
Sesampainya di kamar Chika, Kelvin pun membuka kunci kamar Chika dan masuk perlahan kedalam pandangan nya langsung tertuju pada Chika yang tidur dengan posisi miring di ranjangnya itu. Kelvin pun menghampiri Chika dan duduk di sisi samping Chika yang masih terlelap dalam mimpinya itu.
"Dek...sampai kapan kamu akan seperti ini, selalu ngebantah ucapan Daddy, mommy sama kakak" ucap Kelvin lirih sambil mengelus pipi mulus Chika
Chika yang merasa sentuhan di pipi nya itu langsung membuka mata nya dan terbangun dari tidur lelapnya itu. Chika meregangkan tubuh nya yang terasa pegal lalu pandangannya tertuju pada Kelvin kakak kandungnya itu.
"Lo...ngapain di sini" ketus Chika menatap tajam ke arah Kelvin
"Gue kangen sama kamu dek" lirih Kelvin menatap Chika sambil tersenyum🙂
"Sejak kapan lo perhatian sama gue hah??'' sambung Chika dengan mengganti posisi nya menjadi duduk dan bersandar
"Gue sayang sama kamu dek sejak dulu, jadi kakak mohon kamu berubah yah jangan ngebantah perintah daddy, ,karena semua yang kita lakuin itu demi masa depan kamu nanti dek.." ucap Kelvin
"Halah..jangan pura-pura dasar munafik.." ketus Chika
"Sudah cukup dek..sebenarnya apa salah kakak, sampai kamu benci sama gue??'' tanya Kelvin mulai capek dengan sikap Chika
"Hahahahaha😂masih tanya apa salah kakak, apa kakak ngak punya otak, bisa mikir ngak apa kesalahan kakak selama ini ke Chika" Chika tertawa sinis😏
Kelvin pun menghela nafas...
"Baiklah dek..terserah kamu aja, kakak capek menghadapi sikap kamu yang keras kepala'' lesuh Kelvin
"Kakak ngak pernah tau apa yang Chika rasakan selama ini, Mommy sama daddy cuma sayang sama Lo, apa gue hanya anak pungut" datar Chika sambil memandang ke depan tanpa menoleh ke arah Kelvin
Sebenarnya Chika menahan rasa sedihnya, Chika tidak mau terlihat lemah di hadapan Kakaknya itu. karena Chika tidak mau menerima belas kasihan dari siapapun termasuk keluarga nya sendiri.
"Bukan seperti itu dek kamu pasti salah paham, daddy mommy dan kakak sayang banget sama kamu, jadi kakak mohon berhentilah ngebantah ucapan keluarga kita dek, dan jadilah cewek baik-baik" mohon Kelvin
"Oh jadi selama ini gue bukan cewek baik-baik di mata kalian semua hahahaha" Chika tertawa keras
"Tidak dek, Aghhhhtt....udah lah gue capek dengan sikap kamu ini..''Kelvin mengacak-ngacak rambutnya frustasi menghadapi sikap adek satu2nya itu yang selalu ngebantah omongannya
"Pergi lo dari kamar gue.."Bentak Chika
"Baiklah..jaga diri baik-baik dan ingat kamu ngak boleh kemana-mana dulu" Kelvin pun pergi dari kamar Chika dan menutup pintu serta menguncinya dari luar
Chika yang mendengar pintu terkunci mengacak-acak rambutnya dengan kasar.
"Aaghhhtt....Brengs*k...''kesal Chika
Kelvin pun pergi dari kamar Chika menuju kamarnya sendiri.
Batin Kelvin...
"Apa yang harus gue lakuin agar Chika ngak salah faham lagi , dan bersikap seperti adek pada umum nya, gue pengen lo berubah Chika, gue sayang banget sama kamu.." lirih Kelvin sambil membaringkan tubuh nya keranjang.
Di lain tempat Chika pun pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian Chika pun menuju ruang belajarnya yang berada di sisi kanan ranjang besar nya itu, Chika membuka buku nya dan mempelajari materi yang di tinggalkan nya karena tadi pagi Chika bolos sekolah.
Di sela-sela Chika membaca buku paket yang tebal itu ponsel Chika pun bergetar ada panggilan masuk.
*Drrttt...drrrttt...drrrttt...
Andhika memanggil*..
Chika pun menerima panggilan Andhika.
"Hallo ada apa??'' ketus Chika
"Chika lo ngak apa-apa kan?? kenapa lo belum balik ke markas??" tanya Andhika di ujung sana dengan nada cemas
"Gue ngak bisa ke markas sekarang, gue di kurung di kamar ngak boleh keluar kemana-mana'' jawab Chika
__ADS_1
"Loh kok bisa apa daddy lo marah lagi" sambung Andhika
"Yah begitulah ...tua bangka itu menyusahkan gue terus" ketus Chika
"Hush...jangan begitu Chika dia daddy Lo pasti ada alasan di balik sikapnya itu'' ucap Andhika di sebrang sana
''Halah sudah lah Lo jangan ceramah, pusing gue" jawab Chika sambil memijat pelipisnya yah terasa nyut-nyutan
"Lo udah makan??" tanya Andhika
"Belum gue ngak makan seharian ini ,males gue" Singkat Chika
"Apa lo gila..belum makan sampai malam begini kalau lo sakit gimana??, gue pesenin makanan sekarang, Lo mau makan apa??'' tanya Andihka dengan nada khawatir karena Chika belum makan
''Ngak usaha, gue ngak lapar'' cuek Chika
"Jangan ngebantah...turuti apa kata gue, lo mau makan apa??'' tegas Andhika di sambungan telfon
"Hah..y sudah gue mau makan Nasi geprek aja, gue lagi bete' pengen makan yang pedas-pedas" jawab Chika menyerah karena Andhika begitu memaksa
"Oke tunggu yah, udah gue pesenin bentar lagi nyampek oiya lo lagi apa??''
