Chan Shan

Chan Shan
epsd: 01 awal yang damai


__ADS_3

Chan shan


#1. DESA YANG DAMAI


Desa anhui adalah desa terkecil di kaki gunung wutan.mayoritas rakyatnya bertani dan berternak.


Pagi itu terlihat seorang anak kecil berusia lima tahun berlari lari kecil sambil membawa ikan hasil pancingannya di sungai. "Hai kakek..."Tiba-tiba dia merubah arah larinya menuju seorang kakek kakek yang sudah sangat tua.


"Kamu dari mana sepagi ini chan shan...??kakek bertanya...


Aku habis dari sungai kek..bubuh yang aku pasang sore kemarin penuh...lihatlah ke...aku mendapatkan hasil banyak hari ini, aku ingin membagi ikan ini untuk kakek,siapa tau bisa jadi lauk untuk hari ini".


Chan shan lalu memberi kakek itu lima ekor ikan...


"Ini terlalu banyak nak bagaimana denganmu...??"

__ADS_1


"Aku masih punya banyak kek...ini lihat...sambil menunjukkan ikannya chan shan tersenyum lebar".


"Baiklah khu'er aku ambil ikannya...cepatlah pulang, nanti ibumu khawatir, sampaikan salam ku pada ayahmu".


"Iya kek, aku pulang dulu. jaga kesehatan ya kek..."kata chan shan sambil berlari.


" ibuu...aku pulang...kata shan sambil memperlihatkan ikan hasil tangkapannya pada ibunya.


"Waah...kakak dapat banyak ikan ya hari ini...kata seorang gadis kecil yang bernama chan lin yang tidak lain adalah adik dari chan shan.usianya baru menyentuh tiga tahun, tapi iya sangat rajin membantu ibunya, tak jarang pekerjaan kecil didapur iya dapat menyelesaikannya.


"Ah.baru dapat ikan segitu saja sudah sombong,lihat saja nanti hasil tangkapan kakak kata chan long sambil menghabiskan sarapannya.kakak chan shan terlihat sudah dewasa. Usia dua belas tahun bagi anak desa yang ditimpa dengan kerasnya kehidupan membuat mereka terlihat lebih dewasa dari usia yang sebenarnya.


Tiba-tiba dari arah luar seorang pria tegap memasuki rumah.


" ayah...seru chan shan..."kakak tidak mau mengakui kalau aku hebat dalam menangkap ikan...sambil memeluk manja ayahnya.

__ADS_1


"Hahaha...ayahnya mendengar sambil tertawa,melihat kelakuan anak anaknya.


"Kakak mu long'er benar...sebesar apapun pencapaian kita, kita tidak boleh sombong, jadilah orang yang selalu rendah hati dan jangan lupa untuk membantu sesama, tiba-tiba ibunya juga menampili sambil mengelus kepala chan shan berjalan menuju dapur.


"Ibumu benar chan shan...sehebat apapun manusia,pasti ada yang melampauinya,jauhilah sifat sombong dan angkuh, dan yang terpenting janganlah lupa untuk selalu memberi, karena semua yang kita ambil dari alam ada hak orang lain didalamnya,sambung ayahnya.


"Ouh iya ayah...tadi aku bertemu dengan kakek ma, aku memberikan nua beberapa ekor ikan, dan dia menitipkan salam pada ayah".


"Hahaha... kakek ma...dia orang tua yang cukup panjang umur...Mudah2an sehat selalu"jawab ayahnya.


Kakek ma boleh di bilang sebagai orang tertua didesa. Umurnya sudah hampir seratus lima puluh tahun tapi dia masih terlihat sehat.meskipun ia tinggal seorang diri,karena istrinya sudah lama meninggal tapi warga desa selalu perhatian kepadanya,begitupula dengan keluarga chan


Mohon maaf sebelumnya, ini lagi coba -coba belajar menulis, kalau ada saran,kritik, harap di sampaikan  untuk kebaikan saya kedepannya...


Kalau ada salah ketik atau tanda baca yang berlebihan ,mohon dimaklumi..

__ADS_1


__ADS_2