kelima bodiguardz lainnya
"Siap kak Chika, kami akan selalu merindukan kak Chika dan juga kami ingin bertemu kak Chika kalau sudah pulang ke rumah, apa kak Chika mau menemui kami lagi??" tanya anak kecil yang bernama Rafael. Anak-anak lain pun mengganguk mengiyakan ucapan Rafael
"Tentu saja, kak Chika dan teman-teman kak Chika yang lain akan menemui kalian semua'' jawab Chika dengan lembut
"Waaahhhhh...Trima Kasih kami sayaaaaanggggg kak Chika emuach..'' jawab Bunga dan anak-anak lain memeluk Chika bersamaan sesekali mengecup pipi Chika
Andhika yang melihat Chika di kerumuni anak-anak polos itu terkekeh lucu. Andhika sempat terlintas fikiran terlalu jauh jika suatu hari nanti Andhika bisa menikah dengan Chika maka rencana nya ingin mempunyai banyak anak.
Batin Andhika...
"Yah sudah kalian berangkat sekarang yah, hati-hati di jalan bye bye..'' ucap Chika sambil melambaikan tangan ke arah anak-anak yang telah pergi
"Eh tunggu Bunga dan Daffa sini, kalian jangan pergi..'' sambung Chika menghentikan Bunga dan Daffa yang hendak melangkah kan kaki mengikuti anak-anak lain
"Kenapa kak kok aku ngak boleh ikut mereka, aku juga mau pulang bertemu mama papa?" jawab Bunga dengan cemberut
"Aku juga kak mau ketemu kakek, kasihan kakek Daffa sendirian di rumah?'' sambung Daffa dengan wajah sedih
"Emmm...jadi begini Bunga dan Daffa yang pintar Kak Chika, dan teman-teman kak Chika belum mendapatkan alamat rumah kalian, maafkan kakak yah??'' ucap Chika dengan penuh kelembutan sambil menatap mereka berdua Bunga dan Daffa
"Oh jadi begitu yah kak Chika, yah sudah tak apa Bunga akan tinggal di sini bersama kak Chika" ucap Bunga mengerti akan kata-kata Chika
"Trima kasih Bunga karena sudah mengerti kakak, kak Chika janji akan segera menemukan alamat orang tua kalian, Oiya kalau Daffa bagaimana?? apa Daffa marah sama kak Chika sekarang??'' sambung Chika mengarah ke Daffa yang sedang menunduk sedih
"Da-ffa...hikz hikz hikz.....π'' jawab Daffa terbata-bata lalu menangis
"Lho...kenapa kamu Daffa kok nangis cup cup cup...jangan nangis yah'' ucap Chika sambil memeluk Daffa dan mengelus pucuk kepala Daffa
__ADS_1
"Daffa rindu sama kakek...Daffa takut kakek kenapa-napa kalau Daffa tinggal terlalu lama hikz hikz hikz...''sambung Daffa sambil menangis tersedu-sedu di pelukan Chika
"Daffa jangan khawatir semua akan baik-baik aja, kak Chika yakin kok kakek Daffa selalu di lindungi oleh Tuhan '' ucap Chika menenangkan Daffa
"Iya Daffa jangan sedih yah, kan ada Bunga yang akan menemani Daffa bermain hehehehe..." sambung Bunga dengan tawa polosnya
"Makasih Bunga.." jawab Daffa sambil melepas pelukan Chika lalu menyeka air matanya yang jatuh di pipi tembem nya itu
"Nah begitu dong harus selalu tersenyum yah jangan menangis lagi, ayo Bunga sama Daffa mau makan apa? biar Kak Chika masakin'' ucap Chika dengan penuh kasih sayang
"Aku mau nasi goreng...'' jawab Bunga dengan antusias
"Aku mau makan ayam goreng..'' sambung Daffa
"Baiklah kalian berdua tunggu di sofa depan televisi yah, sambil nonton kartun kesukaan kalian, yah sudah Kak Chika ke dapur dulu'' ucap Chika melangkah menuju dapur di Markas itu
"Yeaaaaiii....baik kak Chika'' jawab Bunga dan Daffa bersamaan lalu menonton kartun kesukaan mereka
Sementara Andhika dan Roy serta kelima Bodiguards Chika langsung menuju alamat rumah anak-anak kecil itu, mereka membawa mobil masing-masing. Andhika mengantar anak-anak kecil itu menggunakan mobil milik Markas Black Comunity TOYOTA ALPHARD berwarna Hitam.
Sedangkan Roy mengantar anak-anak Kecil itu menggunakan mobil Xpander berwarna Merah.
Dan kelima Bodiguards suruhan Chika menggunakan mobil yang sama yaitu TOYOTA AVANZA berwarna Biru.
Semua anak-anak kecil yang polos itu di antar kerumah mereka masing-masing dengan selamat, para orang tua merasa sangat berterima kasih kepada Andhika Roy dan kelima bodiguards suruhan Chika karena mengantar anak-anak kesayangan yang selama ini menghilang..
Setelah Andhika Roy dan semua bodiguards sudah mengantar semua anak-anak kecil itu mereka pun kembali pulang ke Markas Black Comunity....
*π
π
π
**Mau tau kelanjutannya ikuti terus kisah " Cewek Pemarah '' jangan lupa like coment vote dan tambah ke favorite yah....
__ADS_1
See you next chapterππ***