"Hem..lagi belajar'' singkat Chika sambil membolak-balikan buku paketnya itu
"Wah rajin juga ternyata Bos geng motor Black Comunity hahhahaha😂'' tawa Andhika menggoda Chika
"Mau gue bunuh lo..'' kesal Chika
"Waduh-waduh gue bercanda jangan di masukin hati'' takut Andhika
Sementara di pintu depan rumah Chika pesanan nasi geprek sudah sampai..
Tok...tok...tokk..
''iya mau cari siapa??" tanya bibi asisten Chika yang bernama Asri
"Oh ini ada pesanan nasi geprek atas nama Nona Chika" jawab seorang pengantar makanan itu sambil menyerah kan bungkusan
"Oh begitu yah, trima kasih'' jawab Bi Asri
"Tanda tangan di sini dulu ,sebagai tanda penerimaanya'' jawab seorang bapak2 pengantar makanan sambil menyerahkan nota dan bolpoin
"Ini sudah" jawab Bi Asri selesai tanda tangan dan menutup pintu
Bapak pengantar makanan itu pun pergi.
Kelvin yang mendengar ketokan pintu serta suara Bi Asri pun keluar dari kamarnya dan menghampiri Bi Asri di ruang tamu.
"Ada apa bi Asri kok malam-malam ada yang bertamu, siapa??'' tanya Kelvin
''Ini loh Den Kelvin makanan untuk Nona Chika" jawab Bi asri menunjukan bungkusan geprek itu
"Chika pesan makanan dari luar, Dasar anak itu selalu saja sini biar saya yang mengantar ke kamar Chika " sambung kelvin
''Baik Den Kelvin'' jawab Bi Asri sambil memberikan bungkusan makanan di tangan nya itu
"Trima kasih yah Bi...'' ucap Kelvin dan berlalu pergi kekamar Chika
Kelvin pun masuk ke kamar Chika.
"Dek ini makanan yang kamu pesan'' ucap Kelvin menghampiri Chika
Sedangkan Chika masih menerima telfon dari Andhika.
__ADS_1
"Dhika makanan yang lo pesan udah datang, gue makan dulu yah'' ucap Chika berbicara pada Andhika di telvon
"Oke Chika...selamat makan" jawab Andhika di sebrang sana
"Oke..'' cuek Chika dan mematikan panggilan telvon Andhika
Kelvin pun meletakan makanan di atas meja dan duduk di salah satu sofa kamar Chika.
Chika pun menghampiri makanan itu dan duduk di sofa lain.
Chika mulai menyantap Nasi geprek nya itu dengan lahap. tanpa memperdulikan Kelvin yang menatap nya.
Kelvin pun memulai pembicaraan nya..
"Dek kenapa pesan makanan dari luar, kalau lapar tinggal hubungin kakak akan gue anterin makanan ke kamar kamu" tanya Kelvin terus menatap Chika dengan lembut
"Gue ngak pesan makanan'' singkat Chika sambil melahap paha ayam yang gurih itu
"Terus kalau ngak pesan makanan, itu apa??'' tanya Kelvin sambil menunjuk makanan di atas meja
''Andhika yang pesan'' cuek Chika tanpa melihat ke arah Kelvin
"Andhika itu siapa??'' tegas Kelvin wajah nya berubah serius menatap intens ke arah Chika
"Pacar gue, kenapa??'' bohong Chika karena merasa geram akan sifat Kelvin yang selalu mengintrogasi setiap gerak-gerik Chika
"Hah...!!! pacar, jangan bercanda dek sejak kapan kamu punya pacar kakak tau persis gimana sifat kamu, yang anti dekat dengan laki-laki mana pun, jangan berusaha bodohin kakak" sambung Kelvin
"Kalau Chika beneran, kakak mau apa?? mau ngaduhin Chika ke daddy hah??'' ketus Chika
Belum sempat Kelvin menjawab Chika angkat bicara.
"Sudah kakak pergi dari kamar gue'' Usir Chika sambil menarik pergelangan Kelvin dan menghempaskan kasar keluar
"Dek tunggu.." Ucap kelvin di depan kamar Chika
Brakk...
Chika pun menutup pintu dengan keras..
Selesai membereskan makanan sisa di meja Chika pun pergi ke kamar mandi dan membasuh muka serta kaki dan tangan nya lalu bersiap-siap untuk tidur..
Chika menghempaskan tubuh nya di ranjang besarnya itu dan menatap langit-langit kamar nya.
Batin Chika..
''Andhika baik banget ke gue, selalu perhatian semenjak geng motor Black Comunity di bentuk dia juga selalu sabar ngadepin sifat gue yang arogan dan keras kepala, kenapa yah Andhika begitu ke gue...'' Chika bertanya-tanya dalam hatinya
Karena makan terlalu banyak membuat Chika mengantuk , Chika pun tertidur dan mulai memasuki alam mimpinya..
🌼
🌼
🌼
Hai-hai semua ...tetap semangat yah membaca karya ku ini..
CEWEK PEMARAH...dan jangan lupa like ,coment ,vote dan tambah ke favorite🌸
Semangat *happy Readding gaes😂
**See you next Chapter😊🙂***
__ADS_1